5 Bos Dermawan Paling Sukses Bahagiakan Karyawannya

Setiap karyawan tentu berharap perusahaan tempat dia bekerja memberi perhatian kepada kesejahteraan para pegawai. Terlebih lagi di tengah kondisi ekonomi yang berat dengan kenaikan harga-harga barang yang tidak bisa dihindari.

Perusahaan membutuhkan karyawan dan sebaliknya. Dengan demikian sudah sepatutnya jika ingin perusahaan bertahan, karyawan yang ada dipertahankan. Karyawan yang bahagia dan sejahtera tentu akan bertahan dan memberikan yang terbaik bagi perusahaan.

Lima bos perusahaan di bawah ini pasti akan menjadi idaman para karyawan karena paling berhasil membuat para karyawannya bahagia. Apa saja yang mereka lakukan untuk membuat para pegawainya bahagia? Berikut adalah informasinya

1. Bos tampan ini rela potong gaji dan jual rumah demi sejahterakan karyawan

Bos dermawan Dan Price

CEO Gravity Payments, Dan Price nampaknya layak menjadi panutan bos perusahaan lain. Meski mengundang kontroversi, kebaikan hati Dan Price patut diacungi jempol. Pasalnya, demi menyejahterakan karyawan, dia rela memotong gaji dan keuntungan perusahaan. Tidak hanya itu, Dan juga menyebut rela menjual rumahnya sendiri demi karyawan.


Belum lama ini, pria tampan 30 tahun tersebut mengumumkan akan memberikan USD 930.000 pendapatannya untuk menaikkan upah minimum karyawan. Artinya, dari USD 1 juta kompensasi yang harusnya diterima, dia hanya mengambil USD 70.000 saja. Dengan uang begitu banyak, dari 120 karyawan sekitar 70 orang akan mengalami kenaikan upah minimum, sedangkan 30 karyawan lainnya akan mendapatkan kenaikan gaji dua kali lipat.

"Saya juga mungkin harus menjual rumah saya, jujur saja," ucap Dan Price seperti dilansir dari Time, Rabu (20/5/2015).

Dan Price yang tumbuh besar di pedesaan Idaho ini mengatakan, nilai seseorang yang paling suci itu bukan dari uang. "Ayah saya pernah bertanya dan dia mengatakan integritas tidak bisa dinilai dengan uang. Ini yang tertanam dalam diri saya pada usia yang sangat, sangat muda," katanya.

Tidak hanya itu, pemikiran Dan Price juga sangat mulia mengenai uang. Bagi dia, hidup di dunia hanya ingin melakukan suatu kebenaran, dan membahagiakan karyawan dan orang banyak adalah satu kebenaran. Menaikkan gaji minimum perusahaan menjadi USD 70.000 per tahun sangat bermanfaat untuk semua orang. Menurut Dan, gaji USD 70.000 per tahun adalah angka kesejahteraan yang dinilai menjadi keharusan moral yang dia lakukan.

Dia menyebut, sudah ingin melakukan hal ini semenjak lama tapi masih menunggu waktu yang tepat yaitu saat ini. Dalam pemikirannya uang bukanlah segalanya "Setiap uang yang Anda buat menyebabkan kerugian bagi kesejahteraan."

Menurutnya, dengan sikap seperti sekarang adalah suatu kekuatan. "Kita hanya menghadapi dan menjalani hidup ini sekali dan saya ingin semua orang yang bekerja dan bermitra dengan Gravity bisa benar benar sejahtera. Hidup dengan cara terbaik yang mereka bisa."

Dan Price juga punya pendapat sedikit ekstrem tentang perusahaannya yang bergerak di sektor kartu kredit tersebut. Menurutnya, orientasi pertama dari timnya bukanlah uang, tapi memberikan pelayanan yang benar benar melayani dan kesempatan untuk tumbuh bagi orang lain.

2. Bos ini ajak 12.700 karyawan liburan gratis

Bos dermawan Lee Kum Kee
Perusahaan Infinitus China Ltd. merupakan perusahaan milik Lee Kum Kee yang mengajak 12.700 karyawannya liburan gratis ke Thailand, selama enam malam.

Para karyawan dibagi dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok beranggotakan 2.000 hingga 3.000 karyawan yang liburan dari 10-26 Mei 2016, secara bergantian.

Para karyawannya liburan menggunakan 110 penerbangan ke Thailand, dan perusahaan memberikan pemandu sebanyak 440 orang untuk memberikan petunjuk ke mana saja para stafnya ini berlibur.

3. Konglomerat ini ajak 6.400 karyawan liburan ke Prancis

Bos dermawan Li Jinyuan
Pria konglomerat asal China bernama Li Jinyuan, 57 tahun, begitu dermawan terhadap para karyawannya. Dia mengajak 6.400 karyawannya liburan ke Paris, Prancis.

Dia sudah memesan 140 hotel bintang empat dan lima sekaligus 4.760 kamar di Cannes dan Monaco.

Liburan gratis nan mewah ini adalah perayaan ulang tahun ke-20 perusahaan yang dipimpinnya Tiens Group Company.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (9/5/2015), dalam perayaan itu mereka juga membuat catatan rekor dunia dengan membentuk rantai manusia terbanyak di daerah wisata Cote D'Azur.

Selam liburan di Paris, Li mengajak seluruh karyawannya itu mengunjungi tempat-tempat wisata terkenal, seperti Museum Louvre, Menara Eiffel, dan Arc De Triomph.

Untuk mengangkut seluruh karyawannya menuju lokasi wisata Li memesan 147 bus. 

Prancis diperkirakan mendapat untung sekitar Rp 483 miliar dari hasil belanja para karyawan Li.

Menurut majalah Forbes, Li termasuk di antara salah satu orang terkaya di dunia.

Dia mendirikan perusahaannya pada 1995 dengan bisnis di bidang bioteknologi, manajemen kesehatan, perdagangan elektronik, hotel, wisata, dan banyak lagi.

4. Bos perempuan ini ajak karyawan liburan mewah

Bos dermawan Helen Bilton
Helen Bilton, pemilik perusahaan asal Inggris The Group Company, membawa seluruh stafnya menikmati liburan mewah. Dia memberikan kejutan bagi karyawannya lantaran sudah bekerja untuk perusahaan selama 10 tahun.

Liburan kejutan Bilton adalah menginap di hotel bintang lima selama tiga malam, termasuk untuk jalan-jalan semuanya ditanggung kantor. Lebih menyenangkannya lagi, mereka liburan di Barbados, sebuah negara di Kepulauan Karibia.

Bilton mengatakan, untuk ulang tahun ke-10 perusahaannya, dia memilih untuk membahagiakan para karyawannya.

"Saya berpikir dengan melakukan perayaan besar-besaran bersama dengan pegawai dan pelanggan kami," ucapnya, seperti dilansir dari metro.co.uk, Selasa (2/2).

Dia mengatakan, liburan ini sebagai bentuk apresiasinya kepada para staf yang telah membantunya menjalankan perusahaan.

"Kami sudah merencanakan akan bertandang ke Barbados, sejak enam bulan lalu. Setiap bulan kami membicarakannya dalam rapat bulanan, namun mereka tidak tahu kapan liburan akan dilakukan. Saya senang melihat mereka bergembira, saya berterima kasih atas apa yang sudah mereka buat untuk perusahaan," pungkasnya.

5. Bos di India bagikan hadiah 1.260 mobil dan 400 apartemen bagi karyawan

Bos dermawan Savjibhai Dholakia
Punya bos dermawan yang suka membagi-bagikan bonus besar bagi karyawannya, siapa yang tidak mau?

Di India, seorang pengusaha batu permata bernama Savjibhai Dholakia memberikan pengumuman yang membuat karyawannya senang bukan kepalang. Bos murah hati ini berjanji akan membagikan 1.260 mobil dan 400 apartemen sebagai bonus pada festival India Diwali.

Menurut Savjibhai Dholakia, kepala perusahaan Hare Krishna Ekspor yang bergerak di bidang perdagangan berlian, kebijakan ini dimaksudkan untuk mensejahterakan para staf yang telah bekerja keras buat perusahaan.

Baca Juga :
  1. Beginilah Cara Rasulullah Menjaga Kesehatan
  2. Astaga, Pria Ini Sudah Mempunyai 97 Istri Dan Ingin Kawin Lagi

"Misi kami adalah setiap karyawan harus memiliki rumah dan mobil sendiri dalam lima tahun ke depan. Jadi kami memutuskan untuk berikan mobil hadiah, rumah dan perhiasan kepada mereka," kata Dholakia kepada kantor berita lokal, seperti dikutip dari laman Time, Jumat (28/10).

Kebijakan serupa memang telah rutin dilakukan perusahaan sejak 2012. Bonus ini bisa disebut sebagai penghargaan bagi karyawan yang telah berdedikasi kepada dengan senantiasa menunjukkan kinerja yang luar biasa.

Selain itu, perusahaan ini juga memiliki program 'loyalitas' di mana akan didistribusikan uang USD 7 juta (setara Rp 91,3 miliar) kepada 5.500 staf dan tenaga kerja. (Ref: sandk, merdeka.com, berbagai sumber)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.