5 Cara Ini Ternyata Nihil Dalam Mengatasi Kuman

Kuman adalah jenis organisme bersel satu yang hanya bisa dilihat dengan bantuan mikroskop. Kuman merupakan sebutan lain dari bakteri, ketika bakteri menular memasuki tubuh, jumlahnya akan semakin bertambah dan berpotensi memproduksi sejumlah zat kimia kuat yang disebut dengan toksin.

Banyak hal yang orang lakukan agar terhindar dari kuman atau bakteri. Karena kuman dan bakteri sangat berpengaruh bagi kesehatan kita. Banyak yang menggunakan masker, sarung tangan, antiseptik dan lainnya agar terhindar dari kumman. Tapi, ada beberapa cara yang ternyata salah dilakukan dalam cara tersebut. Yuk langsung saja simak

1. Menggunakan Kaki untuk Menyiram Toilet

Penyiram toilet
Bagi sebagian orang, menggunakan kaki untuk menyiram toilet dianggap efektif untuk menghindari kuman yang bersarang di tempat tersebut. Padahal, tetap saja terdapat kontak fisik secara langsung dengan toilet, kecuali kamu bisa mencari cara untuk memutar keran serta membuka dan menutup pintu toilet tanpa harus menyentuh pegangan pintu.

Agar bisa melakukan kontak dengan toilet tanpa terkena kuman, gunakanlah tisu untuk melapisi pegangan pintu dan keran. Selain itu, cucilah tanganmu dengan sabun dan air hangat setelah buang air. Begitu keluar dari toilet, gunakan cairan antiseptik untuk membersihkan tanganmu sekali lagi.

2. Menahan Napas Saat Seseorang Bersin

Menahan nafas
Bersin adalah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan kuman dalam tubuhnya. Karena pemahaman ini, kita seringkali menahan napas ketika seseorang di dekat kita bersin. Efektifkah?"Kecuali Anda dapat menahan nafas untuk waktu yang sangat lama, upaya ini tidak akan membantu," kata Tierno.Pasalnya, kuman dari air liur bisa berlama-lama di udara.

Tapi, kamu bisa tetap terhindar dari paparan kuman, kok. Syaratnya, kamu dapat menahan nafas sekaligus berjalan menjauhi orang tersebut. Namun, jangan sampai menyinggung orang yang bersangkutan, ya!

3. Berbagi Minuman dengan Sedotan Sendiri

Berbagi minuman
Menggunakan sedotan sendiri ketika sedang berbagi minuman ternyata tidak begitu efektif. "Hal ini agak membantu, tapi air liur orang lain yang mungkin mengandung kuman (terutama jika dia sedang menderita infeksi di saluran pernapasan atas) mungkin sudah tercampur dengan minuman itu."

Lalu, bagaimana cara mengantisipasinya? Cara terbaik adalah dengan tidak berbagi minuman atau makanan dalam satu wadah.

4. Memakai Sarung Tangan untuk Menyentuh ATM

Menggunakan sarung tangan
Memakai sarung tangan untuk menyentuh ATM memiliki dua kelemahan. Pertama, kamu akan terlihat aneh. Kedua, kuman akan tetap berada di tanganmu. Mengapa demikian?

Kuman dari mesin ATM pada awalnya memang menempel di sarung tangan. Namun, ketika melepaskannya, kamu menggunakan tanganmu sendiri, bukan? Akhirnya kuman itu pun menempel di tanganmu sendiri.

Meskipun demikian, sebagian besar kuman flu mati setelah satu hari. Jadi, kamu hanya perlu meletakkan sarung tangan di tempat kering atau menjemurnya sampai besok. 

5. Melayang di Atas Dudukan Toilet

Ditoilet duduk
Saat buat air, kamu mengambil posisi setengah berjongkok agar tidak menyentuh dudukan toilet. Masalahnya, percikan air dari toilet ketika kamu menyiram kotoran tetap bisa mencapai kulitmu selama masih berada di dalam toilet itu.

Tisu sekali lagi menjadi solusi terbaik atas hal ini. Untuk mengurangi risiko paparan kotoran dan kuman, lapisi saja dudukan toilet dengan tisu. Lap juga kulitmu setelah buang air dengan tisu antibakteri.


Pada akhirnya, cara terbaik bertempur dengan kuman adalah dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir. ‘Ritual’ ini perlu dilakukan setidaknya sebelum dan setelah makan, setelah buang air, dan setelah memegang benda-benda yang Anda curigai mengandung kuman. (diahanggra, selasar.com, wikipedia.com)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.