5 Cerita Salah Kaprah Paling Kocak Sedunia

Dalam kehidupan sehari-hari ada banyak kejadian yang bisa terjadi tanpa pernah diduga sebelumnya. Di antara kejadian-kejadian itu boleh jadi adalah cerita tentang salah kira.


Beberapa kasus salah kira di bawah ini berhasil membawa cerita tersendiri. Salah satunya adalah cerita pohon yang dirantai polisi karena dikira bisa lari. Polisi tersebut sedang mabuk saat melakukan aksinya. Tetapi, gara-gara salah kira, pohon itu malah menjadi bagian dari sejarah di kawasan tersebut.

Berikut adalah kejadian salah kaprah dari berbagai negara..

1. Pohon ini dirantai polisi karena dikira bisa lari

Pohon yang dikira bisa lari

Sebatang pohon yang ditangkap dan dirantai oleh polisi Inggris lebih dari seabad lalu kini jadi objek wisata terkenal di Pakistan.


Dikutip dari the Daily Mail, Jumat (9/9), polisi Inggris bernama James Squid pada 1898 menangkap dan mengikat pohon banyan itu dengan rantai karena saat itu dia sedang mabuk. Dia mengira pohon itu berlari menjauh dari dirinya.

Pohon itu kini disalahpahami sebagai simbol dari perbudakan. Padahal di pohon itu ada plang yang menjelaskan kisah unik tentang pohon itu.

"Suatu malam, seorang polisi Inggris mabuk berat dan mengira saya bisa bergerak dari tempat saya berdiri dan dia menyuruh petugas menangkap saya. Sejak itu saya ditahan," demikian bunyi tulisan yang tertera di plang pohon itu.

Seorang warga lokal mengatakan kepada Express Tribune: "Dengan peristiwa ini orang Inggris ingin menunjukkan, siapa pun anggota suku yang berani melawan Raj, maka dia akan dihukum seperti pohon itu."

Tapi asisten profesor di jurusan arkeologi Universitas Peshawar, Mukhtiyar Durrani, mengatakan kisah pohon itu adalah bagian dari sejarah di kawasan tersebut.

2. Dikira pria, pasangan lesbian diusir dari toilet wanita

Tracey Seaton dan pasangan Keira Williams
Tracey Seaton dan pasangan Keira Williams ditendang keluar dari toilet wanita oleh seorang petugas keamanan bioskop di Ibu Kota London, Inggris. Si petugas mengira mereka pria.

Mereka diusir usai menonton film Annie di Cineworld, London. Kedua wanita ini hanya terdiam saat digiring si petugas yang menyangka pria itu.

"Seperti orang kebanyakan, kami pergi ke toilet setelah menonton film. Agak aneh sebenarnya, karena kami wanita ya kami pergi ke toilet wanita," ujar Tracey seperti yang dilansir dari Mirror, Kamis (15/1/2015).

Mereka mengatakan ketika sedang mencuci tangan, si petugas datang dan menyuruh mereka keluar toilet. 

"Si petugas mengatakan,'apakah kamu tidak tahu ini toilet wanita?, saya dan Keira bingung, kami kan wanita," ceritanya.

Dia mengatakan dirinya merasa malu dan mau marah. Kedua wanita ini terkejut ditegur demikian.

"Saya merasa terintimidasi oleh kelakuan si petugas dan ketika tahu kami wanita, dia juga tidak meminta maaf," sahut Keira kesal.

Kedua wanita ini telah hidup bersama selama tujuh bulan.

3. Dikira landasan pacu, pilot ini mau mendarat di jalan raya

IndiGo Plane
Pesawat milik maskapai penerbangan India IndiGo menjatuhkan sanksi kepada dua pilotnya karena berusaha mendaratkan pesawat ke sebuah jalan raya.

Pesawat yang lepas landas dari Ahmedabad, Negara Bagian Gujarat, menuju Jaipur di Rajasthan itu sudah hampir mendarat di jalan raya ketika pilot menyadari kesalahannya.

Dalam pernyataannya kemarin, maskapai itu mengatakan pilot baru menyadari akan mendarat di jalan raya ketika ada peringatan di ruang kokpit yang memberitahu landasan terlalu rendah.

"Kapten pilot segera melakukan tindakan penyelamatan dengan memutar pesawatnya kembali. Pesawat itu akhirnya mendarat dengan selamat," kata pernyataan IndiGo, seperti dilansir situs Emirates247, Senin (23/5).

Peristiwa yang terjadi pada 27 Februari lalu itu baru ketahuan di media India kemarin.

Surat kabar the Hindustan Times mengutip pernyataan pejabat penerbangan yang mengatakan pesawat itu sudah berada pada ketinggian 274 meter di atas tanah dan tinggal 90 detik lagi akan mendarat di sebuah jalan raya.

IndiGo menuturkan pilot diberitahu oleh sistem komputer otomatis yang memperingatkan jarak ketinggian pesawat sebelum menyentuh tanah atau mengenai sesuatu.

"Kedua pilot sudah dibebas tugaskan segera dan akan diselidiki," kata pernyataan IndiGo.

4. Mengira musala di bandara, sekelompok muslim salat di sinagog

Muslim yang solat di sinagog
Jemaah Yahudi baru-baru ini dibuat tercengang oleh sekelompok wisatawan muslim asal Turki yang salat di sinagog bandara Ben Gurion, Ibu Kota Tel Aviv, Israel. Mereka bahkan menggunakan selendang doa orang Yahudi sebagai sajadah.

Dilansir dari The Times of Israel, Rabu (26/10), seorang warga Israel yang tidak diketahui namanya mengatakan ada orang-orang Yahudi yang meminta arahan padanya untuk ke sinagog di bandara tersebut.

"Namun, mereka kembali ke saya dan bertanya apakah tadi saya memberi arahan ke musala?," kata dia.

"Saya sangat terkejut dan akhirnya ikut ke sana bersama mereka. Di sana saya menemukan sekelompok orang Arab sedang beribadah di atas tallitot (selendang doa orang Yahudi) sebagai sajadah," sambungnya.

Setelah menyadari bahwa itu bukan musala dan selendang yang digunakan adalah selendang doa orang Yahudi, sekelompok wisatawan muslim itu langsung meminta maaf.

"Mereka segera meminta maaf, melipat selendang, dan menjelaskan bahwa mereka hanya memerlukan tempat untuk salat."

Sementara itu, pihak bandara menjelaskan, mereka tidak menyediakan fasilitas ibadah untuk agama lain selain Yahudi. Tempat ibadah di bandara umumnya tetap terbuka, namun hanya untuk orang Yahudi.

5. Bocah Saudi tembak saudaranya karena dikira monyet

Ilustrasi Monyet
Bocah laki-laki Arab Saudi tak sengaja menembak mati saudaranya karena dia mengira saudaranya itu seekor monyet.

Dalam pengadilan digelar dua hari lalu keluarga korban mengatakan kepada hakim mereka berencana memaafkan bocah itu dan membatalkan tuntutannya setelah menyimpulkan pembunuhan itu terjadi tidak disengaja, seperti dilansir surat kabar the Independent, Senin (11/11/2013).

Koran lokal mengatakan bocah itu akhirnya dimasukkan ke penjara dan tidak jadi dijatuhi hukuman gantung. Warga desa bocah itu menyatakan mereka akan berkampanye untuk meminta bocah itu dibebaskan.

Baca Juga :
  1. 6 Pekerjaan Wanita Yang Mulai Dilakukan Oleh Pria
  2. Video Siswa SD Ini Berani Melawan Gurunya Membuat Nitizen Geram

Harian Sabq melaporkan bocah itu membunuh kerabatnya yang berusia sekitar 60-an tahun ketika dia sedang mengumpulkan daun-daunan untuk memberi makan kambingnya.

Diyakini bocah itu menembak kerabatnya dari jarak jauh karena mengira seekor monyet sedang mengganggu pohon tetangganya.

Arab Saudi menerapkan hukum syariah yang bisa menjatuhkan hukuman mati kepada seseorang dengan cara dipenggal, digantung, dirajam, atau disalib di hadapan publik.

Namun terpidana bisa dibebaskan dari hukuman mati jika dimaafkan oleh keluarga korban. Hukuman mati akan diganti dengan hukuman penjara biasanya selama tiga tahun.
(Ref: sandk, merdeka.com, berbagai sumber)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.