7 Kemampuan Unik Binatang Yang Tidak Pernah Diajarkan di Sekolah

Dari berbagai macam binatang yang pernah diajarkan di bangku sekolah, kita hanya mengetahui kemampuan binatang secara umum. Namun jika kita banyak menilik dari tayangan ilmiah di televisi, di internet dan juga berbagai penemuan ilmiah baru yang ada di berbagai jurnal, sesuatu yang ada di buku ternyata hanya secuil dari segala yang ada.

Jika anda meneliti secara mendalam dan membaca berbagai macam referensi, ternyata banyak sekali binatang yang mempunyai keahlian atau kekuatan khusus yang sama sekali tidak pernah diajarkan di bangku sekolah. Dan jika Anda tak menaruh banyak perhatian dalam dunia biologis, tentu Anda akan terkejut bagaimana kemampuan memori, kemampuan fisik, bahkan kemampuan untuk hidup panjang umur dari dunia biatang ternyata cukup unik. Berikut ini daftar 7 binatang yang mempunyai kemampuan khusus yang tidak pernah diajarkan di bangku sekolah....

1. Ikan bisa mengenali wajah manusia

Ikan Sumpit
Jangan sekali-kali berbuat jahat ke ikan, karena mungkin ia menyimpan wajah Anda di memorinya dan akan balas dendam. Yap, pertama kali dalam berbagai penemuan ilmiah, ternyata ikan mampu mengenali wajah manusia.

Tak semua ikan mampu, tapi satu spesies bernama freshwater archerfish, dengan nama ilmiah Toxotes chatareus dan lebih dikenal sebagai ikan sumpit di Indonesia, mampu mengenali wajah manusia. Hanya dengan diberi imbalan makanan, ikan ini bisa diajari untuk 'menyemprot' gambar wajah seseorang dengan air yang keluar dari mulutnya.

Dalam beberapa kali percobaan, ikan ini mampu menyemprot wajah dengan benar sebanyak 86 persen. Dalam hal ini berbagai kajian ilmiah yang mengatakan bahwa ikan hanya ingat 3 detik memori tentu sudah tak berlaku. Terlebih lagi, ikan sumpit telah diteliti bahwa ia mampu mengingat hingga 44 wajah manusia.

2. Serangga yang bisa 'fotografi'

Kumbang Tinja
Fotografi adalah hobi yang menjajikan bagi sebagian orang. Namun jika hal tersebut dilakukan oleh serangga, tentu itu sebuah kemampuan yang menarik.

Dung beetle, atau kumbang tinja, adalah serangga yang sangat suka menari di atas bola tinja miliknya. Para ilmuwan percaya bahwa sang kumbang 'secara mental' memotret keadaan di langit. Menurut ilmuwan, hal ini ditujukan agar kumbang bisa menentukan posisinya dan menyimpan keadaan di sekitarnya secara geografis di memori otaknya. Memori ini berupa letak matahari, Bulan, serta bintang.

Hal ini pun juga salah satu cara untuk bepergian yang dilakukan oleh serangga. Sudah sejak lama bahwa serangga, termasuk kumbang, menggunakan cahaya dari bintang galaksi Bima Sakti untuk menentukan arah.

3. Sekumpulan semut bisa membuat rakit untuk menyelamatkan diri

Rakit dari segerombolan Semut Api
Mungkin sudah menjadi rahasia umum jika semut bisa bertahan di atas permukaan air dengan mengambang. Namun sekumpulan semut ternyata mampu untuk membuat rakit dari kumpulan tubuh mereka sendiri jika mereka berada dalam bencana.

Jika ada banjir, para semut tidak berenang sendiri-sendiri dan menyelamatkan nyawa masing-masing, namun justru merekatkan diri dengan mulut, kaki, dan lengan yang memang bisa merekat. Hal ini diadaptasi di film superhero "Ant-Man" dan konsep tersebut terlihat jelas di sana.

Di beberapa spesies semut yang memiliki ratu, bahkan mereka akan memastikan keselamatan sang ratu dengan membentuk formasi yang selalu sama setiap saat.

Konsepnya pun sangat cerdas, di mana tiap membentuk rakit, para semut membentuk 3 lapisan, di mana lapisan telur serta kepompong yang harus diselamatkan diletakkan di tengah lapisan tersebut. Setelah itu, beberapa semut pekerja akan memperkuat formasinya dari bawah dan samping.

4. Ikan hiu 'glow in the dark'

Hiu Ninja Lanternshark
Seekor hiu yang mengerikan baru saja ditemukan di perairan Samudera Pasifik di Nikaragua, Panama dan Kosta Rika. Berwarna hitam dan tinggal di kedalaman 1,6 kilometer di bawah permukaan laut, hiu ini bisa menyala di kegelapan.

Dari fisiknya yang berwarna hitam, kepandaiannya bersembunyi, serta kemampuan menyala dalam gelap, ilmuwan menjulukinya sebagai 'Ninja Lanternshark.' Hiu ini menambah daftar ikan yang bisa menyala di laut, termasuk 40 spesies lantenshark yang menyinari laut dalam.

Organ yang jadi lampu pada berbagai ikan laut dalam, photophores, biasanya dimiliki hiu di bagian bawah tubuhnya. Jadi para hiu ini akan memiliki perut yang menyala. Namun berbeda dengan hiu ninja, hiu ini justru memiliki photophores di bagian kepalanya.

5. Ikan yang mampu memanjat tembok

Ikan Goa
Terdapat spesies ikan gua yang dapat berjalan dengan pinggulnya. Hal ini cukup unik dalam dunia ikan. Keluar dari air saja merupakan hal yang aneh bukan di dunia ikan, terlebih lagi memanjat.

Seekor ikan gua yang memiliki nama ilmiah bernama Cryptotora thamicola ini adalah ikan yang tak memiliki mata, namun bisa bepergian dengan baik. Dengan gerakan sedikit kaku, ia mampu memanjat di air terjun kecil atau bahkan dinding gua. Syaratnya hanyalah ada air mengalir di situ.

Ikan ini menggunakan pinggulnya, dan memiliki kegunaan yang sama persis dengan berjalan. Tak seperti banyak ikan berjalan seperti ikan tembakul, ikan gelodok, atau ikan lele walking catfish yang berjalan menggunakan ekor dan sirip untuk bergeak, ikan ini sama sekali tak menggeliat. Ia benar-benar berjalan layaknya menggunakan kaki.

Bahkan menurut ilmuwan tulang pinggul dari ikan ini memiliki kesamaan dengan hewan yang berjalan dengan 4 kaki.

Ilmuwan juga menjelaskan bahwa ikan ini merupakan penjelasan teori sains kuno yang menyatakan bahwa semua kehidupan dimulai dari 4 kaki, dan nantinya berevolusi sesuai lingkungan masing-masing.

6. Hewan air yang bisa 'merobek' badannya jadi mulut

Hydra Vulgaris
Tak terbayangkan jika ada hewan air berbentuk mengerikan dan dengan mudah bisa membuat bagian tubuhnya menjadi mulut. Hewan ini ada, namun ukurannya tidak seberapa besar dan tak membuatnya semengerikan itu.

Meski demikian, hewan tak bermulut bernama ilmiah Hydra vulgaris dan berukuran hanya 1,3 centimeter ini, bisa memunculkan mulut dari tubuhnya sekaligus beberapa tektakel berduri yang dapat digunakan untuk melumpuhkan mangsanya.

Jika ada sebuah hewan air kecil yang terlihat seperti mangsanya, Hydra akan merobek kepalanya, memakan mangsanya, lalu luka dari robekan tersebut akan menutup kembali tanpa ada jejak yang memperlihatkan ada bekas robek di sana. Menurut iluwan, Hydra punya kemampuan untuk menata kembali sel-selnya sendiri tanpa rasa sakit.


7. Hewan yang hidup selamanya

Hydra
Lagi-lagi Hydra, hewan ini ternyata mampu hidup selamanya. Kuncinya adalah meregenerasi tubuhnya dengan sel induk. Sel tersebut mampu membelah dan seketika menjadi bagian tubuh yang hydra butuhkan. Hal ini tentu sempurna untuk pembaruan tubuh dan menyembuhkan berbagai luka.

Hal ini ingin dipatahkan oleh seorang pakar biologi bernama Daniel Martinez, yang menguji coba 2300 hydra dengan memberi segala kebutuhannya dalam hal makanan. Hal ini dilakukan agar hydra terpenuhi semua kebutuhannya dan angka fertilitasnya menurun dan lama kelamaan angka kematiannya jadi tinggi.

Namun setelah delapan tahun, dalam setahun rata-rata ada tiap 167 hydra ada satu ekor hydra mati. Dari yang tersisa, 80 persennya tak ada yang mengalami penurunan fertilitas. Kematian pun disebabkan karena ia dimangsa predator dan faktor lingkungan. Hal ini makin kukuh membuktikan bahwa hydra tak bisa menua, dan mampu hidup selamanya jika berada di lingkungan yang tepat.
(sandk, merdeka.com, berbagai sumber)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.