7 Serangga Paling Mematikan di Dunia

Serangga termasuk salah satu kelompok hewan yang paling beragam, mencakup lebih dari satu juta spesies dan menggambarkan lebih dari setengah organisme hidup yang telah diketahui. Jumlah spesies yang masih ada diperkirakan antara enam hingga sepuluh juta dan berpotensi mewakili lebih dari 90% bentuk kehidupan hewan yang berbeda-beda di bumi. Serangga dapat ditemukan di hampir semua lingkungan, meskipun hanya sejumlah kecil yang hidup di lautan, suatu habitat yang didominasi oleh kelompok arthropoda lain, krustasea.

Walaupun serangga dalam ukuran kecil, kita harus berhati-hati. Karena ada beberapa serangga yangsangat berbahaya bahkan mematikan. di Dunia ilmiah ada beberapa skala untukmengukur sakitnya gigitan serangga, seperti skala STARR yang diciptakan oleh ahli entomologi bernama Christopher Starry dan skala Smith yang diciptkanan oleh ahli entomologi bernama Justin O. Schmidt. Kedua skala tersebut mengukur rasa sakit yang diderita manusia jika terkena sengatan serangga. Mulai dari level 1 sampai level 4+ yang memiliki rasa sakit teramat sakit. Yuk langsung saja simak!

Western Yellow Jacket (Vespula Pensylvanica)

Western  Yellow Jacket
Western Yellow Jacket merupakan tawon dengan sengatan mematikan yang berhabitat di Amerika Utara. Tawon yang bernama latin Vespula Pensylvanica ini menduduki level 2 dalam pengukuran skala STARR. Jika diandaikan korban yang terkena sengatannya akan merasakan seperti lidah yang terkena puntung rokok atau bara api. Tawon ini biasanya mulai agresif ketika merasa sarangnya dalam keadaan terancam.

Black Polybia (Polybia Simillima)

Black Polybia
Level sengatan dari black polybia mencapai angka 2,5. Sengatan dari tawon yang mempunyai nama latin Polybia Simillima dapat menyebabkan korbannya merasakan wajah terbakar karena ledakan lampu gas. Habitat dari tawon mematikan ini sementara hanya dapat ditemui di kawasan Amerika tengah. Kendatipun jarang ada kasus penyerangan oleh tawon.

Florida Harvester Ant (Pogonomyrmex Badius)

Florida Harvester Ant
Florida Harvester  Ant merupakan semut mematikan yang hidup di kawasan Amerika Utara. Semut bernama latin Pogonomyrmex Badius ini mempunyai level sengatan dengan nilai 3. Jika tersengat rasa sakitnya sama dengan seperti ditusuk dengan bor listrik. Walaupun jarang terjadi kasus yang menyebabkan semut ini menyerang manusia, namun teman harus tetap waspada jika melihat semut paling beracun di dunia ini. Racunnya bisa membuat benjolan yang menyebar lewat pembuluh limpa.

Velvet Ant (Dasymutilla Klugii)

Velvet Ant
Semut beludru merah atau velvet ant ini mempunyai sengatan yang sangat menyakitkan. Saking mematikannya semut yang bernama latin Dasymutilla Klugii ini dijuluki sebagai si kecil pembunuh sapi. Sengatannya menempati level 3 dalam skala STARR. Semut mematikan ini paling ditakuti di kawasan Amerika Utara. Namun walaupun sangat menyakitkan, sengatannya tidak mengandung racun yang mematikan bagi manusia. Hanya saja korban yang yang terkena sengatannya akan merasakan sakit setidaknya dalam jangka waktu 30 menit.

Warrior Wasp (Synoeca Septentrionalis)

Warrior wasp
Tawon prajurit yang mempunyai nama latin Synoeca Septentrionalis ini merupakan salah satu jenis tawon dengan sengatan paling menyakitkan di dunia. Saking menyakitkannya, jika terkena sengatan dari hewan kecil ini bak mengalami siksa neraka. Diantara kelompok serangga, sengatan tawon ini mencapai level 4 dalam skala  STARR. Dengan level 4 tersebut sudah dapat dipastikan jika tawon yang hanya terdapat di kawasan Amerika Tengah dan Selatan ini sangat membutuhkan penanganan medis khusus.

Tarantula Hawk (Pepsis Formosa)

Tarantula hawk
Tawon lainnya yang mempunyai sengatan mematikan dengan level 4 dalam skala STARR adalah Tarantula Hawk. Jika dilihat dari namanya, teman pasti berpikiran jika hewan ini adalah tarantula. Namun ternyata Tarantula Hawk bukanlah tarantula melainkan jenis tawon yang kerap berburu tarantula sebagai menu makanan bagi larvanya. Tawon beracun yang mempunyai nama latin Pepsis Formosa ini mempunyai sengatan yang sangat mematikan, dengan satu sengatannya dapat langsung membunuh tarantula yang jauh lebih besar dari ukurannya.

Bullet Ant (Paraponera Clavata)

Bullet Ant
Jika dalam skala STARR Warrior Wasp dan Tarantula Hawk menempati sengatan dengan level 4, Bullet Ant atau semut peluru ini mempunyai sengatan dengan level 4+, skala tertinggi dalam pengukuran STARR. Racun semut bernama latin Paraponera Clavata ini mengandung protein poneratoxin yang langsung berpengaruh pada sistem saraf utama tubuh. Gigitannya bisa jadi sama dengan berjalan di atas arang yang masih menyala dengan kaki tertusuk paku sedalam 5 cm dan puncaknya rasanya seperti ditembus peluru. 


Bisa dibayangkan bagaimana menyakitkannya bukan teman? Dan parahnya lagi sengatan semut ini bisa bertahan sampai 24 jam lamanya, dan korbannya pastilah sangat menderita menahan rasa sakit. (diahanggra, anehtapinyata.net, wikipedia.com)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.