Unik, Ternyata di Jepang Ada Sebuah Kuil Yang Memuja Payudara Wanita

Kuil adalah struktur yang digunakan untuk aktivitas keagamaan atau spiritual, seperti berdoa dan pengorbanan, atau ritus. Kuil terdiri dari kawasan suci yang ditentukan oleh pendeta atau augur. Kuil juga dikaitkan dengan rumah tempat tinggal dewa. 

Beda dari yang lain, di Jepang ternyata ada sebuah kuil yang memuja payudara wanita. Di Gunung Koya yang termasuk bagian dari Kota Kudoyama, Prefektur Wakayama, Jepang terdapat sebuah kuil yang tak biasa. Kuil ini memang terkenal sebagai tempat pemujaan terhadap payudara wanita. Di berbagai sudut kuil tergantung jimat berhias puting tiruan.

Kuil payudara di Jepang

Di Gunung Koya yang termasuk bagian dari Kota Kudoyama, Prefektur Wakayama, Jepang terdapat sebuah kuil yang tak biasa. Jika dilihat dari luar, kuil bernama Jison-in ini tak ada bedanya dengan kuil Buddha atau Shinto pada umumnya. Namun jika menengok ke dalam, jangan kaget jika menemukan begitu banyak replika payudara wanita.

Kuil payudara di Jepang
Kuil ini memang terkenal sebagai tempat pemujaan terhadap payudara wanita. Di berbagai sudut kuil tergantung jimat berhias puting tiruan, umumnya terbuat dari kain busa yang ditempeli manik-manik. Beberapa di antaranya berupa ukiran dan lukisan di atas balok kayu. Inilah persembahan yang diberikan oleh para peziarah Jison-in.

Kuil payudara di Jepang
Menurut biksu kepala Jison-in, Annan kepada CNN, tradisi memuja payudara di sini dimulai ketika seorang dokter datang untuk mendoakan penderita kanker payudara. Dia meminta izin para biksu untuk menempatkan simbol payudara sebagai persembahan. Permintaan ini lantas dikabulkan.

Kuil payudara di Jepang
Mungkin doa sang dokter untuk kesembuhan pasiennya terkabul, sehingga berkah ajaib kuil Jison-in menyebar hingga ke seluruh Jepang. Warga dari seluruh penjuru negeri berdatangan untuk mendoakan saudara perempuan, ibu, atau istri yang tengah mengalami masalah kesehatan. Ada yang memohon agar persalinan istrinya lancar, ada pula yang berharap agar penyakit kankernya diangkat. Sebagai persembahan, para peziarah meninggalkan ribuan boneka payudara.

Kuil payudara di Jepang
Baca Juga :
  1. 7 Manfaat Jantung Pisang untuk Kesehatan
  2. 5 Fakta Ryoko Nakaoka Gadis Pemenang Kontes Payudara Terindah

Awalnya, Jison-in didirikan sebagai gerbang keramat menuju suci Gunung Koya. Kuil ini didirikan oleh Kobo Daishi, seorang tokoh spiritual pada abad 9. Daishi tinggal di Gunung Akoya, sementara ibunya hanya diperbolehkan tinggal di Jison-in. Saat itu perempuan dilarang menginjakkan kaki di Gunung Koya. Daishi turun gunung 9 kali dalam sebulan untuk mengunjungi ibunya. Karena itulah, kota tempat kuil ini berdiri lantas diberi nama Kudoyama yang berarti 'gunung sembilan kali'.

Kuil payudara di Jepang
Sebelum terkenal sebagai kuil payudara, Jison-in terkenal sebagai kuil pemujaan terhadap ibu dan anak. Di halaman kuil juga terdapat banyak patung sosok ibu. (Ref: sandk, cnn.com, merdeka.com, wikipedia.org)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.