3 Tips Menyimpan Jamur Dengan Benar

Jamur atau cendawan adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa. Hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada juga dengan cara generatif. Jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya untuk memperoleh makanannya.

Beberapa orang sangat menyukai jamur. Dengan berbagai olahan jamur dapat disantap dengan nikmat. Jika ada jamur yang tersisa dan kamu ingin menyimpannya. Eits, tapi ada caranya lho untuk cara menyimpannya. Yuk langsung saja simak!

Ilustrasi Jamur
1. Jamur Kering

Jamur kering banyak dijual di pasar maupun di supermarket. Jika kamu ingin menyimpan jamur kering sebagai bahan persediaan makanan, maka masukkan jamur dalam wadah kedap udara. Pastikan kemasannya dapat tertutup rapat. Simpan dalam suhu ruangan. Jika jamur kering ini timbul bercak putih sewaktu penyimpanan, sebaiknya jangan dikonsumsi lagi karena jamur mengandung racun. Meskipun jamur kering dapat disimpan selama 6 bulan, sebaiknya pastikan jamur tetap terjaga kesegarannya.

Baca Juga:
  1. Inilah 10 Manfaat Tersenyum Bagi Kesehatan Menurut Pandangan Islam
  2. Inilah Bahanya Memuji Orang Lain

2. Jamur Segar

Jamur segar sebaiknya segera dikonsumsi. Jika memang berniat menyimpannya, pastikan jamur disimpan dalam plastik yang tertutup rapat. Jangan mencuci jamur saat penyimpanan, karena air justru membuat jamur makin lembek dan tidak segar. Jamur yang berada dalam suhu ruang akan menjadi cepat rusak, maka selalu simpan jamur dalam lemari pendingin. Jika mendapati jamur berubah bentuk dan bau tidak sedap, sebaiknya jamur tidak dikonsumsi karena sudah terkontaminasi dengan racun yang berbahaya.

3. Jamur Kaleng

Karena lebih praktis, jamur kaleng lebih banyak diminati. Untuk menyimpan jamur kaleng sebaiknya disimpan dalam suhu ruang. Jika jamur masih tersisa, segera pindah dalam wadah yang bersih dan tutup rapat. Simpan dalam lemari pendingin. Selama tempat menyimpan benar-benar bersih, jamur dapat bertahan selama 7 hari setelah dikeluarkan dari kaleng.

Demikian 3 cara untuk menyimpan jamur dengan benar agar kesegaran jamur tetap terjaga. Jadi sudah siap untuk mengolah jamur di rumah? Semoga informasi ini bermanfaat.(diahanggra. vemale.com)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.