Astaga! Pasien Ini Kentut Saat Dioperasi Sebabkan Ruangan Terbakar, Lalu Keadaannya Makin Parah!

Tindakan pembedahan dilakukan oleh seorang spesialis bedah. Terdapat bermacam macam macam spesialis yang melakukan tindakan pembedahan. Umumnya pembagian spesialisasi sama dihampir seluruh belahan dunia. 

Segala prosedur dan alat harus dipastikan aman agar operasi berjalan lancar. Kesalahan tidak boleh dilakukan demi menyelamatkan nyawa. Karena salah sedikit saja, akibatnya bisa fatal.

Ilustrasi operasi
Tak sedikit kasus dimana seorang pasien justru kondisinya semakin tambah parah pasca dioperasi. Untuk itulah, prosedur operasi harus dilakukan dengan benar.

Sebuah kejadian mengejutkan dalam ruang operasi terjadi di Jepang. Insiden kebakaran terjadi di dalam ruang bedah. Padahal dokter sudah memastikan tak ada material yang bisa memicu api di dalam ruangan tersebut.


Ternyata setelah diselidiki, penyebabnya mengejutkan. Pasien yang sedang diperasi buang gas saat dibedah. Hal ini berakibat timbulnya api yang menyebabkan dirinya menderita luka bakar.

Dilansir Straits Times, kejadian ini terjadi di Tokyo Medical University Hospital, Shinjuku, Jepang. Insiden ini dilaporkan oleh surat kabar Asahi Shimbun.

Kecelakan terjadi pada 15 April 2016. Pasien adalah seorang perempuan berusia 30 tahun. Dia menjalani operasi yang mengharuskan penggunaan laser di leher rahim, bagian bawah dari rahim.

Laser tersebut dipercaya terbakar karena gas yang dikeluarkan sang pasien. Api membakar bagian yang lumayan banyak dari tubuhnya.

Baca Juga :
  1. 5 Jenis Kanker Paling Mematikan di Dunia
  2. 14 Manfaat Bunga Sepatu Untuk Kesehatan

Terutama pada bagian pinggang dan kaki. Komite eksternal yang menangani kasus ini merilis sebuah laporan beberapa hari lalu.

Mereka menyatakan bahwa di ruang operasi tidak ada bahan yang mudah terbakar. Juga dilaporkan bahwa semua peralatan operasi berfungsi normal. Gas yang keluar dari usus pasien menyulut api dari laser radiasi.

Api kemudian menyebar dan akhirnya membakar tirai operasi. Hal inilah yang menyebabkan kebarakaran. Belum diketahui apakah ini akibat kesalahan dokter saat melakukan pembedahan.
Ataukah pasien yang tak sengaja buang gas saat dioperasi.

Sebagaimana diketahui, gas buang sebagian besar terdiri dari metana dan hidrogen. Kandungan ini yang membuat mereka mudah terbakar. (Ref: sandk, straitstimes.com, style.tribunnews.com, wikipedia.org)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.