Unik, Pulau Perbatasan Prancis dan Spanyol Ini Ganti Kedaulatan Setiap 6 Bulan Sekali

Pulau adalah sebidang tanah yang lebih kecil dari benua dan lebih besar dari karang, yang dikelilingi air. Kumpulan beberapa pulau dinamakan pulau-pulau atau kepulauan  Normalnya sebuah pulau dimiliki hanya satu negara dan tidak ada yang boleh merebutnya karena akan melanggar hukum internasional, namun tidak untuk satu pulau unik ini.

Di antara perbatasan Prancis dan Spanyol terdapat sebuah pulau. Namanya Pheasant Island atau bisa diartikan 'pulau burung pegar'. Pulau mungil di tengah sungai Bidasoa itu merupakan kasus unik dalam ketatanegaraan. Pasalnya, pulau tersebut berpindah tangan setiap beberapa bulan sekali.

Pheasant Island

Di pulau itu, Prancis dan Spanyol menandatangani perjanjian yang mengakhiri perang 30 tahun di antara keduanya pada tahun 1659. Dilansir Amusing Planet, kesepakatan yang disebut Perjanjian Pyrenees itu juga menetapkan garis perbatasan antara kedua negara. Sungai Bidasoa dibelah menjadi dua kedaulatan. Idealnya, Pheasant Island juga dibagi menjadi dua. Namun kedua negara memilih cara yang berbeda untuk membagi rata pulau tersebut.

Perjanjian Pyrenees yang dilakukan di Pheasant Island Wikimedia Commons
Tugu peringatan Perjanjian Pyrenees di Pheasant Island Wikimedia Commons
Dijadikan kondominium. teritori di mana dua negara atau lebih memiliki kedaulatan yang sama tanpa membagi daerah kekuasaan. Khusus Pheasant Island, kepemilikan atas pulau dipindahtangankan setiap 6 bulan sekali. Jadi Prancis dan Spanyol memiliki pulau ini secara bergantian.

Baca Juga : 
  1. Hati-Hati! Vitamin B Kompleks Mempunyai Efek Samping!
  2. Ini Fakta Anak Sulung, Jika Kamu Ingin Menikah Dengan Anak Sulung. Kamu Harus Tahu!

Pheasant Island Armada.mde.es
Sebagai daerah netral, Pheasant Island menjadi titik penting bagi kedua negara. Pertukaran narapidana ekstradisi atau perjodohan antara keluarga kerajaan dari kedua negara sempat dilakukan di sini. Mengingat statusnya yang tak biasa itu pula, Pheasant Island dinyatakan tertutup untuk umum. Tetapi menyaksikan pulau dari sisi salah satu negara saja pastinya tidak melanggar hukum.
(Ref: sandk, merdeka.com, amusingplanet.com, wikipedia.org)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.