Alasan Mengapa Islam Melarang Umatnya Untuk Memakan Daging Babi

Dalam beberapa kepercayaan agama Abrahamik, babi tidak boleh untuk disentuh (najis) dan dianggap haram untuk dikonsumsi. Contohnya adalah seperti ditulis dalam kitab suci agama Islam al-Quran. Babi juga diharamkan untuk dikonsumsi dalam agama Yahudi dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di agama Kristen.

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Bahwasanya Allah telah mengharamkan atas kamu bangkai, darah, daging babi,” (Q.S. Al-Baqarah 2:173)

قُلْ لَا أَجِدُ فِي مَا أُوحِيَ إِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلَىٰ طَاعِمٍ يَطْعَمُهُ إِلَّا أَنْ يَكُونَ مَيْتَةً أَوْ دَمًا مَسْفُوحًا أَوْ لَحْمَ خِنْزِيرٍ فَإِنَّهُ رِجْسٌ أَوْ فِسْقًا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَإِنَّ رَبَّكَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi — karena sesungguhnya semua itu kotor — atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.(QS. Al-An’am 6:145)

Babi Guling
Jelas disebutkan dalam dua ayat diatas bahwasanya Allah 'Azza wa Jalla telah mengharamkan bangkai, darah, dan daging babi.

Allah itu Maha Penyayang. Maka dari itu Allah melarang manusia memakan daging babi karena ternyata daging babi memiliki efek yang tidak baik untuk kesehatan. Berikut fakta-fakta daging babi:

1. Babi itu rakus
 Babi adalah hewan yang rakus. Ia makan semua makanan didepannya. Jika perut sudah penuh dan makanan sudah habis, babi akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya.

2. Babi menjijikan
Karena babi memakan makanan apapun, maka kotoran manusia pun dilahap olehnya. Sebenarnya bukan hanya kotoran manusia sih, tapi juga kotorannya sendiri. Hiii, jijik banget yaa..

3. Daging babi penyebab cacing pita
Mengkonsumsi daging babi bisa menyebabkan penyakit cacing pita karena daging babi adalah tempat tinggal cacing pita.

4. Babi membawa bibit penyakit 
Banyak bibit penyakit yang dibawa oleh babi seperti Cacing pita (Taenia solium), Cacing spiral (Trichinella spiralis), Cacing tambang (Ancylostoma duodenale), Cacing paru (Paragonimus pulmonaris), Bakteri Brucellosis suis, Virus cacar (Small pox), Cacing usus (Fasciolopsis buski), Cacing Schistosoma (japonicum), Bakteri Tuberculosis (TBC), Bakteri kolera (Salmonella choleraesuis), Virus kudis (Scabies), Parasit protozoa Balantidium coli, Parasit protozoa Toxoplasma gondii.

5. Penyebab kanker anus dan kolon 
Daging babi bisa menyebabkan kanker anus dan kolon. Penderita penyakit kanker anus dan kolon pada negara-negara yang penduduknya memakan babi lebih besar daripada negara-negara islam. Di negara islam presentasenya sangat rendah yaitu hanya 1/1000.

DR Murad Hoffman, Daniel S Shapiro, MD, seorang Pengarah Clinical Microbiology Laboratories, Boston Medical Center, Massachusetts, dan juga merupakan asisten Profesor di Pathology and Laboratory Medicine, Boston University School of Medicine, Massachusetts, Amerika menyatakan terdapat lebih dari 25 penyakit yang bisa dijangkiti dari babi. Di antaranya:

  • Anthrax
  • Ascaris suum
  • Botulism
  • Brucella suis
  • Cryptosporidiosis
  • Entamoeba polecki
  • Erysipelothrix shusiopathiae
  • Flavobacterium group IIb-like bacteria
  • Influenza
  • Leptospirosis
  • Pasteurella aerogenes
  • Pasteurella multocida
  • Pigbel
  • Rabies
  • Salmonella cholerae-suis
  • Salmonellosis
  • Sarcosporidiosis
  • Scabies
  • Streptococcus dysgalactiae (group L)
  • Streptococcus milleri
  • Streptococcus suis type 2 (group R)
  • Swine vesicular disease
  • Taenia solium
  • Trichinella spiralis
  • Yersinia enterocolitica
  • Yersinia pseudotuberculosis

Kesimpulan
Saya pribadi sih belum pernah makan babi dan saya juga gak kepengen makan babi karena saya seorang muslim sejati. Apapun yang dilarang oleh Sang Pencipta pasti bermanfaat untuk ciptaanya. Jadi, jauhi hal-hal yang dapat merusak diri sendiri. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kesehatan.

Baca Juga :
  1. 3 Golongan Orang Yang Paling Mengerikan Siksaannya di Neraka
  2. Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Kulit Mengelupas!
  3. Inilah 5 Deretan Girlband Korea Selatan Yang Bubar di Tahun 2016
  4. Celotehan Kapten Timnas Vietnam Menghina Timnas Indonesia Membuat Nitizen Marah
  5. Ternyata Kunyit Juga Mempunyai Efek Samping lho! Dan Inilah Tips Aman Mengkonsumsinya!

(Ref: sandk,catatansandk.com, lampuislam.org, wikipedia.org)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.