Aneh! Di Desa Ini Banjir Malah Di Sambut!

Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Pengarahan banjir Uni Eropa mengartikan banjir sebagai perendaman sementara oleh air pada daratan yang biasanya tidak terendam air. Dalam arti "air mengalir", kata ini juga dapat berarti masuknya pasang laut. Banjir diakibatkan oleh volume air di suatu badan air seperti sungai atau danau yang meluap atau menjebol bendungan sehingga air keluar dari batasan alaminya

Aneh gak sih jika banjir itu di sambut? 

Padahal di mana-mana orang justru menghindari bencana alam ini. Terutama warga Jakarta. Selama ini, Ibu Kota Jakarta memang dikenal sebagai salah kota yang menjadi langganan banjir setiap tahunnya.

Banjir yang disambut
Tapi berbeda dengan sebuah desa berikut ini. Bencana banjir malah ditunggu kedatangannya. Kenapa bisa begitu?

Dilansir dari brilio.net, Kamis (22/12/2016), desa yang menunggu kedatangan banjir itu adalah Desa Ringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur.

Desa tersebut lokasinya tepat di tepi aliran Sungai Bengawan Solo.

Jika curah hujan tinggi, maka desa ini akan terendam air. Namun bencana ini bukan dianggap suatu musibah melainkan rezeki dari Tuhan. Sebab, pada saat banjir, maka hasil panen warga desa akan terjual habis.

Ternyata, ini sudah menjadi program wisata banjir yang dilakukan oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto.

Namun wisata banjir di sini bukan berarti mengajak wisatawan berenang di genangan air. Tapi dia bisa memadukan antara musibah tahunan ini dengan potensi pertanian yang ada di daerah tersebut.

Buku banjir bojonegoro

“Di Bojonegoro ada desa-desa langganan banjir yang mempunyai perkebunan belimbing. Pada saat kebun itu terkena banjir, wisatawan bisa naik perahu sambil petik belimbing. Unik kan memetik belimbing dari atas perahu saat banjir,” kata Suyoto saat menjadi pembicara dalam peluncuran buku Curse to Blessing karya Rhenald Kasali di Jakarta, Selasa (20/12).

Selama ini, Suyoto memang dikenal sebagai bupati yang kerap bikin terobosan. Meski belum sepenuhnya, tapi ia sudah mampu memberi banyak intensif bagi industry yang didirikan desa, seperti bebas pajak 5 tahun, pengurusan izin, jalan diperbaiki hingga pelatihan karyawan yang dilakukan pemerintah.

Baca Juga:
  1. Kisah Nyata, Anak Melolong Seperti Anjing Setelah Tendang Ibunya Hingga Menangis
  2. Video Detik-detik Gempa Aceh 6.5 SR "Pidie Jaya", Warga Terlihat Berhamburan Ke Jalan
  3. Paska Kebakaran di Israel, Negara Ini Terancam Musibah Banjir Bandang
  4. Aksi Tidak Sportif Suporter Vietnam Yang Melempari Batu Ke Bus Timnas Indonesia
  5. Ini Alasannya Bahwa Perempuan Penting Sekali Yang Namanya Berpendidikan Tinggi!

(Ref: diahanggra, catatansandk.com, palingseru.com, brilio.com)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.