Astaga, Segelintir Warga Papua Robek Serta Bakar Bendera Merah Putih Ini Viral di Sosial Media

Sang Saka Merah Putih merupakan julukan kehormatan terhadap bendera Merah Putih negara Indonesia. Pada mulanya sebutan ini ditujukan untuk Bendera Pusaka, bendera Merah Putih yang dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta, saat Proklamasi dilaksanakan. Tetapi selanjutnya dalam penggunaan umum, Sang Saka Merah Putih ditujukan kepada setiap bendera Merah Putih yang dikibarkan dalam setiap upacara bendera.

Bagi Indonesia, bendera merah putih sudah menjadi lambang negara yang mewakilkan persatuan dan kesatuan masyarakatnya. Kedua warna itu pun mencirikan keberanian dan kesucian. Dengan kata lain kedua unsur warna itulah yang menyempurnakan jiwa raga masyarakat dalam membangun negara Indonesia.

Bendera Indonesia dirobek lalu dibakar di Papua
Bendera merah putih pun selayaknya diberikan penghormatan dengan menempatkannya di tempat yang tinggi seperti di tiang. Namun yang terjadi di Papua justru sebaliknya. Ini karena di media sosial beredar luas video yang menayangkan bagaimana bendera merah putih disobek dan dibakar.

Tampak dalam video seorang warga Papua berbaju kuning berteriak-teriak kepada sejumlah orang yang hadir. Ia menyebutkan bahwa bendera Indonesia tidak layak ada di negeri Papua.

Selain bendera merah putih, tampak juga dalam video bendera organisasi Papua Merdeka yang terpasang pada tiang bambu.

“Harus dicabut dari tanah Papua,” ucap pria tersebut sembari mencabut tiang bendera merah putih.

Pria tersebut kemudian membawa bendera merah putih dan memiringkannya. Setelah itu ada seorang lagi yang merobek di bagian tengah bendera sehingga memisahkan antara warna merah dan putih.

Tak lama setelah itu terdengar suara senapan yang menjadi pertanda dimulainya upacara pembakaran bendera merah putih di atas api unggun.

Inilah videonya


Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.