Inilah Bus Tanpa Supir Untuk Kota di Masa Depan

Pada awalnya, bus merupakana kendaraan yang ditarik kuda, kemudian dimulai dari tahun 1830-an bus bertenaga uap mulai ada. Seiring perkembangan zaman, bus bertenaga mesin konvensional adalah penemuan bus troli elektronik yang berfungsi dengan seperangkat kabel yang ada di beberapa tempat dalam jumlah banyak. Bus bertenaga mesin pertama muncul bersamaan dengan perkembangan mobil. 

Setelah bus bertenaga mesin pertama pada tahun 1895, berbagai macam model dikembangkan pada tahun 1900-an, sampai akhirnya tersebar luas bentuk bus yang utuh mulai dari tahun 1950-an. Bus menjadi populer pada awal abad 20 karena Perang Dunia I. Ketika itu, kebanyakan sarana rel dialokasikan untuk kebutuhan perang dan karena banyaknya keberadaan mobil pribadi, sehingga diperlukan alat transportasi lain yang dapat mengangkut banyak penumpang.

Di jaman yang serba modern ini setiap orang menginginkan hal yang praktis dan juga modern. Setiap orang juga pastinya akan membutuhkan transportasi yang mumpuni dan juga tidak terlambat. Berikut ini adalah model bus masa depan yang bisa berjalan tanpa adanya supir.

Masa Depan Tanpa Supir

Bus tanpa supir masa depan
Transportasi otonom untuk perkotaan masa depan adalah konsep yang ingin diwujudkan produsen otomotif Jerman, Mercedes Benz. Untuk itu Mercedes mengujicoba bus tanpa supir pertama di Amsterdam, Belanda.

Proyek Percontohan

Bus tanpa supir masa depan
"The Future Bus" milik Mercedes saat ini lalu lalang dari bandar udara Schipol ke Haarlem. Layaknya transportasi dalam kota pada umumnya, bus otonom Mercedes ini secara otomatis berhenti di setiap halte dan berkecepatan maksimal 70 kilometer/jam. Dengan proyek ujicoba ini Mercedes ingin mempopulerkan bus tanpa supir kepada penduduk kota.

Supir Pengawas

Bus tanpa supir masa depan
Kendati telah dilengkapi dengan teknologi otonom, bus Mercedes bukan tanpa supir. Namun demikian supir cuma bertugas mengawasi sistem, tanpa perlu campur tangan kecuali dalam situasi berbahaya. Mercedes berharap sudah bisa memasarkan bus otonomnya selambatnya awal tahun 2020.

Sepuluh Mata dan Sejumlah Sensor

Bus tanpa supir masa depan
Untuk sebuah bus masa depan Mercedes masih menggunakan mesin penggerak dari abad lalu, yakni mesin diesel. Namun berbeda dengan bus pada umumnya, the future bus memiliki sepuluh kamera dan sejumlah sensor. Bus ini bisa mengawasi situasi lalu lintas di sekitarnya, mengenali pejalan kaki, berhenti di lampu merah atau mengurangi kecepatan di terowongan.

Konektivitas Tanpa Batas

Bus tanpa supir masa depan
Agar bus otonom bisa menjadi kenyataan, dibutuhkan sebuah jaringan lalu lintas yang terkoneksi satu sama lain. Namun khususnya di Eropa, sistem semacam itu sudah tersedia, kendati belum sempurna. Sebab itu Mercedes yakin konsepnya sudah akan bisa dinikmati dalam waktu dekat.

Mini Bus Masa Depan

Bus tanpa supir masa depan
Untuk jarak yang lebih dekat perusahaan asal Perancis, Navya, mendesain Arma - sebuah mini bus bertenaga elektrik yang juga bisa melaju tanpa supir. Berbeda dengan konsep future bus milik Mercedes, Arma sudah dipasarkan sejak beberapa bulan silam. Arma saat ini sudah digunakan di berbagai kompleks perkantoran sebagai moda transportasi buat pegawai.

Serupa Taksi

Bus tanpa supir masa depan
Keunggulan terbesar Arma adalah sifatnya yang serupa taksi. Penumpang bisa memanggil mobil ini dari berbagai lokasi dan Arma akan mencari rute paling efektif untuk mencapai tujuan. Arma dilengkapi dengan berbagai kamera dan sensor pendeteksi gerakan. Kendaraan otonom ini diklaim bisa melaju maksimal 45 kilometer per jam.

Baca Juga :
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.