Inilah Makna Jihad di Indonesia!

Jihad (bahasa Arab: جهاد) menurut syariat Islam adalah berjuang dengan sungguh-sungguh. Jihad dilaksanakan untuk menjalankan misi utama manusia yaitu menegakkan Din (atau bisa diartikan sebagai agama) Allah atau menjaga Din tetap tegak, dengan cara-cara sesuai dengan garis perjuangan para Rasul dan Al-Quran. Jihad yang dilaksanakan Rasul adalah berdakwah agar manusia meninggalkan kemusyrikan dan kembali kepada aturan Allah, menyucikan qalbu, memberikan pengajaran kepada ummat dan mendidik manusia agar sesuai dengan tujuan penciptaan mereka yaitu menjadi khalifah Allah di bumi dengan damai dan saling mengasihi. Namun dalam berjihad, Islam melarang pemaksaan dan kekerasan, termasuk membunuh warga sipil yang tidak ikut berperang, seperti wanita, anak-anak, hingga manula.

Kebanyakan orang salah memahami arti jihad yang sesungguhnya. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima tamu Wakil Grand Mufti Republik Libanon, Sheikh Amine El Kurdi dan delegasi ulama Libanon Dar al Fatwa,  

Jihad
Kedatangan ulama dari Libanon ke PBNU bertujuan untuk mengenal NU dan gerakan Islam di Indonesia yang karakternya berbeda dengan Timur Tengah.

“Jihad di Indonesia adalah jihad intelektual, bukan jihad yang memperbanyak yatim dan janda. Jihad memerangi kemiskinan yang dekat dengan kekufuran,” tutur Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin dalam rilisnya.

Makna Jihad, ujar Ketua MUI ini, jika dipahami secara tekstual akan membabi buta menyerang non-Muslim bahkan menyerang orang Muslim di luar kelompoknya.

“Islam rahmatan lil alamin yang diajarkan NU mempunyai pikiran moderat, artinya tidak tekstual, tetapi juga tidak liberal. Tekstual hanya berpegang pada nash. Cara berpikir seperti ini menurut Qaraafi, al-Jumud alal manqullat abadan dholalun fiddin, wajahlun bi maqhosidi ulama amilin,” kata Kiai Ma’ruf.

Cicit Syeikh Nawawi Albantani ini pun menilai, peran para ulama dapat menjembatani perbedaan melalui dialog dari hati ke hati di antara para pemimpin agama untuk membangun sikap saling hormat satu sama lain dan menyebarluaskan perdamaian global.

“Deradikalisasi dengan meluruskan pemahaman-pemahaman yang salah tentang Islam juga harus dilakukan tugas islam rahmatan lil alamin,” jelasnya.

Baca Juga:
  1. Ternyata Tidur Larut Malam Baik Untuk Kesehatan dan Kecerdasan
  2. Gempa Aceh 6,4 SR Hancurkan Tempat Ibadah dan Bangunan Lainnya
  3. Dunia Serta Media Internasional Soroti Gempa Aceh 6.4 SR
  4. Kemegahan Masjid Nabawi dan Pahala Shalat di Dalamnya
  5. Ternyata Buah Ini Mempunyai Kadar Gula Yang Tinggi!
(diahanggra, catatansandk.com, duniaislami.org)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.