Stop Makan Es Krim dan Nugget Berlebihan, Ada Bahaya Mengancam!

Mungkin kebanyakan orang memilih memakan eskrim karna bisa membuat mood baik kembali. Memang, disaat mood sedang tak bagus es krim dan coklat. 

Karena kemungkinan es krim bisa memicu kanker lho. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal kesehatan Cancer Research menunjukkan bahwa bahan kimia emulsi makanan bisa menimbulkan bakteri dalam usus memicu kanker usus. Dan es krim merupakan salah satu makanan yang membutuhkan bahan emulsi sebelum bisa dikonsumsi.

Eskrim
Penelitian yang dilakukan Emilie Viennois di Institute of Biomedical Sciences, Georgia State University ini memaparkan hubungan antara bahan emulsi makanan yang bisa mengubah bakteri di dalam usus jadi berbahaya dan memicu kanker pada tikus. Hasilnya, bahan ini memicu tumbuhnya tumor.

Pada awalnya bakteri akan memicu inflamasi dalam usus, kemudian mengganggu metabolisme sehingga bisa memicu penyakit lain seperti obesitas, jantung dan diabetes. Inflamasi dalam usus juga membuat suasana usus lebih mudah ditumbuhi sel abnormal tumor dan kanker.

Peneliti menyarankan untuk mengurangi makanan mengandung emulsi makanan. Makanan cepat saji, dan makanan instan harus dihindari. Oleh karena itu, lebih baik tidak berlebihan makan makanan tertentu, apalagi makanan yang harus melalui proses kimiawi emulsi seperti es krim, cokelat, sosis, soda, margarin, nugget, kornet dan lainnya. Semoga bermanfaat ya. 

Baca Juga:
  1. Curhat Adalah Cara Termudah Melepas Beban Bagi Kaum Wanita
  2. Apakah Membuang Air Panas di Lubang Kamar Mandi Dilarang Dalam Islam? Ini Penjelasannya!
  3. Mulai Sekarang Berhenti Minum Obat Dengan Teh!
  4. Berikut Adalah Tata Cara Mandi Wajib Atau Junub Beserta Bacaan Doa Mandi Wajib Disertai Gambar
  5. Ini Penyebab Mendadak Linglung dan Fikiran Berkabut
(Ref: diahanggra, catatansandk.com, vemale.com)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.