Waspadalah! Ini Penyebab Penyakit Aneurisma Otak, Serta Cara Pengobatannya!

Aneurisma adalah kelainan pembuluh darah otak yang muncul akibat penipisan dan degenerasi dinding pembuluh darah arteri. Penyebabnya adalah kelainan bawaan, hipertensi, dan adanya infeksi atau trauma. Kondisi ini menimbulkan kelemahan pada dinding pembuluh darah sehingga membentuk tonjolan seperti balon.

Pernahkah kamu mendengr penyakit Aneurisma otak? Nama penyakit ini memang sangat asing di pendengaran kita ya. Tapi, hati-hati dengan penyakit ini. Karena penyakit ini termasuk penyakit yang paling berbahaya. Yuk langsung saja simak apa penyebab nya?

Aneurisma Otak
Penyebab Aneurisma Otak

Aneurisma otak umumnya bukan akibat faktor genetis melainkan berkembang seiring dengan pertambahan usia seseorang.

Beberapa penyebab aneurisma otak adalah:

1. Neurofibromatosis

Neurofibromatosis adalah kelainan genetik sistem saraf yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan jaringan sel saraf yang menyebabkan pertumbuhan tumor pada saraf sehingga memicu aneurisma otak.

2. Konsumsi Tembakau

Mengunyah tembakau atau merokok adalah faktor lain yang terutama meningkatkan risiko pecahnya aneurisma.

Studi menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko 10 kali lebih besar mengalami pecahnya aneurisma otak dibanding mereka yang bukan perokok.

3. Tekanan Darah Tinggi

Risiko perdarahan subarachnoid atau pecahnya aneurisma otak akan lebih besar terjadi pada orang dengan riwayat tekanan darah tinggi (hipertensi).

4. Kolesterol Tinggi

Meskipun efek dari kolesterol tinggi masih belum jelas, beberapa studi menunjukkan bahwa kolesterol juga dapat memicu pecahnya aneurisma di otak.

5. Penyalahgunaan Alkohol

Konsumsi alkohol sedang hingga tinggi adalah faktor lain yang berkontribusi terhadap pecahnya aneurisma otak.

Gejala Aneurisma Otak

Sebagian besar kasus aneurisma otak tidak menimbulkan gejala, namun beberapa gejala yang mungkin timbul diberikan di bawah ini:

Aneurisma Otak Belum Pecah

Sebelum aneurisma pecah, pasien biasanya tidak mengalami gejala, namun ketika kepala ditekan, pasien mungkin mengalami beberapa atau semua gejala berikut:

1. Sakit kepala parah
2. Masalah penglihatan
3. Gangguan persepsi
4. Gangguan atau masalah berpikir
5. Kesulitan berbicara
6. Kesulitan menyimpan memori jangka pendek
7. Perubahan perilaku mendadak
8. Sulit konsentrasi
9. Kehilangan keseimbangan dan koordinasi
10.Kelelahan

Aneurisma Otak Pecah

Gejala aneurisma otak yang sudah pecah biasanya datang tiba-tiba dan lebih parah. Berikut adalah beberapa diantara gejalanya:

1. Sakit kepala parah atau migrain
2. Mual dan muntah
3. Penglihatan kabur atau penglihatan ganda
4. Kaku pada leher atau sakit leher
5. Kepekaan terhadap cahaya
6. Dilatasi pupil
7. Kejang
8. Nyeri di atas dan di belakang mata

Pengobatan Aneurisma Otak

Pengobatan aneurisma umumnya ditujukan untuk memperbaiki pembuluh darah yang terkena. Embolisasi koil dan bedah kliping adalah dua prosedur utama yang digunakan untuk mengobati aneurisma otak. Embolisasi koil adalah prosedur dimana sebuah tabung kecil dimasukkan ke dalam arteri yang terkena dampak dan ditempatkan di dekat aneurisma.

Koil logam kecil kemudian digerakkan melalui tabung ke aneurisma sehingga mengurangi tekanan pada aneurisma dan mengurangi kemungkinan untuk pecah. Prosedur ini kurang invasif dan lebih efektif daripada bedah kliping. Bedah kliping adalah metode di mana klip logam kecil ditempatkan di sekitar aneurisma untuk mengisolasinya dari sirkulasi darah normal.

Hal ini juga akan mengurangi tekanan pada aneurisma sehingga tidak akan pecah.

Baca Juga:
  1. Inilah Manfaat Punya Pasangan Yang Cerdas Bagi Kesehatan
  2. Inilah Hukumnya Memakai "Aplikasi" Efek Muka Anjing di Dalam Islam
  3. Inilah 9 Deretan Sungai Biru Paling Jernih di Dunia
  4. Awas! Inilah 6 Narkoba Yang Dapat Ditemukan di Sekitar Rumah Kita
  5. 10 Keajaiban Alam ES di Dunia
(Ref: diahanggra, catatansandk.com, amazine.co, berbagai sumber)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.