Ancaman Mematikan di Balik Gusi Berdarah

Selama ini, banyak yang mengira bahwa gusi berdarah disebabkan oleh peradangan gusi saja. Namun tahukah Anda bahwa gusi berdarah juga bisa menjadi pertanda adanya penyakit mematikan?

Ilustrasi
Gusi berdarah tak hanya merupakan pertanda adanya masalah di dalam mulut saja. Pada anak-anak, ini bisa jadi salah satu tanda awal penyakit leukimia. Ada beberapa penyakit berbahaya lainnya, yang menyebabkan kejadian gusi berdarah. Berikut beberapa di antaranya:

1. Penyakit Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP)
Ini adalah penyakit kelainan autoimun spesifik yang memengaruhi jumlah trombosit atau platelet –yang berfungsi membantu bekuan darah. Oleh karena itu, penderita ITP akan mudah memar atau berdarah secara berlebihan pada gusi, hidung, air seni, usus dan lainnya. Penderita ITP berat sebaiknya menghindari aktivitas fisik yang berisiko menyebabkan perdarahan atau memar, membatasi konsumsi alkohol, menghentikan pemakaian obat-obatan –seperti aspirin dan ibuprofen.

2. Leukimia
Leukimia adalah penyakit kanker yang menyebabkan sel darah putih menjadi ganas, dan diproduksi secara berlebihan di dalam sumsum tulang. Sebanyak 25% kejadian leukimia pada anak memiliki gejala awal peradangan gusi atau gingivitis. Masuknya sel-sel leukimia ke dalam gusi menyebabkan gusi meradang dan menurunkan kemampuannya untuk melawan infeksi, sehingga gusi menjadi mudah berdarah. Perdarahan akan berlanjut sampai beberapa menit, karena darah tidak membeku secara normal.

3. Hemofilia
Darah pada penderita hemofilia tidak dapat membeku dengan sendirinya secara normal, dan berjalan lambat. Kondisi ini ditandai dengan perdarahan spontan yang berat serta nyeri sendi yang menahun. Hemofilia banyak terjadi pada laki-laki. Sedangkan wanita hanya menjadi pembawa sifat (carrier). Hemofilia ringan menyebabkan darah lama membeku setelah cabut gigi, operasi atau saat terkena trauma yang minimal.

4.Kelainan Faktor Pembeku Darah VII
Kelainan ini menyebabkan fibrin bekuan darah tidak terbentuk dengan kuat, sehingga perdarahan sulit dan lama berhenti. Kelainannya bisa berupa kurangnya produksi faktor VII atau adanya penyebab yang mengganggu faktor VII. Faktor VII adalah protein yang diproduksi pada hati –memiliki peran penting dalam proses pembekuan darah.

5. Penyakit Von Willebrand
Faktor Von Willebrand (VWF) adalah protein yang membantu platelet berkumpul dan membeku. Jika kadar VWF dalam darah rendah, platelet tidak akan berfungsi dengan normal sehingga memperpanjang masa perdarahan. Penyakit ini ditandai dengan mudah memar, perdarahan hidung, gusi dan menstruasi yang berlebihan.

6. Anemia Aplastik
Anemia aplastik disebabkan oleh infeksi virus, penyakit autoimun, atau efek samping penggunaan obat. Gejala yang muncul dalam mulut, antara lain; petekie, pembesaran dan perdarahan spontan pada gusi, serta ulkus herpetik pada mukosa mulut dan gusi.

Gusi berdarah tidak bisa dianggap sepele. Karena kondisi ini bisa jadi pertanda awal dari suatu kelainan yang lebih serius. Untuk itu, sebaiknya lakukan pemeriksaan rutin ke dokter setiap gigi 6 bulan sekali untuk memiliki mulut sehat dan terawat.

Baca Juga :
  1. Kocak, Inilah Tingkah Lucu Para Pesohor Hollywood Saat Ketangkap Kamera Paparazi
  2. Lakukan 5 Hal Ini Agar Kamu Tidak Terprovokasi!
  3. Ternyata, 8 Maskapai Ini Memiliki Seragam Paling Keren lho!
  4. Inilah 5 Candu Paling Mematikan di Dunia
  5. Bikin Merinding, Pria Ini Lakukan Terapi Bekam Selama Satu Bulan, Lihat Hal Yang Mengerikan Pada Tubuh Pria Ini

(Ref: sandk, catatansandk.com, klikdokter.com, drg. Callista Argentina)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.