Inilah Penyebab Kulit Wajah Mengelupas Serta Cara Mengatasinya!

Kulit mengelupas adalah hal yang wajar terjadi pada semua orang. Kulit mengelupas terjadi secara alami dan terjadi rutin setiap bulannya. Tidak heran jika kita sering menemukan kulit mengelupas dibagian kulit tertentu. Mengelupasnya kulit disebabkan karena pergantian sel kulit yang telah mati dengan sel kulit yang baru, atau disebut dengan regenerasi kulit. Yuk langsung saja simak penyebab kulit wajah mengelupas

Berikut beberapa penyebab kulit wajah mengelupas:

Terbakar sinar matahari. Sering terkena sinar matahari bisa membuat kulit wajah mengelupas. Sebelum mengelupas, fase yang akan Anda alami yaitu kulit memerah, sakit dan panas ketika disentuh. Biasanya ini terjadi sekitar beberapa jam setelah terpapar sinar matahari. Setelah beberapa hari dari fase tersebut, lapisan kulit rusak akan mengelupas dan kulit akan sembuh dengan sendirinya. Pengelupasan ini mungkin membuat warna kulit menjadi tidak merata dan tampak seperti berpola.

Kulit mengelupas
Kulit kering. Buat Anda yang memiliki jenis kulit kering, risiko kulit wajah mengelupas lebih tinggi, terutama jika terus-menerus bersentuhan dengan air, sabun, dan krim yang mengandung zat keras, air panas, cuaca sangat panas dan dingin, dan sinar matahari.

Memiliki kulit kering sebenarnya tidak berbahaya, tapi ada juga yang mengalami gangguan serius seperti iktiosis. Iktiosis merupakan gangguan kulit turunan.

Alergi. Ketika kulit wajah bersentuhan dengan alergen (zat pemicu alergi), kulit bisa bereaksi. Tidak hanya pengelupasan kulit, reaksi yang ditimbulkan mungkin bisa menyebabkan gatal-gatal, ruam atau melepuh.

Efek obat-obatan. Beberapa obat-obatan seperti krim retinoid bisa membuat kulit mengelupas. Krim retinoid biasa digunakan untuk mengatasi jerawat, mengurangi kerutan, dan mencerahkan flek-flek coklat. Krim ini bekerja dengan cara mendorong sel-sel kulit untuk mati dan beregenerasi. Hasilnya, kulit lapisan atas wajah mengelupas guna membuka jalan untuk tumbuhnya sel-sel kulit baru.

Selain itu, efek obat-obatan kemoterapi juga bisa membuat kulit wajah mengelupas.

Atopik dermatitis (eksim). Kondisi ini bersifat kronis (jangka panjang) dan cenderung sering kambuh secara berkala. Penyebab eksim tidak bisa diketahui secara pasti, tapi kondisi ini kerap dihubungkan dengan kulit kering,  cuaca, gangguan sistem imun, bakteri staphylococcus aureus, dan gen.

Hingga kini belum ada obat untuk menyembuhkan kondisi ini. Namun, ada perawatan yang bisa mencegah kulit mengelupas dan meringankan rasa gatal.

Cara Mengatasi Kulit Mengelupas

Mengatasi kulit wajah mengelupas disesuaikan oleh penyebabnya. Namun, secara umum, kulit mengelupas bisa ditangani dengan cara berikut ini:
  • Kompres kulit dengan air dingin.
  • Konsumsi banyak air.
  • Rutin mengoleskan pelembap, terutama sehabis mandi.
  • Minum obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas di toko obat seperti naproxen dan ibuprofen.

Selain perawatan sederhana di atas, Anda bisa melakukan penanganan tambahan jika mengalami pengelupasan kulit wajah yang disebabkan oleh penyakit atau kondisi tertentu yang Anda alami.
  • Cara mengatasi kulit wajah mengelupas akibat alergi yaitu mengonsumsi obat antihistamin. Obat ini bisa meringankan reaksi yang ditimbulkan oleh alergi.
  • Jika Anda menderita eksim, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Kemungkinan dokter akan memberikan resep krim mengandung corticosteroid, tacrolimus atau pimecrolimus. Dokter juga mungkin akan merekomendasikan terapi seperti terapi cahaya.
  • Pengelupasan kulit akibat efek obat-obatan bisa diatasi dengan cara menghentikan penggunaannya. Namun jika Anda sedang menjalani kemoterapi, sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum menghentikan pengobatan.
  • Untuk mengatasi kulit wajah mengelupas akibat penyakit genetik, ada baiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Selagi kulit wajah mengelupas,  jauhi kulit dari hal-hal yang dapat memperburuk kondisi kulit seperti terpapar sinar matahari, sabun, krim, losion dan kosmetik yang mengandung zat keras, air panas, serta kondisi cuaca yang ekstrem seperti sangat panas atau dingin.

Baca Juga:
  1. 9 Hal Yang Meyatakan Kamu Seorang Yang Perfeksionis!
  2. Ternyata Ini Yang Terjadi Jika Anda Memakan 3 Butir Telur Utuh Setiap Harinya
  3. 7 Tahun Menghilang, Ternyata Petualang Jerman Ditemukan Menjadi Mumi
  4. 6 Bukti Bahwa Wanita Tidak Lemah Seperti Yang Kamu Kira!
  5. Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Selalu Berbalas, 6 Drama Korea Ini Bisa Memotivasimu
(Ref: diahanggra, catatansandk.com, alodokter.com)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.