Gurun Terus Meluas dan Gurun Baru Telah Bermunculan, Ini Semua Salah Siapa?

Gurun, padang gurun atau padang pasir adalah suatu daerah yang menerima curah hujan yang sedikit - kurang dari 250 mm per tahun. Gurun dianggap memiliki kemampuan kecil untuk mendukung kehidupan. 

Namun apakah kalian mengetahui bahwasanya gurun-gurun yang ada di dunia ini terus meluas, bahkan gurun-gurun baru bermunculan dikarenakan penebangan hutan maupun aktifitas manusia lainnya yang merusak. Tanah subur semakin sedikit, bahkan menghilang dan menjadi gurun. Ini semua salah siapa?

1. Pemandangan Tandus

Gurun Meluas
Sepertiga permukaan bumi adalah tanah tandus yang tidak terurus. Sebagian besar ada secara alami sejak ribuan tahun, seperti pada formasi bebatuan di Hoggar di Aljazair ini. Tapi kini, manusia lah penyebab adanya gurun.

2. Lebih Kering Lagi

Gurun Meluas
Tandusnya sebuah wilayah keseluruhan disebut desertifikasi dan banyak dialami wilayah yang sudah kering sebelumnya. Seperti di Afrika, Amerika atau Asia. Ladang gandum di Texas (AS) ini tidak berhasil mengatasi kekeringan di musim panas 2011.

3. Kesalahan Manusia

Gurun Meluas
Ada sekitar 70.000 kilometer persegi gurun baru setiap tahunnya. Ini kira-kira sama luasnya dengan negara Irlandia. Selain perubahan iklim, manusia turut berperan atas pertumbuhan pesat gurun. Para pekerja ladang, seperti di Brasil, harus menyesuaikan diri agar bisa bercocok tanam bahan pangan dalam jumlah cukup di masa depan.

4. Penggembalaan Ternak Berlebihan

Gurun Meluas
Sudah terlalu banyak ternak yang dipelihara di lahan kering. Mereka memakan habis tumbuhan, sehingga angin dan air merusak tanah yang tidak terlindung. Di musim kering, desertifikasi akan cepat terjadi.

5. Hutan Lenyap

Gurun Meluas
Jumlah pohon di hutan juga terus berkurang. Manusia membabat hutan untuk menggunakan kayu pohon sebagai kayu bakar atau bahan bangunan. Padahal pohon fungsinya untuk melindungi tanah. Dampaknya: lahan yang tandus dan kering.

6. Jumlah Pemakaian Air

Gurun Meluas
Penduduk dunia bertambah, pemakaian air juga bertambah. Dalam 50 tahun terakhir, jumlahnya dua kali lipat lebih banyak di seluruh dunia. Khususnya bidang pertanian dan pariwisata massal yang menyebabkan persediaan air berkurang drastis.

7. Reaksi Berantai Bagi Ekosistem

Gurun Meluas
Setelah gurun mulai terbentuk, akan terjadi reaksi berantai. Pertumbuhan tanaman terhenti, air meghilang, tanah mengering, dan menjadi keras seperti panser, seperti di India. Tanah yang tidak lagi subur akan sulit diselamatkan.

8. Dampak Meluas

Gurun meluas
Ekosistem yang rusak memiliki dampak yang lebih luas. Kelaparan, kemiskinan, dan kekurangan air hanyalah sebagian dari dampak kekeringan. Khususnya di Afrika Barat, seperti di Burkina Faso, desertifikasi berdampak buruk bagi warganya.

Baca Juga :

  1. Ternyata Hanya Tertawa Saja Sangat Baik Untuk Kesehatan Lho!
  2. Unik, Tukang Cukur Asal Palestina Ini Gunakan Media Api Untuk Luruskan Rambut
  3. Ini Penjelasan, Mengapa Umat Islam Harus Selalu Bersyukur?
  4. Subhanallah, Orang Tua Ini Sukses Bikin Anaknya Ketagihan Baca Al-Qur'an Dengan 5 Trik Ini
  5. Inilah 7 Binatang Kecil dengan Kemampuan Merusak Paling Besar di Dunia

(Ref: sandk, catatansandk.com, dw.com, Hannah Fuchs, wikipedia.org, berbagai sumber)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.