Sering Pusing? Ini 5 Macam Sakit Kepala dan Cara Menanganinya!

Sakit kepala memang sangat mengganggu semua orang yang ada di muka bumi ini. Dari yang anak-anak hingga orang dewasa pasti merasakan pening yang amat mengganggu aktivitasnya. Tapi terkadang ada orang yang menangani sakit kepalanya sendiri dan ada yang lebih memilih berobat ke dokter. Ini ada kiat-kiat untuk menghilangkan rasa sakitnya. Yuk langsung saja simak!

1. Sakit kepala karena tegang

Tegang
Ini adalah jenis yang paling sering sakit kepala di dunia. Setiap orang pernah mengalami setidaknya sekali dalam hidup mereka.
Gejala: biasanya, ini adalah nyeri ringan tanpa berdenyut.
Sakit kepala ini sering menimbulkan sensasi tekanan yang terasa seperti mengenakan pita ketat di sekitar dahi. Faktor-faktor penyebabnya adalah stres berat, kelelahan, dan sikap tubuh yang buruk. Kamu dapat mengambil obat penghilang rasa sakit yang tepat untuk menyingkirkan sakit kepala karena ketegangan ini.

2. Sakit kepala sinus

Sinus
Jenis sakit kepala disebabkan oleh sinusitis. Hal ini sering disertai demam, pembengkakan wajah, dan ketegangan di dahi dan tulang pipi. 
Gejala: merasakan tekanan dalam dan nyeri di dahi Anda di daerah alis dan bawah mata, nyeri biasanya semakin kuat ketika kamu menggerakkan kepala.
Penyebab: Selain sinusitis, ini juga karena komplikasi umum setelah dingin atau merupakan hasil dari alergi musiman.
Pengobatan: Jika kamu memiliki alergi, antihistamin dapat membantu.
Dalam kasus lain yang terbaik adalah periksa ke dokter.

3. Migrain

Migrain
Semua gejala sakit parah ini terjadi selama serangan migrain yang berlangsung melalui empat tahap utama.
Gejala: migrain sering dikaitkan dengan adalanya kesalahan dalam proses metabolisme dan pelebaran pembuluh darah di otak.
Pengobatan: Saat ini tidak ada obat untuk migrain, meskipun sejumlah perawatan yang tersedia untuk membantu meringankan gejala.
Olahraga teratur akan membantu meningkatkan kesehatan secara signifikan.

4. Sakit kepala klaster

Klaster
Sakit kepala cluster dialami oleh kurang dari 1% dari populasi manusia. Mereka lima kali lebih umum pada laki-laki daripada perempuan.
Gejala: sakit kepala cluster dapat menyebabkan nyeri menusuk di belakang atau di sekitar mata.
Sering berkembang selama tidur.
Gejala juga dapat mencakup kemerahan pada mata, kepekaan terhadap cahaya, dan lakrimasi.
Penyebab: Para ilmuwan tidak tahu persis apa yang menyebabkan sakit kepala cluster.
Mereka paling sering dikaitkan dengan gangguan jam biologis tubuh.
Pengobatan: mengobati sakit kepala klaster bisa rumit karena rasa sakit muncul dan menghilang secara spontan.
5. Mabuk

Mabuk
Gejala: sakit kepala setelah minum alkohol, alkohol menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan mempengaruhi kadar serotonin dalam tubuh.
Penyebab: alkohol mempromosikan kehilangan air dan dehidrasi - pemicu migrain utama.
Pengobatan: obat terbaik adalah dengan mengambil obat penghilang rasa sakit, minum banyak air, dan tidur yang baik.

Baca Juga:
  1. 7 Sekolah Paling Tak Biasa di Dunia!
  2. Inilah Jadwal Putaran Kedua Pilkada DKI Jakarta
  3. Wow Tak Bisa Dipercaya, Pria Ini Temukan Ikan Aneh Saat Menggali di Padang Pasir Tandus di Afrika Barat
  4. 10 Selebriti Kaya Raya Yang Dulunya Adalah Seorang Tunawisma
  5. Kenapa Susah Sekali Mendapatkan Uang Rupiah Baru? Ini Alasannya!
(Ref: diahanggra, catatansandk.com, tribunnews.com)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.