Stop Tidur Pagi! Ada Bahaya Tidur di Pagi Hari

Biasanya sangking sibuknya aktivitas di malam hari, kamu mengorbankan tidur malammu untuk bekerja. Tapi ketika di pagi atau siang hari kamu merasa sangat ngantuk, sehingga kamu memilih untuk tidur di pagi atau siang hari. Namun, tahukah kamu? ternyata tidur pagi bisa mempengaruhi kesehatan tubuh lho!

Tidur sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental kita. Kebutuhan tidur seseorang berbeda tergantung usia, serta dipengaruhi juga oleh gaya hidup dan kondisi kesehatannya. Rata-rata orang dewasa memerlukan tidur antara tujuh hingga sembilan jam setiap malamnya. Beberapa tanda Anda sudah tidur dengan baik yaitu Anda dapat tertidur dalam waktu 15-20 menit setelah berbaring di tempat tidur, serta tidur teratur selama 7 hingga 9 jam dan terbangun dengan perasaan segar.
Tidur di pagi hari
Jika Anda mengalami gejala mengantuk yang ekstrim di pagi atau siang hari, ini adalah gejala hipersomnia. Hal ini bisa disebabkan oleh narkolepsi, gangguan sleep apnea, gangguan sering bergerak saat tidur, dan berbagai obat-obatan. Saat Anda merasa lelah di siang hari, mudah marah, dan sering tidur pada pagi atau siang hari, ini salah satu tanda Anda mengalami gangguan tidur.

Tidur saat pagi atau siang hari seringkali membuat kita sulit mengatur waktu tidur sehingga berisiko membuat kita kekurangan atau kelebihan tidur. Baik kelebihan maupun kekurangan tidur dapat menyebabkan masalah kesehatan pada tubuh kita. Berikut ini bahaya tidur pagi yang terkait dengan gangguan medis tertentu, di antaranya adalah:

Diabetes

Menurut penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur saat malam hari atau tidur terlalu lama bisa meningkatkan risiko diabetes.

Obesitas

Tidur terlalu banyak atau sedikit bisa membuat berat badan Anda meningkat. Menurut studi, orang yang tidur kurang dari 7 jam atau lebih dari 8 jam setiap malamnya, memiliki risiko obesitas yang lebih tinggi, jika dibandingkan dengan mereka yang tidur selama tujuh hingga delapan jam sehari.

Sakit Kepala

Untuk sebagian orang yang rentan mengalami sakit kepala, tidur berlebihan bisa menyebabkan sakit kepala. Hal ini disebabkan karena efek tidur berlebihan pada neurotransmiter tertentu di dalam otak, termasuk serotonin. Orang yang terlalu banyak tidur di pagi atau siang hari maka akan mengacaukan pola tidur malamnya yang menyebabkan sakit kepala pada saat bangun.

Depresi

Meskipun sulit tidur di malam hari dipercaya berhubungan dengan depresi, sebagian kecil penderita depresi yang tidur terlalu lama justru membuat kondisi depresi semakin buruk. Untuk itu, diperlukan kebiasaan tidur yang teratur untuk proses pemulihan depresi tersebut.

Tidak hanya gangguan kesehatan tersebut, rasa kantuk yang berlebihan pada pagi dan siang hari bisa membahayakan keseharian Anda. Mulai dari mengemudi dalam keadaan mengantuk yang berbahaya, gangguan kemampuan mental dan emosi, serta mengganggu kinerja Anda.

Tips mengatasi rasa kantuk yang ekstrim untuk menghindari bahaya tidur pagi antara lain dengan mempertahankan tidur yang teratur, hindari minuman beralkohol dan obat-obatan yang menyebabkan kantuk, dan cerita kepada teman, keluarga, dan rekan kerja agar tahu masalah yang Anda hadapi serta membantu mencari solusinya. Jika tidur berlebihan Anda disebabkan oleh obat tertentu dari dokter, jangan langsung menghentikan konsumsi obat, terkecuali atas perintah dokter Anda. Berolahraga teratur dan menciptakan suasana nyaman pada kamar tidur akan membantu mendapatkan waktu tidur yang dibutuhkan.

Bila keluhan sampai mengganggu kegiatan sehari-hari Anda, tidak ada salahnya juga untuk berkonsultasi dengan dokter tentang kondisi Anda.

Baca Juga:
(Ref: diahanggra, catatansandk.com, alodokter.com)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.