Beginalah Cara Yang Paling Tepat Sebelum Membuka Minuman Kaleng Agar Tetap Sehat!

Kaleng adalah lembaran baja yang disalut timah. Bagi orang awam, kaleng sering diartikan sebagai tempat penyimpanan atau wadah yang terbuat dari logam dan digunakan untuk mengemas makanan, minuman, atau produk lain. Dalam pengertian ini, kaleng juga termasuk wadah yang terbuat dari aluminium.

Pasti banyak dong yang pernah dengar cerita di media sosial tentang orang meninggal karena leptospirosis setelah meminum minuman besoda langsung dari kaleng. 

Melansir brightside, kami akan memberi beberapa informasi tentang risiko yang sesungguhnya dari kebiasaan minum minuman soda dari kaleng ini. Jadi kamu tidak usah lagi bingung dengan semua cerita yang beredar. Mari buka-bukaan, kita sering minum soda langsung dari kaleng.

Terutama saat kita berada jauh dari rumah alias nge-kos atau tinggal di kontrakan. Kita pasti melakukan segala sesuatu yang simpel dan praktis. Hanya, kita sebaiknya berhati-hati dan membersihkan kaleng dengan tisu atau serbet sebelum membukanya.

Bahaya kaleng
Apakah itu sudah cukup?

Mari kita cari tahu lagi.

Semua kemasan kaleng dari pabrik dikemas dalam plastik yang dapat memisahkan kaleng dari kotoran dan debu. Inilah yang terjadi pada minuman kaleng sebelum tiba di supermarket. Setelah tiba di supermarket, minimarket, atau pasar tradisional, kaleng-kaleng ini menghabiskan waktu berhari-hari di rak-rak atau berbagai tempat yang berpotensi terkena debu.

Minumana kaleng
Sehingga membersihkan kaleng sebelum meminumnya adalah ide yang baik. Tapi pada kenyataannya, hampir tidak mungkin bagi beberapa orang untuk mencuci kaleng yang terkena sedikit banyak debu.

Nah, ada baiknya simak tips berikut ini sebelum membuka kaleng.

1. Bersihkan kaleng karena kamu tidak pernah tahu pasti apakah kaleng itu disimpan dengan cara yang tepat.

2. Jika memakai tisu untuk membersihkan kaleng, ingatlah bahwa debu bisa hilang tapi itu tidak cukup untuk membasmi kuman.

Maka, pastikan kaleng dalam kondisi baik, tidak berkarat, bengkak, atau rusak.

3. Jika kaleng bengkak, itu bisa jadi pertanda kaleng sudah terkontaminasi sebagai akibat sterilisasi yang salah.

Kaleng itu biasanya akan membengkak jika ada penyok kecil atau lubang di kalengnya.

4. Jika kaleng rusak, lapisan dalam kaleng yang mencegah logam metal berhubungan langsung cairan akan retak.

Dalam kasus ini, logam teroksidasi sehingga membuat hasil oksidasi tercampur dengan cairan. Jadi, lebih baik jangan mengambil atau membeli minuman kaleng yang rusak.

Kesimpulannya, kita jangan mudah gegabah terpengaruh dengan semua pemberitaan yang viral di media sosial. Hanya saja, kita perlu mengingat bahwa kita tidak tahu bagaimana dan di mana kaleng itu disimpan. Langkah yang paling baik adalah membersihkannya sebelum diminum. Perlakukan kaleng ini sama seperti botol atau wadah minuman dan makanan yang berhubungan langsung dengan mulut kita.

Baca Juga:
  1. Aneh, Nenek 99 Tahun Asal Belanda Ini Malah Girang Saat Ingin Diborgol
  2. Wow Inilah Manfaat Di Balik Menyikat Gigi!
  3. Di Pantai Selatan Ada Nyi Roro Kidul, Ternyata di Pantai Utara Ada Dewi Lanjar
  4. Ternyata Seperti Ini Kelakuan 10 Penguasa Paling Keji dalam Sejarah
  5. Inilah 7 Organisasi Terorisme Paling Ditakuti Pimpinan Dunia
(Ref: diahanggra, catatansandk.net, Tribunnews.com, wikipedia.org)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.