5 Megaproyek Termahal di Asia, Ada Yang Habiskan Dana Rp 2000 Trilliun

Ada berbagai macam bangunan-bangunan atau konstruksi di dunia ini yang sangat besar dan juga menelan biaya pembangunan yang sangat fantastis. Contohnya saja mega proyek International Space Station yang menelan biaya USD 60 Milyar, sungguh angka yang sangat fantastis bukan

Dikutip dari Lamudi, Jumat (19/5), besarnya pembangunan di Indonesia ternyata belum masuk dalam 5 besar proyek termahal di Asia tahun ini. Berikut adalah 5 proyek konstruksi terbesar di Asia. Nilai proyek ini bahkan bisa mencapai Rp 160 triliun.

1. One Belt, One Road

Jalur Silk Way Rally 2016.
Proyek terambisius dari China ini berpotensi menjadi platform kolaborasi regional terbesar di dunia. Belt ini adalah jalan yang bermulai di Asia dan berakhir di Skandinavia.

Jalur ini pada dahulu kala disebut sebagai Jalur Sutera dan menjadi akses perdagangan dari China hingga Venesia. Ketika proyek ini selesai, proyek ini akan meng-cover sekitar 65 persen populasi dunia, 1/3 PDB dunia, serta barang dan jasa di dunia.

Nilai konstruksi proyek ini diperkirakan sebesar USD 150 miliar atau setara Rp 2.000 triliun.

2. Delhi Mumbai Industrial Corridor

Noida Delhi
PDB di India telah melonjak sekitar 7 persen dan pemerintah setempat sangat berusaha untuk meningkatkan daya saing global melalui berbagai cara seperti 'Make in India'. Untuk mencapai tujuan tersebut, negara ini tentu membutuhkan infrastruktur kelas dunia termasuk fasilitas yang mutakhir.

Dalam upaya pengembangan ekosistem bisnis, 5 koridor industri kini sedang dalam pembangunan. Salah satunya adalah Delhi Mumbai Industrial Corridor (DMIC) yang akan menjadi proyek infrastruktur terbesar dengan nilai investasi USD 100 miliar atau setara Rp 1.333 triliun. Hampir mendekati target penerimaan pajak Indonesia.

Saat proyek ini selesai, DMIC akan memberikan 25 juta kesempatan kerja baru dan sebagian besar adalah pekerjaan di bidang manufaktur. Proyek ini juga ditampilkan dalam '100 Most Innovative Global Projects' versi KPMG.

3. Bandara Al Maktoum Dubai

Dubai
Pembangunan Bandara Al Maktoum di Dubai ini diperkirakan menghabiskan dana sebesar USD 33 miliar atau setara Rp 440 triliun. Bandara ini dapat menampung sekitar 130 juta penumpang pada tahun 2025.

Sedikitnya 80 persen operasi flydubai akan dipindahkan dari Bandara Internasional Dubai ke Al Maktoum. Ketika semua tahap pembangunan sudah selesai, bandara ini akan memiliki kapasitas untuk menangani sekitar 220 juta penumpang.

4. Jeddah Economic City

Jeddah
Proyek Jeddah Economic City, yang juga dikenal sebagai Jeddah Kingdom City, terdiri atas area komersial dan residensial di mana di dalamnya terdapat hunian, hotel, perkantoran hingga outlet retail.

Proyek senilai USD 20 miliar atau setara Rp 266,7 triliun ini dibangun di atas lahan seluas 5,2 Km persegi dengan Jeddah Tower sebagai ikonnyayang juga merupakan gedung tertinggi di dunia.

Setelah selesai, proyek ini akan menampung 210.000 penghuni dan 197.500 non penghuni untuk dapat menikmati segala fasilitas yang tersedia.

5. Bandara Internasional Daxing Beijing

Shanghai
Bandar Udara Internasional Daxing Beijing akan menjadi bandara terbesar. Proyek senilai USD 12 miliar atau setara Rp 160 triliun ini akan menggeser popularitas Bandara Nanyuan Beijing.

Bandara Internasional Daxing Beijing diperkirakan bisa menampung lebih dari 45 juta penumpang setiap tahunnya. Bandara ini akan memiliki 78 gate, sebuah stasiun kereta, dan hotel kapsul yang trendi.

Baca Juga :

  1. Membanggakan, Ini Dia Daftar Pesawat Terbaik Buatan Indonesia
  2. Berjualan Hingga Larut Malam, Kisah Bocah Ini Sangat Menyentuh Hati
  3. Unik, Mempelai Pria Ini Memberi Mahar Kain Kafan! Ini Alasannya!
  4. 8 Hewan Yang Sangat Setiap Dengan Pasangannya
  5. 8 Tempat Dengan Rekor Paling Ekstrim Yang Ada di Planet Bumi

(Ref: ikhsan, wowuniknya.net, merdeka, berbagai sumber)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.