9 Benda Ini Tak Disangka Lebih Kotor Ketimbang Dudukan Toilet

Banyak sekali benda-benda yang selalu kita gunakan untuk menunjang keperluan sehari-hari, banyak juga benda yang tidak disadari mempunyai hal yang sangat mengerikan bahkan benda tersebut memiliki jumlah kuman dan bakteri yang lebih besar ketimbang toilet. 

Anda mungkin selama ini mengira, benda yang paling banyak dipenuhi kuman adalah dudukan toilet. Tapi hasil penelitian menunjukkan, benda-benda seperti handuk dan ponsel ternyata jauh lebih kotor dari dudukan WC seperti yang dilansir dari laman Deutsche Welle.

1. Smartphone dan Tablet

Smartphone dan Tablet
Tahun 2013. tim peneliti Inggris memeriksa 30 tablet, 30 ponsel dan dudukan WC kantor. Tablet punya 600 unit bakteri staphylococcus (staph: bisa menyebabkan infeksi kulit) dan ponsel memiliki 140 unit. Sementara dudukan toilet hanya memiliki kurang dari 20 unit.

2. Keran Air

Keran Air
Keran di kamar mandi bisa memiliki 21 kali lebih banyak bakteri dibanding dudukan toilet. Sementara keran di dapur bahkan mencapai 44 kali lebih banyak. Gunakan desinfektan dan bersihkan wastafel secara teratur.

3. Tas

Tas
Saat memeriksa 25 tas tangan, peneliti menemukan bahwa tas rata-rata tiga kali lebih kotor dibanding dudukan toilet. Tas yang digunakan secara rutin, bahkan 10 kali lebih kotor. Tali tas yang mengandung paling banyak bakteri. Virus radang lambung terbukti ada yang berasal dari tas belanja yang digunakan ulang.

4. Sikat Gigi

Sikat Gigi
Saat Anda menyiram toilet, semburan air yang mengandung kotoran bisa menyebar hingga sejauh enam meter, ujar Dr Philip Tierno Jr, pakar mikorobiologi di NYU. Jadi jika Anda membiarkan sikat gigi dalam kondisi terbuka di atas wastafel, kotoran bisa hinggap di sikat gigi Anda.

5. Tombol Lift

Tombol Lift
Hasil studi Universitas Toronto menemukan, tombol lift mengandung lebih banyak bakteri dibanding dudukan WC. Studi lain di Arab Saudi mengatakan, 97 persen tombol lift terkontaminasi. Satu diantara 10 lift memiliki kuman yang bisa menyebabkan keracunan makanan atau infeksi sinus.

6. Handuk

Handuk
Dr. Peter Barratt, direktur Initial Washroom Hygiene, mengatakan kepada MailOnline, bakteri butuh tiga elemen untuk berkembang: kelembaban, suhu hangat, dan materi organik. "Tentu handuk menjadi basah dan partikel kulit mati menempel padanya usai digunakan. Ini menjadi makanan organik bagi mikroba." Jadi cuci handuk seminggu sekali dengan suhu panas.

7. Mesin ATM

Mesin ATM
Setiap tombol yang Anda pencet pada ATM, rata-rata mengandung 120 kuman - termasuk virus influensa dan E. coli, demikian menurut peneliti Universitas Arizona. Dan 94 persen lembaran uang membawa bakteri yang bisa membuat Anda sakit, ini menurut studi Southern Medical Journal.

8. Karpet

Karpet
Bakteri senang bermukim di dalam karpet. Menurut Readers Digest, rata-rata per orang kehilangan 1,5 juta sel kulit setiap jam dan karpet memiliki 200.000 bakteri per inci persegi. Artinya, karpet bagaikan surga makanan (sel kulit) bagi bakteri. Bersihkan karpet dengan sistem uap setidaknya setahun sekali.

9. Talenan

Talenan
"Ada 200 kali lebih banyak bakteri fecal (bakteri yang ditemukan pada tinja) pada talenan biasa dibandingkan dengan dudukan WC," ujar pakar kebersihan Dr. Gerba ke Fairfax. Pengolahan makanan mentah mewujudkan kondisi yang ideal bagi kuman. Dan, "mengelap meja dapur justru akan semakin menyebar kuman," tambahnya.

Baca Juga :
  1. Ternyata, Api Neraka Pernah Sampai ke Dunia, Begini Rasa Panasnya
  2. 7 Burger Tergila di Dunia Yang Nggak Bakal Kamu Temui di Indonesia
  3. Terkuak, Ternyata Disinilah Tempat Terbunuhnya Dajjal
  4. Ini 4 Negeri Yang Dianjurkan Rasulullah Untuk Dihuni di Akhir Zaman
  5. Gempar, Sosok Manusa Kerdil Tertangkap Kamera Diduga Sebagai Anggota Suku Mante

(Ref: ikhsan, wowuniknya.net, Deutsche Welle, berbagai sumber)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.