Misi Mengungkap Misteri Planet Merkurius

Merkurius adalah planet terkecil di dalam tata surya dan juga yang terdekat dengan Matahari dengan kala revolusi 88 hari dan kala rotasi 59 hari. Kecerahan planet ini berkisar di antara -2 sampai 5,5 dalam magnitudo tampak namun tidak mudah terlihat karena sudut pandangnya dengan Matahari kecil (dengan rentangan paling jauh sebesar 28,3 derajat. Merkurius hanya bisa terlihat pada saat subuh atau maghrib.

Mirip dengan Bulan, Merkurius mempunyai banyak kawah dan juga tidak mempunyai satelit alami serta atmosfer. Merkurius mempunyai inti besi yang menciptakan sebuah medan magnet dengan kekuatan 0.1% dari kekuatan medan magnet bumi. Suhu permukaan dari Merkurius berkisar antara 90 sampai 700 Kelvin (-180 sampai 430 derajat Celcius).

Dilansir Deutsche Welle, Planet Merkurius belum banyak diteliti dan disaput sejumlah misteri. Peluncuran wahana riset BepiColombo diharap bisa lebih banyak mengungkap rahasia planet yang lokasinya terdekat ke matahari itu.Berikut fakta misteri dari planet merkurius.

1. Masih Diliputi Banyak Misteri

Messenger
Sejauh ini hanya dua wahana antariksa tak berawak yang terbang dekat ke Merkurius. Salah satunya adalah Messenger milik NASA. Wahana penelitian ini mengorbit planet terdekat ke matahari itu sebanyak 4.000 kali sebelum 2015 dijatuhkan secara terprogram ke permukaan Merkurius. Messenger kirimkan lebih dari 250.000 gambar sebelum bahan bakarnya habis.

2. Malam Amat Panjang

Malam Amat Panjang
Satu malam di Merkurius setara dengan 176 hari Bumi. Rotasi planet ini membuat matahari hanya terbit 176 hari sekali. Para ilmuwan yang membuat wahana riset juga harus memperhitungkan perbedaan suhu amat tinggi antara siang dan malam. Di malam hari, suhunya bisa mencapai minus 176°C dan siang hari plus 425°C.

3. Tidak Punya Atmosfir

Tidak Punya Atmosfir
Suhu di Merkurius siang hari amat panas, tapi tidak sepanas dugaan semula, karena lokasi planet ini terdekat ke Matahari. Di planet tetangganya Venus, suhu jauh lebih panas lagi. Penyebabnya, Merkurius tak punya atmosfir seperti halnya Venus. Karena itu radiasi panas dengan cepat dipantulkan kembali.

4. Tidak Stabil dan Eksentrik

Tidak Stabil dan Eksentrik
Merkurius adalah planet terkecil di dalam tata surya dan lokasinya terdekat ke matahari. Tapi jalur orbitnya tidak stabil dan terus melebar. Penyebabnya, planet terbesar di tata surya, Yupiter terus menariknya dari jalur orbit. Jika ini terus berlangsung, dalam waktu ratusan juta tahun mendatang, Merkurius bisa bertabrakan dengan Bumi.

5. Mirip Permukaan Bulan

Mirip Permukaan Bulan
Permukaaan planet ini bopeng-bopeng mirip bulan. Inilah kawah-kawah yang terbentuk di masa purba, saat planet dibombardir hujan asteroid dan meteorit. Beberapa kawah bahkan berdiameter hingga ratusan kilometer.

6. Perkenalkan BepiColombo

Perkenalkan BepiColombo
Wahana riset ruang angkasa BepiColombo akan diluncurkan 2018. Ini adalah proyek bersama lembaga antariksa Eropa-ESA dan Jepang JAXA. BepiColombo terdiri dari dua satellit: "Mercury Planetary Orbiter" (MPO) dan "Mercury Magnetospheric Orbiter" (MMO). Wahana dijadwal memasuki orbit Merkurius pada tahun 2024 dan memulai misi risetnya.

Baca Juga :
  1. Menakjubkan, Al-Qur'an 700 Meter Ini Sepenuhnya Ditulis Tangan
  2. Penting! Ini Tips Mengurangi Lemak Dalam Makanan Yang Kamu Konsumsi!
  3. Jangan Panik, Ini Pertolongan Pertama Jika Digigit Ular atau Tertusuk Benda Berkarat!
  4. Bagi Penderita Darah Tinggi, Konsumsi Makanan Ini Agar Darah Tinggi Turun Secara Alami!
  5. 8 Fakta Mencenangkan Tentang Antartika, Tempat Terdingin di Dunia

(Ref: ikhsan, wowuniknya.net, Deutsche Welle, Judith Hartl , wikipedia, berbagai sumber)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.