Inilah 5 Taman Vertikal Paling Indah di Dunia

Saat ini hampir di setiap kota di seluruh dunia memiliki dinas pertamanan yang tugasnya mengurusi perencanaan, pembuatan dan perawatan taman di sebuah kota. Semua kota gencar menata pertamanannya untuk mengimbangi polusi kendaraan bermotor. Kota besar idealnya memiliki ruang sebesar 30 persen dari luas kotanya untuk pertamanan.

Penghijauan merupakan solusi terbaik untuk mengurangi kadar polusi di zaman modern ini. Namun kurangnya lahan, terutama di daerah perkotaan mengakibatkan pembangunan jalur hijau maupun taman kota sulit diwujudkan.

Di sinilah kebun vertikal lantas menjadi alternatif yang lebih masuk akal. Tak hanya menyaring udara, kebun vertikal juga bisa menambah unsur artistik dari sebuah bangunan. Berikut ini beberapa kebun dan taman vertikal paling indah yang pernah dibangun.

1. Taman di Musee du Quai Branly, Prancis

Taman di Musee du Quai Branly, Prancis
Musee du Quai Branly atau Museum Quai Branly merupakan salah satu dari beberapa bangunan di Prancis yang tersentuh tangan kreatif Patrick Blanc. Dinding hijau yang ada di sini merupakan salah satu taman vertikal terindah di dunia.

Gedung museum yang menghadap Sungai Seine tertutup tumbuh-tumbuhan sepanjang 198 meter. Taman dirancang oleh Blanc bersama Gilles Clement.

Tentu saja taman tersebut bukan satu-satunya kebun di area museum. Quai Branly memiliki sejumlah taman yang berfungsi sebagai penyaring udara di Kota Paris. Bagian atapnya pun disulap menjadi taman asri yang kerap digunakan untuk menyelenggarakan lokakarya bagi anak-anak.

2. Gardens By The Bay

Gardens By The Bay
Gardens By The Bay merupakan salah satu properti paling keren dan canggih yang jadi kebanggaan Singapura. Dilengkapi dengan pohon super buatan yang bisa menyaring udara serta kebun-kebun buatan yang ditata dengan apik, menjadikan tempat ini salah satu lokasi yang wajib dikunjungi oleh para turis.

Di area Gardens By The Bay, para wisatawan bisa menikmati keindahan hutan tropis buatan di dalam rumah kaca Cloud Dome. Tak hanya dipenuhi tanaman dari hutan hujan tropis, hutan buatan ini juga dilengkapi air terjun. Ada pula Flower Dome yang dibuat dengan meniru ekosistem Mediterania, Australia, dan Afrika Selatan.

3. Pont Max Juvenal, Prancis

Pont Max Juvenal, Prancis
Taman vertikal yang menempel di dinding beton jembatan Aix-en-Provence, Prancis ini disebut tembok hidup oleh banyak orang. Pasalnya dinding tersebut memang memberikan kesan seolah-olah ditumbuhi tanaman liar secara alami.

Dilansir MNN, perancang taman ini adalah Patrick Blanc. Taman terdiri dari tiga bagian, yaitu kerangka logam, polimer vinil untuk melindungi struktur dari air, serta lembaran kain felt sebagai media tumbuh tanaman.

Taman ini dianggap sebagai penyegaran untuk kawasan Aix-en-Provence yang dipenuhi struktur beton. "Saya ingin mengintegrasikan kembali alam di tempat yang paling tidak terduga," tutur Blanc dalam wawancara dengan The New York Times.

4. Semiahmoo Sky Gardens

Semiahmoo Sky Gardens
Semiahmoo Sky Gardens adalah bagian dari gedung perpustakaan yang ada di Surrey, Kanada. Berupa dinding hijau seluas 914 meter persegi yang dipenuhi tumbuhan. Ada sekitar 10.000 tanaman dari 120 spesies yang menutupi tembok.

Semiahmoo Sky Gardens dirancang oleh frima desain Green over GreyLiving Walls and Design yang berbasis di Vancouver. Pembuatannya rampung pada tahun 2010. Mereka mewujudkan taman tersebut sebagai dinding hijau terbesar di Amerika Utara.

5. Santalaia, Kolombia

Santalaia, Kolombia
Edificio Santalaia memang cuma salah satu dari sekian banyak gedung apartemen yang ada di Kolombia. Namun bangunan ini juga menjadi rumah bagi taman vertikal terbesar di dunia.

Dilansir Inhabitat, Santalaia memiliki taman vertikal seluas 3.100 meter persegi. Dibangun di tengah ibukota Kolombia, Bogota dengan serangkaian pilar yang tertutup vegetasi. Seluruhnya dipercantik dengan 115.000 tanaman dari 10 spesies endemik untuk meningkatkan keanekaragaman hayati.

Dengan ukurannya yang masif, taman vertikal Santalaia bisa menghasilkan oksigen yang mencukupi untuk lebih dari 3.100 orang setiap tahun. Mampu memproses 774 kilogram logam berat, menyaring lebih dari 2.000 ton gas berbahaya, dan menangkap lebih dari 399 kilogram debu.

(Ref: ikhsan, wowuniknya.net, wnn, inhabitat, merdeka, berbagai sumber)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.