Wajib Diketahui, 8 Fakta dan Sejarah Agama Buddha di Indonesia

Buddhisme diperkirakan dipraktikkan oleh sekitar 488 juta, 495 juta, atau 535 juta penduduk dunia per tahun 2010, merepresentasikan 7% sampai 8% total populasi dunia.

Tiongkok merupakan negara dengan populasi Buddhis terbesar, sekitar 244 juta jiwa atau 18,2% dari total populasinya. Mereka kebanyakan adalah pengikut aliran Buddhisme Mahayana, menjadikan Mahayana sebagai aliran Buddhis yang terbesar dibandingkan tradisi lainnya. Mahayana, juga dipraktikkan secara luas di Asia Timur, diikuti oleh lebih dari setengah populasi Buddhis dunia.

Agama Budha di Indonesia
Dilansir DW, Buddha di Indonesia dianut tak sampai 1% dari total penduduk atau hanya sekitar 1,8 juta orang. Meski kecil, agama Buddha pernah menoreh catatan sejarah penting yang membawa nusantara ke kancah dunia. Berikut faktanya.

Agama Klasik Indonesia
Agama Buddha adalah agama tertua kedua di Indonesia setelah Hindu. Ajaran Buddha mulai memasuki nusantara pada awal abad pertama lewat perdagangan di Jalur Sutra yang menghubungan Indonesia dan India. Bukti peninggalan Buddha kuno dari abad kedua dapat ditemukan di kompleks Stupa Batujaya di Karawang, Jawa Barat.

Sriwijaya Mendunia
Sriwijaya, kerajaan maritim terkuat beraliran Buddha dari abad ke-7 yang kekuasaannya membentang dari Kamboja, Thailand Selatan, Semenanjung Malaya, Kamboja, Vietnam dan Filipina. Pangeran Sriwijaya bernama DharmakÄ«rti dikenal sebagai penyair dan menjadi filsuf di Universitas Nalada, India. Ia mengajarkan teori yang terangkum dalam “pramana“, dasar kurikulum pengajaran biksu di Tibet hingga kini.

Kawah Intelektual Asia
Buddha Indonesia pernah membawa Nusantara ke kancah Internasional karena menjadi pusat pengajaran Buddha yang mendatangkan peziarah dan sarjana dari negara-negara di Asia. Biksu Tiongkok bernama I-tsing pada tahun 682 menulis bahwa terdapat 1000 orang pendeta yang belajar kepada seorang mahaguru Buddha terkenal di masa itu bernama Sakyakirti.

Jatuh Bangun
Pengaruh ajaran Buddha mulai meredup sejak Islam memasuki nusantara pada abad ke-13. Setelah itu, hampir 450 tahun jejak keberadaan Buddha tidak terlihat lagi di Indonesia hingga akhirnya abad ke-17, para pendatang dari Tiongkok mulai menetap di nusantara dan kembali memperkaya keberagaman di Indonesia.

Tak Hanya Etnis Tionghoa
Pengikut ajaran Buddha di Indonesia umumnya adalah etnis Tionghoa yang berada di Jakarta, Riau, Bangka Belitung, Sumatera Utara dan Kalimantan Timur. Namun, ada juga sebagian kecil penduduk asli Sasak yang dikenal sebagai penganut sasak Bodha, sebutan untuk warga Sasak yang menganut ajaran Buddha sejak pra-Islam.

Tokoh Buddha Indonesia
Salah satu pahlawan nasional yang dikenal sebagai pengagum Buddha adalah Jenderal Gatot Subroto. Ia dikenal sebagai pelindung agama Buddha dan sering hadir dalam upacara Waisak di Borobudur. Selain Gatot Subroto, R.A.Kartini dalam suratnya kepada Abendanon-Mandri juga menuliskan bahwa ia adalah anak Buddha, ketika menjelaskan alasan mengapa ia menjadi vegetarian.

Ajaran Cinta Kasih
Agama yang diperkenalkan Sidharta Gautama ini dalam praktiknya bertujuan meminimalkan perbuatan menyakiti segala kehidupan. Itulah sebabnya praktik vegetarian sangat memainkan peranan mendasar dalam ajaran Buddha: Mahaparinirvana Sutra, memakan daging akan membunuh cinta kasih.

Candi Warisan Dunia
Candi Borobudur adalah warisan Buddha nusantara yang masuk daftar situs warisan dunia dan menjadi objek wisata yang paling banyak dikunjungi. Candi ini paling ramai pada bulan Mei ketika perayaan Tri Suci Waisak. Pelepasan lampion jadi atraksi yang menarik perhatian turis lokal. Candi ini pernah dibom seorang penceramah beraliran ekstrem, Husein Ali Al Habsyie pada pertengahn dekade 1980-an.

(Ref: ikhsan, wowuniknya.net, Global Religious Landscape: Buddhists, Deutsche Welle, berbagai sumber)
Advertisement
MatchedContent

No comments

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.