9 Orang Yang Bertahan Hidup Dari Eksekusi Mati

Eksekusi mati merupakan hukuman atau vonis yang dijatuhkan pada seseorang sebagai bentuk hukuman terberat, dalam berbagai kasus banyak pelaku kejahatan yang merupakan residisis berulang kali melakukan kejahatann. Karena itulah meski menuai kontroversi beberapa pihak menilai hukuman mati dianggap salah satu bentuk hukuman yang akan menurunkan tingkat kriminalitas, disisi lain banyak juga pihak yang menentang keras adanya hukuman mati. Dari banyak sekian eksekusi yang dilakukan ternyata ada beberapa kisah yang aneh mengenai orang orang yang tetap hidup dan lolos dari hukuman mati. Proses yang dilakukan nyatanya gagal  dan membuat orang orang ini mendapatkan pengurangan hukuman atau dibebaskan dari tahanan. Berikut orang-orang yang bertahan hidup dari hukuman mati...

1. John Henry George Lee

Gambar dari Murderpedia

Pria asal Torquay Inggris ini dinyatakan bersalah atas kasus dugaan pembunuhan terhadap majikannya bernama Emma Keyse, pengadilan kemudian memvonis John dengan hukuman gantung yang akan dilakukan pada tanggal 23 Februari 1885 dipenjara Exeter Inggris, namun anehnya saat John akan digantung papan yang berada dibawah kaki seharusnya terbuka dan membuatnya tergantung tidak berfungsi. Hal tersebut tidak hanya terjadi sekali melainkan tiga kali, akhirnya john dikembalikan ke selnya dan hukumannya di kurangi menjadi dipenjara seumur hidup.

2. Elizabeth Proctor


Elizabeth Proctor dan suaminya John Poctor dituduh sebagai penyihir pada saat  Salem Witch Trials tahun 1692 silam kala itu 150 orang ditangkap karena dituduh menjalankan praktek sihir di kota Salem, Massachusetts, Amerika Serikat. Pengadilan memutuskan mereka bersalah dan dijatuhi hukuman mati, Elizabeth yang tengah hamil diberikan penundaan eksekusi hingga banyinya lahir, sedangkan suaminya tetap dihukum. Beruntungnya setelah melahirkan pada Januari 1693 gubernur diganti menjadi Sir William Phips, Elizabeth pun menghirup udara kebebasan setelah gubernur baru memerintahkan tahanan yang dihukum tanpa bukti yang kuat.

3. Wenseslao Moguel

Gambar dari Wikipedia

18 Maret 1915 Wenseslao Moguel ditangkap saat berpelang revolusi Meksiko. Tanpa menjalani proses peradilan ia langsung dijatuhkan hukuman mati dan akan dieksekusi oleh regu tembak. Anehnya meski telah menerima 9 tembakan termasuk tembakan jarak dekat dikepala ia berhasil bangkit dan melarikan  diri. Wenseslao Moguel pun tetap hidup meski mukanya  rusak oleh peluru. Pada tahun 1937 Wenseslau Moguel muncul dalam siaran radio Ripley's Believe it or Not!  dan menceritakan kisahnya.

4. William Duell


Tahun 1740 seorang remaja berusia 16 tahun bernama William Duell dijatuhi hukuman mati. William dituduh telah melecehkan dan membunuh seorang gadis di London Inggris. Usai dieksekusi hukuman gantung jasad William dibawa ke salah satu Universitas untuk dimanfaatkan sebagai objek perkuliahan Medical Training, namun petugas laboratorium menyadari ia masih bernafas dan sadar 2 jam kemudian. Akhirnya pemerintah memutuskan untuk mengubah hukumannya menjadi kurungan.

5. Zoleykhah Kadkhoda

Gambar dari Reddit

Pada tahun 1997 seorang wanita asal Iran bernama Zoleykhah Kadkhoda dijatuhi humukan mati. Wanita berusia 20 tahun ini didakwa karena melakukan hubungan diluar nikah ia pun dikubur sampai sepinggang hingga dieksekusi dengan cara di rajam. Awalnya ia dikira telah meninggal tetapi ia kembali bernafas saat dirumah sakit. Pihak berwenang Iran akhirnya membebaskan ia dari hukuman mati tersebut.

6. Margaret Dickson

Gambar dari Murderpedia

Tahun 1724 Margaret Dickson ditangkap dan dijatuhi hukuman mati karena terbukti membuang jasad bayinya di sungai. Bayi ini berasal dari perselingkuhannya dengan anak pemilik penginapan tempat ia bekerja. Bayi yang lahir prematur tersebut meninggal beberapa hari setelah dilahirkan. Margaret diputuskan bersalah dan dijatuhi hukuman gantung. Namun seusainya eksekusi orang-orang yang membawa peti mati terkejut mendengar ketukan dari dalam peti mati ia pun dibebaskan dan tetap hidup hingga 40 tahun kemudian.

7. Willie Francis

Gambar dari Murderpedia

Seorang ramaja 16 tahun Willlie Francis dijatuhi hukuman mati pada tahun 1945 setelah terbukti membunuh seorang pemilik toko obat di Louisiana, Amerika Serikat. Pengadilan memutuskan ia bersalah dan akan dihukum mati. Eksekusi dilakukan pada tanggal 3 Maret 1946 dengan cara disetrum menggunakan listrik bertegangan tinggi. Anehnya beberapa saat kemudian ia bergerak dan berontak  Willie pun berteriak bahwa ia belum mati dan tidak mau mati. Setelah eksekusi yang gagal Francis mengajukan banding ke mahkamah agung namun banding ditolak dan hukum mati kembali dilaksanakan pada 9 Mei 1947.

8. Joseph Samuel

Gambar dari Legenda Unik

Pada tahun 1803 seorang pria Australia terlibat perampokan disebuah rumah dan menyebabkan satu orang polisi tewas. Meski membantah menyebabkan kematian polisi tersebut  Joseph berserta napi lainnya dibawa Parramatta. Sydney untuk menjalani hukuman gantung.  Namun anehnya tali yang seharusnya menggantung dirinya justru terputus bahkan hingga tiga kali dan hukuman Joseph diubah menjadi kurungan seumur hidup.

9. Anne Greene

Gambar dari Wikipedia

Pada tahun 1650 seorang wanita Inggris bernama Anne Greene melahirkan bayi prematur. Bayi yang kemudian meninggal tersebut adalah hasil dari pelecehan yang dilakukan oleh cucu majikannya. Namun karena tidak bisa menyembunyikan jasad sang bayi entah mengapa wanita malang ini justru dijatuhi hukuman mati atas  tuduhan pembunuhan oleh pengadilan. Wanita berusia 22 tahun ini pun menjalani hukuman gantung di Oxford, jasad Anne diserahkan kepihak universitas untuk dijadikan bahan kuliah namun setelah berada dikampus jasad Anne hidup kembali, ia pun bebeas, menikah dan dikaruniai 3 orang anak Anne terus melanjutkan hidupnya hingga 15 tahun kemudian.

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.