Kewarganegaraan PT 9 : Ideologi

Loading...
OLEH STMIK RAHARJA
Dosen : H. Abdul Hamid Arribathi, S.Ag, MM.

IDEOLOGI

  • Ideologi menurut kamus besar bahasa Indonesia (1995:366) ialah (1) kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup. (2) cara berfikir seseorang atau suatu golongan. (3) paham, teori dan tujuan yang berpadu merupakan satu kesatuan program sosial politik.
  • Dalam Collins Dictionary of Sosiology (Jary, 1991:295) disebutkan ideology adalah “any system of ideas underlying and informing social and political action”.
  • Menurut Vago (1989:90), ideology adalah “a complex belief system that explain social arrangements and realationship”. Ideology adalah sistem faham atau seperangkat pemikiran yang menyeluruh, yang bercita-cita menjelaskan dunia dan sekaligus mengubahnya (Riberu, 1986:4).
  • Sharati (1982:146) mengartikan ideology sebagai ilmu tentang keyakinan dan cita-cita yang dianut oleh kelompok tertentu, kelas sosial tertentu, atau suatu bangsa dan ras tertentu.
  • Jadi ideology adalah dapat diartikan sebagai sistem faham mengenal dunia yang mengandung teori perjuangan dan dianut oleh para pengikutnya menuju cita-cita sosial tertentu dalam kehidupan.
JENIS JENIS IDEOLOGI

1.    Marxisme, komunisme dan Sosialisme
  • Marxisme, Komunisme dan Sosialisme seringkali dianggap sebagai ideology atau faham yang memiliki akar pemikiran sama dan saling berkaitan, yaitu pada perjuangan pembebasan kaum buruh (kelas pekerja, proletar) di hadapan kaum kapitalis (kelas pemilik modal, berjuis) serta penghapusan hak-hak miliki pribadi atas alat-alat produksi yang digantikan oleh hak-hak miliki kolektif yang muaranya secara dominan pada pemikiran-pemikiran Karl Marx (1818-1883) dalam berbagai varian (revolusioner-radikal dan reformis-moderat.
2.     Liberalisme dan Kapitalisme
  • Liberalisme adalah faham yang menuntut kebebasan bagi individu manusia. Tuntutan kebebasan tersebut pertama kali tumbuh di Barat sesudah Revolusi Perancis bersamaan dengan individualisme, yaitu faham atau ideology menjunjungtinggi hak-hak dan kebebasan pribadi.
  • Revolusi Perancis yang menuntut persamaan (legalite), persaudaraan (fraternite), dan kebebasan (liberte) sejalan dengan liberalisme dan individualisme yang muaranya menempatkan individu dengan hak-hak dasarnya pada posisi kunci dalam kehidupan manusia dan masyarakat.
  • Seiring dengan liberalisme, tumbuh pula ideology atau sistem paham yang sangat dominan dan kini menjadi kekuatan raksasa di bidang ekonomi yaitu Kapitalisme.
  • Kapitalisme dapat dikatakan liberalisme di bidang ekonomi yang lahir sejak abad ke-18 di Eropa barat, yaitu suatu sistem ekonomi dimana didalamnya setiap warga negara secara bebas menggunakan modal (kapital) milik pribadinya menurut kemauan dan pengaturannya untuk sebesar-besarnya meraih keuntungan (Riberu, ibid:14)
3.    Nasionalisme
  • Nasionalisme ialah (1) faham (ajaran) untuk mencintai bangsa dan negara sendiri, (2) kesadaran keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau actual bersama-sama mencapai, mempertahankan, dan mengabadikan identitas, integritas, kemakmuran, dan kekuatan bangsa itu, yakni semangat kebangsaan (Depdikbud, 1997:684)
  • Nasionalisme berarti menyatakan suatu afinitas kelompok yang didasarkan atas bahasa, budaya, keturunan bersama dan terkadang kepada agama dan wilayah bersama pula, terhadap semua pengakuan lain atas loyalitas seseorang.
4.    Feminisme
  • Feminisme adalah faham dan gerakan yang menuntut hak sepenuhnya antara kaum wanita (perempuan) dan laki-laki.
  • Menurut Fakih (1996:78) feminisme pada umumnya merupakan gerakan yang berangkat dari asumsi dan kesadaran bahwa kaum perempuan pada dasarnya ditindas dan dieksploitasi, sehingga harus ada upaya mengakhiri penindasan dan pengeksploitasian tersebut.
5.    Pluralisme
  • Pluralisme ialah perspektif pemikiran dan gerakan yang ingin menghapuskan sekat-sekat primordialisme dalam pola dan proses interaksi sosial manusia dalam kehidupan.
  • Secara sederhana, pluralisme dikatakan sebagai faham tentang kemajemukan masyarakat. Masyarakat majemuk (plural society) ialah suatu masyarakat di mana sejumlah etnik dan golongan hidup secara berdampingan yang sebagian besar berbeda satu sama lain (Giddens, 1993:759)
6.    Postmodernisme
  • Postmodernisme ialah kritik-kritik filosofis atas gambaran dunia (world view), epistemologi, dan ideology-ideologi modern (Sugiharto, 1996:24).
  • Postmodernisme merupakan kritik radikal yang menurut Daniel Bell memiliki kecendrungan yang bertolak belakang dengan modernisme.
IDEOLOGI ISLAM
  • Ideologi-ideologi yang berbasis agama memiliki akar pada teologi dari agama-agama yang bersangkutan.
  • Di lingkungan umat Islam dikenal “Islamic Ideology” yang memiliki keterkaitan dengan karakter Islam sebagai agama (Hakim, 1993:iv). Bagi Hakim, (Ibid :285) “Islam has the simplest and the most rational of all ideologies”.
  • Sehingga ideology Islam berbeda dengan Marxisme, Sosialisme dan Kapitalisme maupun ideology lainnya yang tidak memiliki basis teologis.
IDEOLOGI PANCASILA
  • Sebagai sebuah negara dengan masyarakat yang majemuk seperti Indonesia, kehadiran ideology dengan fungsi-fungsi sebagaimana dijelaskan Vago diatas, memberikan legitimasi dan rasionalisasi terhadap perilaku dan hubungan-hubungan sosial dalam masyarakat, sebagai dasar atau acuan pokok bagi solidaritas sosial dalam kehidupan masyarakat.
  • The founding fathers setelah melakukan perenungan yang dalam dan panjang menyepakati Pancasila sebagai ideology negara Republik Indonesia.
  • Fungsi Pancasila sebagai ideology mencakup tiga hal utama di atas.
  1. Pancasila dapat memberikan legitimasi dan rasionalisasi terhadap perilaku dan hubungan-hubungan sosial dalam masyarakat.
  2. Pancasila merupakan dasar atau acuan pokok bagi solidaritas sosial dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
  3. Pancasila dapat memberikan motivasi bagi para individu mengenai pola-pola tindakan yang pasti dan harus dilakukan.
  • Atau secara ringkas, Pancasila merupakan salah satu unsur pengikat atau pemersatu bangsa Indonesia.
  • Pancasila sebagai ideology berperan besar dalam menjaga integrasi nasional.

Download Materi DOC (HERE)

Pergunakanlah Materi Dengan Bijak!!!..............

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.