10 Festival Paling Seru Di Eropa

Loading...
Festival, dari bahasa Latin berasal dari kata dasar "festa" atau pesta dalam bahasa Indonesia. Festival biasanya berarti "pesta besar" atau sebuah acara meriah yang diadakan dalam rangka memperingati sesuatu. Atau juga bisa diartikan dengan hari atau pekan gembira dalam rangka peringatan peristiwa penting atau bersejarah, atau pesta rakyat. Sering pula disalah artikan dengan kata sayembara atau perlombaan (kompetisi). Sumber Wikipedia Bahasa Indonesia.

Sekarang sanDK mau membahas beberapa festival menarik yang ada di Eropa nih seperti sepakbola tinju, perang lempar tomat, tangkap keju yang menggelinding turun bukit atau membuat menara manusia tertinggi?, mungkin sobat sanDK tertarik untuk berkunjung kesalah satu negara di Eropa ini yang mempunyai tradisi atau festival yang unik dan menjadi atraksi unggulan di Eropa. Beberapa festival unik ini bisa mengundang ribuan, ratusan animo masyarakat bahkan wisatawan mancanegara loh. Yuk sobat sanDK kita simak 10 Festival Paling Seru Di Eropa yang berhasil dikutip melalui laman DW Indonesia (04/05/16). Berikut ulasannya

1. Jerman: Lomba Lempar Tas


Kejuaraan dunia lempar tas tangan digelar di kota Bottrop di kawasan Ruhr. Tim peserta mewakili negara bagian dengan atlit dari berbagai negara. Jury menilai teknik lemparan, jauhnya lemparan, koreografi, mimik dan rias wajah serta kostum dan model sepatu yang dipakai peserta.

2. Spanyol: Festival La Mercè


Tradisi gila-gilaan yang berasal dari abad 18 di Katalonia ini diakui sebagai warisan budaya dunia UNESCO. Dalam pesta jalanan La Mercè yang digelar akhir September di Barcelona dilombakan piramida manusia tertinggi yang disebut Castell. Kadang terjadi kecelakaan, piramida manusa rubuh dan anak yang berada di puncak piramida jatuh serta alami patah tulang.

3. Perancis: Festival Jeruk Sitrun


Festival digelar di desa Menton di Côte d'Azur selatan Perancis setiap bulan Februari saat panen jruk sitrun. Sekitar 100 ton jeruk dijadikan hiasan atau patung raksasa. Sejarah festival dimulai 1929 saat Menotn dinobatkan jadi produsen jeruk sitrun terbesar sedunia. Sekarang, setiap hari Minggu sepanjang bulan Februari, di bulevard panti digelar pawai kereta berhias jeruk sitrun.

4. Skotlandia: Highland Games


Festival lelaki jantan yang mengenakan busana rok berrempel, berupa lomba melempar balok kayu, lempar batu lewat kepala dan juga main alat musik Dudelsack. Mula-mula acara digelar antara klan-klan di pegunungan Skotlandia, tapi kini menyebar ke seluruh dunia. Puncak acara yang biasanya dihadiri Ratu Elizabeth II, digelar di Braemer pada hari Sabtu pertama di bulan September.

5. Finlandia: Kejuaraan Dunia Gitar Udara


Bermain musik rock dengan gitar udara, sepertinya sinting. Tapi festival yang digelar di kota Oulu mulai 1996 ini menarik minat ribuan turis untuk datang. Pada kejuaraan dunia gitar udara, setiap peserta diberi waktu semenit untuk tunjukkan kepiawaiannya. Faktor penilaian jury: gaya tampilan di panggung, ketepatan jari tangan seolah memainkan gitar dan kostum yang dipakai.

6. Jerman: Festival Tukang Sihir


Tradisi fesitval tukang sihir atau Walpurgisnacht berasal dari abak ke 17. Acara digelar setiap 30 April malam di berbagai kota di kawasan pegunungan Harz. Yang paling banyak dikunjungi turis adalah acara di plaza tarian tukang sihir di Thale yang sudah menggelar ritual sejak jaman etnis German di abad 17.

7. Italia: Karnaval Lempar Jeruk Sunkis


Karnaval jeruk sunkis digelar di desa Ivrea di utara Italia setiap bulan Februari. Acara merupakan simbolisasi aksi perlawanan rakyat di abad pertengahan. Selam tiga hari, tim-tim yang naik kereta karnaval berperang saling lempar jeruk. Penonton juga boleh ikut serta. Tapi awas, hidung bisa berdarah atau kepala benjut, karena jeruk tidak selunak tomat.

8. Inggris: Lomba Tangkap Keju


Festival digelar selama 4 hari di distrik Gloucestershire penhgasil keju Gloucester yang terkenal. Gelondongan keju seberat puluhan kilo, digelindingkan menuruni Cooper‘s Hill dan harus ditangkap oleh peserta. Jarang ada yang bisa menangkap keju yang menggelinding hingga 100 km/jam. Pemenang adalah pria atau wanita tercepat yang menggelinding turun bukit.

9. Spanyol: Perang Tomat


Ribuan kilo tomat jadi amunisi perang selama satu jam dalam festival La Tomatina di desa Buñol di selatan Spanyol. Puluhan ribu turis datang ke acara yang digelar tiap tahun itu. Agar tidak membuat cedera, biasanya tomat dippenyet dulu sebelum dilemparkan. Tahun 2016 ini festival digelar 31 Agustus.

10. Italia: Sepakbola Tinju


Festival sudah digelar sejak abad 16 di Piazza Santa Croce di pusat kota Florence. Kejuaraan sepakbola Calcio storico halalkan segala cara. Saat berlaga giring bola ke gawang lawan, pemain boleh baku tinju atau saling sepak. Pertandingan digelar 50 menit, dan nyaris tak ada pemain yang lolos dari cedera. Final lomba digelar 24 Juni setiap tahun.

Sobat sanDK seru yak festifal-festifal yang ada di Eropa tersebut. Festival di Indonesia tidak kalah seru loh sobat dengan festival di eropa ataupun di dunia, contohnya aja Festival 17 Agustusan, Makepung Bali, Karawo Gorontalo, Gawai Dayak Kalimantan Barat, Nyale NTB, Festival Danau Sentani Papua, dan masih banyak lagi festival-festival Indonesia yang tidak kalah serunya dibandingkan dengan festival dari negara lain.

Source DW Indonesia (Media Center/Sosbud/Christina Deike)

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.