10 Obyek Paling Mahal Buatan Manusia Sepanjang Sejarah

Dalam sejarah peradaban manusia, manusia tidak pernah berhenti untuk membangun suatu obyek bangunan maupun obyek lainnya yang sangat prestisius untuk memperlihatkan betapa mampunya dari suatu peradaban maupun negara, dan telah menelah biaya yang tidak sedikit atau terbilang sangat mahal. Mesir kuno memiliki piramida, Eropa membangun Kathedral dan lain sebagainya. Dilansir melalui laman Deutsche Welle (29/03/16) kini peradaban modern mencetak rekor demi rekor dengan proyek berbiaya selangit. Apa sajakah Obyek Paling Mahal Buatan Manusia Sepanjang Sejarah, berikut ulasannya...

1. Interstate Highway System - 498 Milyar USD


Dibangun sejak tahun 1956 sebagai bagian dari sistem evakuasi dalam kasus serangan nuklir, sistem jalan bebas hambatan yang membentang sepanjang 77.017 kilometer ini adalah proyek termahal sepanjang sejarah peradaban manusia. Hingga 2014 silam Amerika Serikat telah mengucurkan dana sebesar 6500 trilyun Rupiah dan akan terus bertambah dengan direncanakannya proyek konstruksi baru.

2. Expressways of China - 240 Milyar USD


Jaringan jalan bebas hambatan yang dibangun Cina sejak tahun 2005 ini adalah yang terpanjang di dunia dengan total 125.000 kilometer. Berbiaya sekitar 3.162 Trilyun Rupiah, Expressways of China setiap tahun bertambah panjang. Tahun 2015 saja pemerintah Cina membangun 11.000 kilometer ruas jalan tambahan.

3. Stasiun Luar Angkasa - 157 Milyar USD


Laboratorium luar angkasa ini jadi struktur tunggal termahal yang pernah dibuat oleh manusia. Sejak pertamakali mengorbit tahun 1998, ISS telah menelan biaya sebesar 2,100 trilyun Rupiah. Stasiun ini direncanakan akan beroperasi hingga tahun 2020. Setelahnya beberapa modul teranyar akan dialihfungsikan untuk membentuk stasiun baru buat mempermudah perjalanan eksplorasi ke Mars.

4. Kilang Minyak Kashagan - 116 Milyar USD


Ditemukan tahun 2000 silam, Kashagan menyimpan 13 milyar barrel cadangan minyak dengan produksi harian mencapai 90.000 barrel. Hingga kini kilang yang berada di Laut Kaspia itu sudah menelan biaya 116 milyar US Dollar. Saking besarnya, kilang minyak Kashagan dikelola oleh 30 perusahaan minyak sekaligus.

5. Bendungan Tiga Ngarai - 27,6 Milyar USD


Menjulang setinggi 180 meter dan membentang sepanjang dua kilometer, Bendungan Tiga Ngarai di Cina mengejutkan dunia ketika diresmikan tahun 2008 silam. Proyek raksasa ini menelan biaya 360 trilyun Rupiah dan mampu memproduksi 22.500 Megawatt listrik per tahun.

6. Big Dig, Boston - 22 Milyar USD


Bahwa jalan bebas hambatan dalam kota bisa menelan biaya selangit dapat dilihat pada proyek Big Dig di Boston, Amerika Serikat. Pasalnya buat membangun jalan sepanjang 6 kilometer saja, pemerintah federal AS harus merogoh kocek sebesar 293 trilyun Rupiah. Mahalnya pembangunan Big Dig terutama terletak pada ongkos pembangunan terowongan bawah laut.

7. Bendungan Itaipu - 20 Milyar USD


Berdiri sejak tahun 1982, bendungan raksasa ini membelah sungai ParanĂ¡ antara Paraguay dan Brasil. Itaipu saat ini tercatat mampu memproduksi 14.000 Megawatt listrik serta menutupi 75% kebutuhan listrik Paraguay dan 16,9% pasokan energi Brasil. Namun begitu proyek ini tidak bisa dikatakan murah, yakni sekitar 267 trilyun Rupiah.

8. James Bay Project - 20 Milyar USD


Proyek James Bay menggabungkan 11 pembangkit listrik tenaga air yang mencakup wilayah seluas Jawa Timur. Jika digabungkan, proyek raksasa di Kanada ini mampu memproduksi 16.700 Megawatt listrik yang cukup buat memenuhi kebutuhan energi 1,6 juta rumah.

9. USS Gerald Ford - 17,5 Milyar USD


Selesai dibangun 2009 lalu, kapal induk super USS Gerald Ford adalah tulang punggung teranyar angkatan laut Amerika Serikat. Raksasa ini mampu mengangkut hingga 75 pesawat terbang dan berlayar selama 25 tahun tanpa isi bahan bakar. Kapal induk tercanggih di dunia itu menelan biaya 225 trilyun Rupiah untuk pengembangan dan konstruksinya.

10. Pipa Minyak Trans Alaska - 8 Milyar USD



Tahun 1977 sekelompok produsen minyak AS menyepakati pembangunan sistem pipa minyak sepanjang 1300 yang membentang dari utara hingga ke selatan Alaska. Untuk mengalirkan minyak dengan lancar, pihak konstruktor memasang 124.000 pipa yang dilengkapi dengan pemanas untuk setiap jarak beberapa kilometer.

(rzn/as (gizmo,wikipedia) Sumber Deutsche Welle)

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.