5 Museum Dengan Koleksi Yang Tak Biasa

Menurut KBBI arti kata Museum adalah /mu·se·um/ /muséum/ n gedung yang digunakan sebagai tempat untuk pameran tetap benda-benda yang patut mendapat perhatian umum, seperti peninggalan sejarah, seni, dan ilmu; tempat menyimpan barang kuno; atau juga sebagai tempat pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan kesenangan.

Nah bagaimana dengan museum yang memiliki koleksi yang tidak biasanya bisa dibilang lain dari yang lain. Sandk telah merangkum 5 Museum Dengan Koleksi Yang Tak Biasanya, apa sajakah itu?, yuk kita simak bersama apa saja koleksi dari museum-museum unik ini...

1. Museum Otak, Lima, Peru

Gambar dari Google Images

The Brain Museum di Lima bukan diperuntukan untuk orang-orang dengan perut yang lemah. "Tujuan utamanya adalah agar orang-orang untuk melihat seperti apa penyakit otak dan mereka menyadari bagaiaman pencegahan dan cara untuk menyembuhkannya," ujar pemandu setempat yang juga merupakan dokter spesialis neuropatologi, Diana Rivas. Di dalam museum ini pun terdapat koleksi yang berisi lebih dari 3.000 otak, sebagai contoh otak yang rusak, kelainan yang disebabkan oleh berbagai penyakit neurologis, gangguan kejiwaan, dan kerusakan akibat penyalahgunaan zat-zat tertentu.

Museum Otak juga terbuka untuk umum. Brain Museum didirikan untuk mengenalkan kepada masyarakat soal penyakit otak. Di sinilah Anda bisa melihat bagaimana kondisi otak manusia yang sebagai pecandu minuman beralkohol, penyakit alzheimer yang merupakan suatu gangguan otak atau demensia (pikun/Alzheimer) yang menahun, hingga otak manusia yang terkena infeksi yang disebabkan oleh cacing pita.

Museum ini telah mengumpulkan otak dan janin cacat sejak tahun 1947, museum ini juga berfungsi sebagai ruang otopsi di mana Dr Rivas mengawasi 100 otopsi setiap tahun. Museum ini dibuka pada hari Senin hingga Sabtu dengan biaya masuk sebesar USD 1 atau sekitar 13000-an.


2. Museum Vrolik, Amsterdam-Zuidoost, Belanda


Gambar dari Google Images

Mungkin koleksi terbesar dari tubuh manusia mutan ada di tempat ini, Museum University of Amsterdam's anatomical and embryological, Gerardus Vrolik mulai mengkoleksi teratological pada manusia pada tahun (1755-1859) bersama anaknya Willem Vrolik (1801-1863). Keduanya adalah seorang profesor ahli anatomi di Athenaeum Illustre, pendahulu dari University of Amsterdam.

Teratologi adalah studi tentang kecacatan sejak lahir, subjek yang populer untuk para ahli anatomi pada abad ke-18 dan ke-19. Willem mencatat secara ekstensif pada kelainan bentuk, termasuk cyclopia, pathogenesis of congenital anomalies, dan kembar siam. koleksi spesimen  pribadinya dibangun bersama ayahnya, yang mengakibatkan beberapa ribu item tertinggal pada saat kematiannya.

Koleksi dari Vrolik ini dibeli oleh kota Amsterdam pada tahun 1869 dan akhirnya dihibahkan dipindahkan ke universitas. Koleksi anatomi lainnya telah ditambahkan ke museum selama bertahun-tahun, termasuk koleksi patologi tulang, koleksi gigi, dan spesimen teratological lainnya. Ada juga sejumlah spesimen hewan dalam koleksi museum. Sejak tahun 1994, 150 spesimen telah ditampilkan dan dipamerkan.

3. Wellcome Collection & Library, London, Inggris

Gambar dari Google Images

Lahir di Wisconsin pada tahun 1853, Henry Wellcome adalah seorang pengusaha farmasi keturunan British American. Ia mendirikan perusahaan farmasi Burroughs Wellcome & Company dengan rekannya Silas Burroughs pada tahun 1880, yang merupakan salah satu dari empat perusahaan besar untuk akhirnya bergabung dan membentuk GlaxoSmithKline yang dikenal sebagai perusahaan farmasi paling terkenal di dunia. Selain itu, ia meninggalkan sejumlah besar modal untuk kegiatan amal dalam surat wasiatnya, yang digunakan untuk membentuk Wellcome Trust , salah satu badan amal medis terbesar di dunia.

Pada umur 17 tahun, ia magang di sebuah perusahaan farmasi, dan pada tahun 1880 ia pindah ke London untuk memulai membuka perusahaan farmasi sendiri bersama dengan temannya, Silas Burroughs. Di antara prestasi penting lainnya, Wellcome & Burroughs mematenkan pil pertamanya pada tahun 1884. Bisnis mereka berkembang, dan sisanya adalah sejarah dunia farmasi ... atau lebih tepatnya, adalah sisa koleksi benda-benda dan buku-buku yang luar biasa yang sekarang bisa dibaca untuk umum.

Karena ia tinggal begitu dekat dengan suku Sioux Indians, Wellcome menjadi tertarik pada masa lalunya sebelum ia memperoleh kekayaan untuk mendanai koleksinya. Dia berkeliling dunia untuk mengumpulkan materia medica. Istrinya pernah berkata, "Sejak pernikahan kami, sebagian besar waktu kita telah dihabiskan untuk mengumpulkan materia medica, karena ia juga tahu, saya benci, mengumpulkan barang antik ..."

Pada tahun 1913, ia membuka Museum Sejarah Medis yang menampilkan koleksi yang terupdate. Seiring dengan terkumpulya materia medica dan instrumen kimia yang kompleks, lalu museum ini memamerkan benda-benda medis lokal seperti tukang cukur ahli bedah yang diciptakan pada tahun 1500-an dan layar instrumen yang digunakan untuk penyiksaan sadis. Pada tahun 1932 semua koleksi harus dipindahkan ke ruang yang lebih besar.

Seiring waktu, Wellcome Collection & Library diperluas cakupannya dengan menambahkan Perpustakaan dan menampilkan gambar yang membantu ribuan akademisi tahun ke tahun untuk penelitian medis mereka, dan semua koleksi ini terbuka untuk umum "gratis", sebagai bahan pembelajaran tentang sejarah kedokteran. Dalam sebuah pameran menyebutkan Henry Wellcome sebagai "Medicine Man," dan juga sebagai pengkoleksi "alat bantu diagnostik seks berupa sebuah boneka seks dari Jepang, dan dari sikat gigi Napoleon dan rambut George III." Museum ini juga secara teratur menyelenggarakan pembicaraan tentang berbagai topik ilmiah dan medis.

4. Koleksi Radio Guy, New York, Amerika Serikat

Gambar dari radio-guy.net

Steve Erenberg, alias Radio Guy , memiliki koleksi yang bisa terbilang unik. Koleksinya meliputi model anatomi, armor, instrumen ilmiah, dan benda-benda yang hampir tak terlukiskan. Namun banyak item berbagi tema yang umum contohnya adalah benda-benda aneh yang dikenakan pada, kepala atau tengkorak manusia.

Di antara lain koleksi menakjubkan selain benda aneh dikepala atau koleksi topeng shock therapy adalah optmophontome, helm gelombang radio, topeng aneh untuk terapi cahaya , manekin gigi yang menakutkan, dan helm asap penyelamatan yang ditampilkan dalam film "The Sorcerer Apprentice. "


5. Micropia, Amsterdam, Belanda


Gambar dari Micropia.nl

Micropia didasarkan pada gagasan penyebaran informasi tentang mikroba yang dikaitkan tentang penyakit-penyakit pada manusia meskipun beberapa dari spesies mereka mempunyai peran penting dalam kehidupan manusia. Museum ini dibuka pada tanggal 30 September 2014 dan dihadiri oleh ratu Máxima, dan diklaim sebagai museum pertama dari jenisnya. Terdapat pula sebuah laboratorium untuk menampilkan mikroba pada layar yang dikhususkan untuk memperlihatkan pertumbuhan mikroba, dan para teknisi lab siap setiap saat untuk menjawab setiap pertanyaan yang diajukan juga para teknisi lab bertugas sebagai penjaga dari  kebun binatang mini ini.

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.