7 Fobia Paling Aneh Di Dunia

Fobia (gangguan anxietas fobik) adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Fobia bisa dikatakan dapat menghambat kehidupan orang yang mengidapnya. Bagi sebagian orang, perasaan takut seorang pengidap fobia sulit dimengerti. Itu sebabnya, pengidap tersebut sering dijadikan bulan bulanan oleh teman sekitarnya. Ada perbedaan "bahasa" antara pengamat fobia dengan seorang pengidap fobia. Pengamat fobia menggunakan bahasa logika sementara seorang pengidap fobia biasanya menggunakan bahasa rasa. Bagi pengamat dirasa lucu jika seseorang berbadan besar, takut dengan hewan kecil seperti kecoak atau tikus. Sementara di bayangan mental seorang pengidap fobia, subjek tersebut menjadi benda yang sangat besar, berwarna, sangat menjijikkan ataupun menakutkan. Sumber Wikipedia Bahasa Indonesia.

Apakah sobat sandk mempunyai fobia?. Dilansir melalui situs Deutsche Welle (01/05/16) menyebutkan ada 7 jenis fobia paling aneh di dunia. Ada yang mempunyai fobia takut jatuh cinta, takut baterai ponsel habis dan lain sebagainya. Sobat sandk yuk langsung simak aja 7 Fobia Paling Aneh Di Dunia ini. Berikut ulasannya....

1. Nomofobia



Nomofobia menjangkiti jika anda memiliki rasa takut berlebihan jika tidak memiliki akses terhadap telepon genggam, kehilangan sinyal atau habis baterai. Kendati belum diakui secara medis, studi yang digelar Pos Inggris ini mengungkap lebih dari 50% orang mengalami rasa takut jika ponselnya dicuri atau tertinggal di rumah. Beberapa klinik di Eropa menawarkan terapi buat mengobati Nomofobia.

2. Gephyrofobia



Rasa takut berlebihan terhadap jembatan muncul ketika anda mulai merasa pusing, kehilangan keseimbangan dengan detak jantung yang cepat saat berhadapan dengan jembatan. Menurut Anxiety Disorders Clinic di New York, AS, Gephyrofobia bisa ditangani lewat terapi. Pemerintah New York misalnya menawarkan jasa menyupiri mobil milik penderita Gephyrofobia buat melewati jembatan.

3. Filofobia



Dari semua jenis rasa takut, Filofobia adalah yang paling menyedihkan. Seseorang, menurut dunia medis, bisa mengembangkan rasa takut berlebihan terhadap komitmen dan hubungan mesra. Takut jatuh cinta membuat penderitanya menjadi terasingkan dan terisolir. Biasanya Filofobia disebabkan oleh trauma di masa lalu atau menjadi bagian dari penyakit fobia kronis.

4. Decidofobia




Menurut filsuf Jerman, Walter Kauffmann, Decidofobia adalah rasa takut mengambil keputusan. Kauffmann menggambarkan, Decidofobia muncul akibat seseorang takut mencari kebenaran. Penderitanya lalu akan menyerahkan kuasa tersebut terhadap otoritas tertentu semisal orangtua, pemerintah atau pemuka agama buat menentukan kebenaran yang ia bisa yakini.

5. Ergofobia



Ergofobia adalah rasa takut irasional akan pekerjaan atau lingkungan kerja. Fobia ini menggabungkan beberapa rasa takut sekaligus, yakni takul gagal menjalankan tugas, takut berbicara di depan umum, takut bersosialisasi dengan rekan kerja dan takut mengalami tekanan mental.

6. Haphefobia



Sebagian orang menderita jika disentuh orang lain. Rasa takut akan sentuhan ini dalam dunia medis disebut Haphefobia. Seseorang bisa dilahirkan dengan Haphefobia. Sementara buat sebagian kecil, rasa takut itu muncul akibat trauma menyusul pemerkosaan atau pelecehan seksual. Penderita Haphefobia akan merasa panik jika disentuh. Beberapa bahkan melaporkan tidak bisa bernafas dan mual.

7. Fobofobia



Fobofobia adalah raja dari segala fobia. Yakni, rasa takut berlebihan terhadap rasa takut itu sendiri. Phobofobia bisa disebabkan oleh trauma lantaran penderitanya memiliki fobia tertentu. Dunia medis saat ini menawarkan terapi perilaku buat menangani pasien Fobofobia.

(rzn/vlz (dari berbagai sumber) Deutsche Welle)

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.