author photo
Pembunuhan adalah suatu tindakan untuk menghilangkan nyawa seseorang dengan cara yang melanggar hukum, maupun yang tidak melawan hukum. Pembunuhan biasanya dilatarbelakangi oleh bermacam-macam motif, misalnya politik, kecemburuan, dendam, membela diri, dan sebagainya.

Pembunuhan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Yang paling umum adalah dengan menggunakan senjata api atau senjata tajam. Pembunuhan dapat juga dapat dilakukan dengan menggunakan bahan peledak, seperti bom. Sumber Wikipedia Bahasa Indonesia.

Dilansir melalui laman DW Indonesia (21/07/15) ada 10 hewan yang paling banyak membunuh manusia dalam kurun waktu satu tahun. Kita berfikir bahwa Hiu bisa sangat menakutkan. Tapi bukan satwa bertaring panjang itu yang paling rajin membunuh manusia, melainkan binatang lain yang justru terlihat tidak berbahaya. Yang mengejutkannya lagi terdapat Manusia yang hakikatnya bukanlah hewan namun saking banyaknya korban yang berjatuhan maka manusia berapa pada urutan ke-2 sebagai pembunuh paling banyak di dunia. Berikut ulasan Daftar 10 Hewan Paling Banyak Membunuh Manusia....

11. Hiu & Serigala - 10/Tahun


Hiu dan serigala memang memiliki kemampuan membunuh yang hampir tiada duanya. Tapi cuma sedikit yang menjadi korban. Setiap tahun sekitar sepuluh orang meninggal dunia akibat hiu dan serigala. Anda lebih berpeluang tewas karena panggangan roti ketimbang oleh kedua hewan ini.\

10. Singa & Gajah - 100/Tahun


Bahwa manusia kadangkala menjadi korban singa, bukan kemustahilan. Yang mengejutkan justru peluang terbunuh oleh gajah sama besarnya. Mamalia darat terbesar di dunia ini memang bisa menjadi agresif dan mematikan jika merasa terganggu. Setiap tahun kedua spesies membunuh rata-rata sekitar 100 orang.

9. Kuda Nil - 500/Tahun


Tidak terhitung mainan anak-anak yang dibuat menyerupai seekor kuda nil. Kenapa tidak? Satwa ini bisa terlihat lucu dengan moncong dan badannya yang cendrung membengkak. Dan kuda nil juga termasuk jenis Herbivora. Tapi jangan terkecoh. Kuda nil terbukti dapat berlari sangat cepat dan mematikan. Setiap tahun sekitar 500 orang tewas akibat satwa yang satu ini.

8. Buaya - 1000/Tahun


Soal siapa yang dianggap paling angker, buaya bisa dikatakan sejajar dengan singa dan ikan hiu. Satwa ini punya kemampuan membunuh yang sangat efektif. Tidak jarang korban bertubuh jauh lebih besar ikut menjadi korban, misalnya kuda nil, sapi atau, dalam kasus buaya air tawar, bahkan ikan hiu. Sekitar 1000 manusia tercatat tewas akibat gigitan buaya setiap tahunnya.

7. Cacing Pita - 2000/Tahun


Cacing pita biasanya hidup di saluran pencernaan hewan vertebrata, entah itu ikan hiu, tikus atau manusia. Mereka biasanya masuk ke tubuh manusia sebagai telur atau larva yang tersimpan di dalam makanan. Kendati bisa disembuhkan, setiap tahun cacing pita membunuh 200 kali lipat lebih banyak manusia ketimbang ikan hiu.

6. Cacing Ascaris - 2500/Tahun



Jenis parasit yang satu ini menyerupai cacing pita. Bedanya mereka tidak berdiam diri di saluran pencernaan. Setelah telur menetas, cacing Ascaris melubangi dinding usus dan menjangkiti paru-paru serta saluran pernafasan, lalu kembali ke saluran pencernaan untuk tumbuh besar. Sekitar satu miliar manusia terjangkit cacing Ascaris di seluruh dunia.

5. Siput Air Payau, Serangga Penghisap Darah & Lalat Tsetse - 10.000/Tahun


Tiga satwa bersaing di tempat kelima dengan angka korban yang mencapai 10.000 per tahun. Ketiganya sebenarnya tidak berbahaya, melainkan parasit yang mereka bawa. Cacing Schistosomiasis misalnya rajin membunuh di Indonesia. Sementara penyakit Chagas disebabkan oleh bakteri bernama Trypanosoma cruzi yang biasa dibawa oleh serangga penghisap darah

4. Anjing (Rabies) - 25.000/Tahun


Rabies adalah infeksi virus yang sebenarnya bisa ditularkan oleh banyak jenis hewan. Tapi di banyak negara rabies ditularkan oleh anjing. Virus ini sangat licik. Penderitanya bisa bertahan lama tanpa menunjukkan gejala apapun. Dan ketika virus mulai aktif, tidak jarang berujung kematian. Untungnya saat ini manusia dan anjing bisa mendapat vaksinasi anti rabies dengan murah.

3. Ular - 50.000/Tahun


Kebanyakan jenis ular tidak berbahaya dan bahkan tidak memiliki bisa sama sekali. Tapi yang lain mampu membunuh dengan efektif. Sekitar 50.000 orang di seluruh dunia menjadi korban gigitan ular setiap tahunnya - cukup untuk menempatkan reptilia ini sebagai pembunuh terbesar ketiga di dunia.

Tidak hanya hewan saja yang paling banyak membunuh manusia, tetapi manusia itu sendiri yang membunuh manusia lainnya, dan juga angka pembunuhannya yang sangat tinggi.

2. Manusia - 475.000/Tahun


Tidak heran jika manusia masuk dalam daftar muram ini. Terlebih jika mengingat betapa spesies paling berkuasa di muka Bumi ini punya keterampilan nyaris tak berbatas untuk mencari cara membunuh sebanyak mungkin orang. Setiap tahun 475.000 orang tewas akibat perang dan pembunuhan.

1. Nyamuk - 725.000/Tahun


Di Eropa nyamuk cuma nuansa, tapi di tempat lain ia mematikan. Sebenarnya nyamuk dianggap berbahaya karena sering membawa parasit mematikan. Malaria misalnya membunuh rata-rata sekitar 600.000 orang setiap tahun. Demam berdarah, demam kuning dan radang otak juga disebabkan oleh bakteri atau virus yang dibawa nyamuk.

Sumber Deutsche Welle Indonesia.

Jumlah 0 komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).
EmoticonEmoticon

Artikel Berikutnya Next Post
Artikel Sebelumnya Previous Post