Flakka, Narkoba Baru Yang Membuat Penggunanya Menjadi Zombie

Baca juga:

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

Tidak banyak yang mengetahui di luar sana ada jenis narkoba baru bernama flakka atau alpha Pyrrolidinopentiophenone yang mendatangkan bahaya bagi penggunanya melebihi bahaya kokain. Dikenal sebagai flakka atau 'obat zombie', obat yang kini telah menyebar di beberapa negara besar telah memicu kerusuhan di kalangan kehidupan masyarakat dimana obat itu beredar. Seperti yang ditampilkan dari video yang dibagikan oleh pengguna media sosial, obat ini dapat membuat pencandunya memberi respon agresif yang luar biasa. Kebanyakan pecandu akan meronta, menjerit, malah melukai diri sendiri ketika obat ini 'merasuk' dan mempengaruhi mereka.

Flakka Narkoba Baru
Bahkan ada kasus di mana seorang pecandu narkoba flakka menabrakkan dirinya ke mobil yang sedang berjalan, sehingga menyebabkan luka pada dirinya sendiri dan sopir di dalam kendaraan tersebut. Pecandu narkoba zombie ini juga memiliki kecenderungan untuk melukai orang di sekelilingnya.

Kebanyakan dari mereka akan kehilangan kontrol dan menyerang orang yang terdekat dengannya.
Menurut pandangan Ahli Epidemiologi dan Penyalahgunaan Narkoba di Nova Southeastern University, Fort Lauderdale, Florida, Jim Hall, obat sintetis ini telah dilarang sejak 2012 karena dosisnya yang terlalu susah untuk dikendalikan dan ditentukan.

"Terlalu susah untuk menentukan dosis obat flakka yang nyata. Hanya dengan sedikit perbedaan dalam dosis yang menentukan apakah pengguna narkoba ini sebatas berhalusinasi atau mati," ujarnya.

Efek Penggunaan Flakka
Ia juga mengatakan, jka pengguna mengambil dosis berlebihan dari yang sebenarnya. "Pengguna narkoba jenis ini hilang kontrol dan berubah menjadi agresif," katanya seperti yang dikutip melalui laporan CNN.com yang dilansir Sinar Harian. Menurutnya lagi, suhu tubuh pengguna atau pecandu narkoba flakka ini akan meningkat menjadi 105 derajat celsius, selain itu menyebabkan mereka mengalami paranoia yang parah. Efek pada pecandu narkoba jenis flakka ini tidak akan hilang dan biasanya akan melekat, biarpun pengguna tidak lagi mengonsumsi obat tersebut.

Penggunaan obat ini secara terus menerus akan menyebabkan kerusakan parah pada ginjal dan otot.
Cerita tentang flakka mulai banyak terdengar. Seorang pria di Florida Selatan merusak pintu penahan badai dan setelahnya mengakui ia dalam pengaruh flakka. Seorang perempuan di Melbourne, Florida, berlari di tengah jalan dan berteriak bahwa ia adalah setan, saat dalam pengaruh flakka. Pihak berwenang di Florida memperingatkan semua orang tentang bahaya obat ini.


Hall mengatakan, ada sekitar tiga sampai empat orang yang masuk rumah sakit dalam sehari di Browards Country, Florida, dan semakin banyak saat akhir pekan tiba. Selain di Florida, kasus flakka juga telah dilaporkan di Alabama, Mississippi, dan New Jersey.

Si cantik yang merusak

Flakka, berasal dari kata Spanyol yang berarti seorang wanita cantik (la flaca), mengandung senyawa kimia yang disebut MDPV, bahan utama pembuat bath salts atau garam mandi. Senyawa kimia ini menstimulasi bagian otak yang mengatur mood, hormon dopamin, dan serotonin. “Efek ini akan membanjiri otak,” kata Hall. Kokain dan methamphetamine memiliki cara kerja yang sama di otak. Namun, senyawa kimia pada flakka meninggalkan efek yang lebih tahan lama.

Meski efek seperti sakau yang ditimbulkan flakka hanya berlangsung beberapa jam, hal tersebut bisa terjadi secara permanen pada otak. Tidak hanya tinggal di otak, obat ini, kata Hall, juga menghancurkan otak. Flakka akan berkeliaran di otak lebih lama dari kokain, begitu pun tingkat kerusakan otak, yang akan jauh lebih besar.

Hal penting lainnya yang harus diwaspadai, flakka berpotensi menyebabkan efek samping lain yang tak kalah serius pada kesehatan ginjal. flakka juga dapat menyebabkan otot-otot pecah, sebagai akibat dari hipertermia. Para ahli khawatir bahwa para pengguna flakka yang overdosis mungkin akan menjalani dialisis sepanjang sisa hidup mereka.

Seperti obat-obatan sintetis pada umumya, sebagian besar flakka tampaknya datang dari China dan dijual melalui internet atau di tempat pompa bensin. flakka bisa didapatkan seharga 3-5 dollar AS untuk satu dosis. Ini terbilang lebih murah ketimbang kokain. (Sinar Hairan/Kompas.com/Ahlo.com/tribunnews.com)

Berikut Video Efek Seseorang yang telah menggunakan Flakka ...


Loading...

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.