Mengerikan, 7 Kisah Horror Ini Asli Diceritakan Oleh Anak-anak

Anak-anak selalu punya daya imajinasi tinggi yang mengagumkan karena kepolosan dan kejernihan pikirannya. Tapi, seringkali apa yang mereka tuturkan membuat orang dewasa terbelalak kaget, tak percaya bahkan ngeri!

Kisah-kisah yang diceritakan langsung dari mulut anak-anak ini, dijamin bikin bulu kudu berdiri. Percaya gak percaya, tapi benarkah daya imajinasi anak-anak setinggi dan seliar ini? Dilansir Buzzfeed, berikut cerita horor yang bikin orang dewasa ngeri.

1. Si ahli-bedah


"Suatu malam, aku dan putriku yang berusia 3 tahun, bersiap-siap akan tidur. Ia tiba-tiba melihat ke arahku dan bertanya, 'Pa, kalau Papa mati, apakah aku boleh mengiris tubuhmu dan melihat isinya?'. Rasanya seluruh tubuhku membeku mendengar pertanyaannya. Kemudian tak lama kemudian, di tengah diamku, putriku menyeringai dengan senyum yang aneh." -- Scott Paglia.

2. Rencana pembunuhan


"Sahabatku, Ian, datang bersama keluarga kecilnya ke rumahku di suatu sore. Ia mengajak putriku, Izzy, bercerita sambil bermain dengan pedang-pedangan mainan. Ian berkata pada Izzy, 'Kamu tahu, Izzy, pena bisa lebih tajam daripada pedang.' Ini adalah ungkapan dari seorang penyair ternama yang artinya kekuatan tulisan bisa melebihi kekerasan benda tajam. Di luar dugaan, Izzy menjawab, 'Iya, aku tahu, soalnya kamu bisa menusuk seseorang di lehernya sampai berdarah-darah pakai ujung pena, 'kan'" -- Chris Bishton

3. Lukisan Yang Bicara


"Keluargaku baru saja pindah ke rumah baru di kota yang baru. Rumah ini sangat terawat dengan perabotan yang terkesan vintage. Di kamar yang kutempati bersama istri dan anakku, ada sebuah lukisan dari pemilik lamanya yang berwujud seorang gadis dengan rambut yang melambai-lambai. Istriku berulang kali bilang ia tak menyukai lukisan itu meskipun sebetulnya lukisan itu cukup bagus. Suatu malam, anakku yang berdua 2,5 tahun terbangun dan berkata, 'Aku gak mau tidur di sini lagi. Soalnya lukisan itu sering ngeliatin aku dan pengen ngobrol terus sama aku. Aku gak suka.' Tak lama setelah itu, kupindahkan lukisan itu ke gudang." -- Richa Vyas.


4. Dunia lain


"Anakku yang berusia 4 tahun, tiba-tiba bicara padaku, 'Mama, sepertinya kita tinggal di dunia lain dan ada seseorang yang memainkan kita dari atas.' Seolah tahu aku tak paham dengan maksudnya, ia menyambung, 'Yah, sepertinya ada seseorang yang di luar kita yang gak bisa kita lihat karena kita ada di bumi, tapi mereka gak ada di sini.'" -- Antony Chen

5. Reinkarnasi


"Keponakanku yang berusia 6 tahun, baru saja pulang sekolah ketika ia tiba-tiba menghampiriku di kamar. Ia bilang kalau ia kangen dengan keluarganya 'yang lain'. Kupikir ia rindu dengan nenek atau kakeknya yang tinggal di kota seberang. 'Bukan, aku kangen sama keluarga alienku. Aku tinggal dengan mereka di atas langit sana, sebelum aku lahir dari perut Mama. Aku turun ke bumi soalnya aku marah sama mereka dan aku memilih tinggal dengan keluargamu. Tapi sekarang aku kangen sama keluargaku yang dulu.' Rasanya gak percaya, imajinasi anak umur 6 tahun bisa seliar itu." -- Rachel

6. Dia sudah mati


"Suatu hari, aku sedang menemani Mia, anak perempuan sahabatku main di kamarnya. 'Kok Barbie-nya main sendirian?' tanyaku. 'Iya, soalnya temannya sudah mati tadi pagi,' jawab Mia cuek tanpa melihat ke arahku. Rasanya hatiku berdesir mendengar jawabannya. Semakin merinding kala sahabatku masuk ke kamar dengan terburu-buru mengabarkan bahwa bayi perempuan, anak teman SMA kami, meninggal tadi pagi saat dilahirkan." -- Adisti

7. Si rambut-hitam-mata-putih


"Sebelum tidur, biasanya aku dan anakku yang berusia 4 tahun, ngobrol-ngobrol terlebih dahulu. 'Mama, Mama tahu gak di ruang belakang ada hantunya?' tanyanya. Aku berusaha tak peduli, hanya menanggapi saja, 'Oh ya?'. 'Iya, Mama. Rambutnya panjang sepunggung, matanya putih gak ada hitam-hitamnya sama sekali. Ia suka sekali ikutin Mama kalau Mama lagi cuci baju.' Sejak hari itu, mencuci jadi hal yang paling kubenci." -- Lisa

Source idntimes.com (Gambar : berbagai sumber)
Advertisement
MatchedContent

5 comments:

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Powered by Blogger.