Misteri Gerbang Genderuwo dan Hutan Larangan di Desa Besowo

Baca juga:

Desa Besowo yang berada di kecamatan Jatirogo Tuban menyimpan banyak kisah misteri yang bikin ngeri. Di desa itu di bawah pohon beringin besar di tengah pekuburan tua yang terletak di sebelah timur desa Besowo dipercaya menjadi pintu keluar masuk Gendruwo yang diperdagangkan.

Menurut warga setempat, gendruwo di daerah ini dapat dibeli dengan syarat-syarat tertentu. Pengunjung yang berniat membeli biasanya diajak dukun setempat untuk pengambilan mahkluk setengah manusia setengah demit dengan cara mempersembahkan sesaji, seperti membakar dupa dan bersemedi semalam suntuk. Para penduduk setempat memanggil gendruwo tersebut dengan nama panggilan”mbah Ireng”.


Setiap konsumen yang membeli gendruwo itu nantinya akan di berikan 2 bungkusan, bungkusan yang pertama berisi gendruwo dan bungkusan yang kedua berisikan penangkal agar gendruwo tersebut tidak dapat masuk ke dalam rumah. Karena jika konsumen tidak memiliki penangkal, gendruwo bisa berubah wujud mirip si pemilik rumah dan meniduri istri orang tersebut saat dia lengah.


Selain mitos perdagangan gendruwo di desa Besowo itu juga ada sebuah hutan yang cukup angker, Hutan Larangan. Hutan itu dikenal dengan mitos “Jalma mara jalma mati” artinya siapa yang berani datang akan tewas. Pernah ada cerita tentang seorang mandor hutan masuk ke hutan Larangan itu, dan dia tidak pernah kembali.

Setelah lama menghilang mandor itu pun diketemukan sudah tewas. Begitu juga dengan ternak-ternak penduduk yang tak sengaja kabur ke dalam hutan tersebut dan setelah lama dicari, saat diketemukan hewan-hewan itu sudah menjadi bangkai.

Sumber : itoday.co.id (google images)

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.