22 October 2016

author photo
Sakit kepala yang secara medis dikenal sebagai cephalalgia atau dilafalkan cephalgia adalah suatu kondisi terdapatnya rasa sakit di dalam kepala: kadang sakit di belakang leher atau punggung bagian atas, disebut juga sebagai sakit kepala. Jenis penyakit ini termasuk dalam keluhan-keluhan penyakit yang sering diutarakan.

Sakit kepala adalah masalah universal, dengan prevalensi hampir 99%, dan merupakan alasan paling umum untuk rujukan neurologis. Sakit kepala bisa memiliki makna klinis sedikit akan tetapi juga mungkin menjadi pertanda adanya penyakit yang mengancam jiwa. Rasa sakit pada kepala disebabkan oleh traksi/penarikan, perpindahan, peradangan, spasme dari pembuluh darah, atau distensi dari struktur di kepala atau leher yang sensitif terhadap rasa nyeri.

Ilustrasi mulut berbakteri
Salah satu jenis sakit kepala yang juga banyak dikeluhkan adalah sakit kepala sebelah atau migrain. Serangan sakit kepala migrain terasa lebih menyiksa dan terkadang datang tiba-tiba. Penderita migrain akan merasakan nyeri dan berdenyut seperti dipukuli dan ditarik-tarik dan biasanya disertai dengan gangguan saluran cerna seperti mual dan muntah. Penderitanya pun cenderung menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, suara dan bau-bauan. Hal itu tentu amat mengganggu dan bisa menghambat segala aktifitas si penderita.

Sakit kepala atau pusing disebabkan oleh banyak faktor. Pusing bisa datang ketika kamu telat makan sehingga tidak ada nutrisi yang mengalir ke otak, kurang minum sehingga tidak ada oksigen yang masuk ke tubuh, atau karena kamu terlalu lelah.

Selain faktor tersebut, sebuah penelitian yang dilansir dari boldsky.com menemukan bahwa jika mulutmu penuh dengan bakteri dan kotoran ternyata juga bisa membuat kepalamu pusing lho.

"Ada beberapa jenis makanan yang bisa memicu terjadinya migrain seperti cokelat, wine, atau makanan lainnya yang mengandung nitrat. Itulah sebabnya kamu disarankan untuk segera menggosok gigi dan berkumur mouthwash untuk menghilangkan zat tersebut," ungkap penelitian ini.

Baca Juga :
  1. Khasiat dan Manfaat Dari Tanaman Krokot Untuk Kesehatan
  2. Hadirnya Cinta Yang Kuat Berawal Dari Rasa Kecewa

"Selain dengan cara tersebut, nitrat bisa dihilangkan dengan konsumsi makanan yang mengandung nitrit seperti sayuran hijau. Ketika berada dalam darah, nitrit diubah menjadi oksida nitrat. Kemudian oksida nitrat akan meningkatkan aliran darah ke otak sehingga mencegah pusing. Selain itu oksida nitrat juga akan mengurangi tekanan darah dan menghindarkanmu dari penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi." (Ref: sandk, boldsky.com, merdeka.com, wikipedia.org)
Buka Komentar

Jumlah 0 komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Artikel Berikutya Next Post
Artikel Sebelumnya Previous Post
Loading...