Keren, USB Ini Mampu Deteksi Tingkat HIV dalam Darah Pasien!

Kita tahu bahwa HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. HIV belum bisa disembuhkan, tapi ada pengobatan yang bisa digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit.

Kemajuan dunia teknologi ternyata merembet ke berbagai sektor. Salah satunya adalah kesehatan. Dan uniknya, kini hadir sebuah alat yang sangat membantu lho!

USBPendeteksi HIV AIDS
Seorang pasien sekarang dapat mengukur tingkat HIV (Human Immunodeficiency Virus) dalam darahnya menggunakan bantuan stik USB.

Berawal dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Imperial College London dan juga perusahaan teknologi DNA Electronics menciptakan sebuah alat ini.

USBPendeteksi HIV AIDS
Bahkan, kabarnya alat ini memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi. Dalam waktu kurang dari 30 menit, seorang pasien dapat terdeteksi dengan tingkat akurasi mencapai 95 persen.

Tentu saja, jauh lebih baik daripada tes HIV yang ada hingga saat ini bukan?

Untuk menguji tingkat HIV seseorang, biasanya mereka perlu untuk mengirim cairan terlebih dahulu pada laboratorium.

Baca Juga :
  1. Info, Rasa Kesepian Merupakan Sebuah Pertanda, Jangan Sampai Diabaikan!
  2. Ternyata Ada Makna di Balik Warna Baju Yang Kamu Pakai

Perlu waktu hitungan hari bahkan hingga minggu untuk mendapatkan hasilnya. Cara kerjanyapun cukup unik. Teteskan setetes darah pada stik USB ini.

Hal ini fungsinya adalah mengubah tingkat keasaman pada logam USB yang nantinya bakal dicatat dan chip di dalamnya merubahnya menjadi sinyal listrik.

USBPendeteksi HIV AIDS
Kemudian data akan terhubung dengan komputer maupun perangkat genggam lainnya yang akan dibaca oleh peneliti.

Mereka menguji 991 sampel darah dan mendapatkan hasil rata-rata dalam kurun waktu 21 menit.
Teknologi ini mungkin akan segera dipasarkan karena kemudahannya.

Karena proses ini cukup sederhana, pasien dapat belajar untuk memantau tingkat mereka sendiri dari HIV untuk memastikan apakah obat mereka bekerja. (Ref: sandk, mdtmag.com, style.tribunnews.com, alodokter.com)

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.