Anda Mempunyai 8 Ciri Ini, Mungkin Anda Mempunyai Kecerdasaan di Atas Rata-rata

Baca juga:

Terdapat beberapa cara untuk mendefinisikan kecerdasan. Dalam beberapa kasus, kecerdasan bisa termasuk kreativitas, kepribadian, watak, pengetahuan, atau kebijaksanaan. Namun, beberapa psikolog tak memasukkan hal-hal tadi dalam kerangka definisi kecerdasan. Kecerdasan biasanya merujuk pada kemampuan atau kapasitas mental dalam berpikir, namun belum terdapat definisi yang memuaskan mengenai kecerdasan Stenberg & Slater (1982) mendefinisikannya sebagai tindakan atau pemikiran yang bertujuan dan adaptif.

Apa saja yang mempengaruhi tingkat kecerdasan seseorang? Menurut peneliti, faktor-faktor seperti minum ASI hingga hewan peliharaan memainkan peranan penting. Apakah Anda termasuk yang kecerdasannya di atas rata-rata?

1. Tidak merokok

Ilustrasi
Studi di Israel tahun 2010 membandingkan IQ dan status merokok dari 20.000 pria muda. Pria berusia antara 18-21 tahun, rata-rata IQ-nya 94. Sementara yang tidak merokok rata-rata IQ-nya 101. Mereka yang merokok lebih dari satu bungkus sehari rata-rata IQ-nya hanya 90.

2. Memainkan Alat Musik

Ilustrasi
Studi tahun 2011 menemukan bahwa kecerdasan verbal anak berusia 4-6 tahun bertambah setelah les musik selama hanya sebulan. Begitu juga hasil studi tahun 2004 menunjukkan, anak 6 tahun yang les piano 9 bulan IQ-nya bertambah lebih besar dibanding anak-anak yang ikut kelompok teater atau tidak mengikuti kegiatan ekstra lainnya.

3. Anak Sulung

Ilustrasi
The New York Times melaporkan: "Kesimpulan dari studi yang dipublikasikan 2007 menunjukkan anak tertua dalam keluarga IQnya sedikit lebih tinggi, rata-rata 3 poin, dari saudara kandung terdekatnya. Ini bukan karena faktor biologis, melainkan pengaruh psikologis orangtua dan anak."

4. Bertubuh Kurus

Ilustrasi
Tahun 2006, peneliti Perancis menemukan peserta studi dengan body mass index BMI 20 atau kurang mendapat nilai 56 % dalam tes kosa kata. Sementara peserta dengan BMI 30 atau lebih hanya 44%. Peserta yang sama dites lima tahun kemudian. Hasilnya, mereka dengan BMI 30 atau lebih tingkat penurunan kemampuan kognitifnya juga lebih tinggi.

5. Punya Kucing

Ilustrasi
Studi tahun 2004 menemukan, mereka yang punya anjing sebagai hewan peliharaan lebih supel dibanding yang memiliki kucing. Tetapi pemelihara kucing lebih cerdas. Menurut peneliti Denise Guastello ini logis karena: "Jika Anda lebih introvert dan sensitif, mungkin Anda lebih memilih berdiam di rumah dan membaca buku. Seekor kucing tidak perlu dibawa berjalan-jalan."

6. Diberi ASI

Ilustrasi
Dua penelitian tentang anak-anak yang mendapat ASI menunjukkan air susu ibu meningkatkan kecerdasan hingga rata-rata 7 poin jika anak memiliki versi khusus dari gen FADS2, demikian menurut Duke University. 90% anak-anak dalam dua kelompok penelitian memiliki setidaknya satu salinan dari versi "C" dari FADS2, yang menghasilkan IQ yang lebih tinggi jika mereka disusui ibunya.

7. Kidal

Ilustrasi
Dalam penelitian terbaru, mereka yang bertangan kidal dikatakan memiliki kemampuan "berpikir divergen", bentuk kreativitas dimana Anda memberikan bermacam-macam kemungkinan jawaban dari pertanyaan yang sama. Orang kidal misalnya mampu mengkombinasikan dua obyek biasa untuk membentuk obyek ketiga. Seperti menggunakan tongkat dan kaleng untuk membuat rumah burung.

8. Tinggi Badan

Ilustrasi
Hasil penelitian di Princeton mengatakan: "Pada usia 3 tahun, di masa pra-sekolah tinggi badan memainkan peranan. Anak-anak yang lebih jangkung, menunjukkan performa jauh lebih baik dalam tes kognitif.

Baca Juga :
  1. Ternyata Ini Jawaban Kenapa Yakult Tidak Diproduksi Dalam Kemasan Botol Besar
  2. Mau Tahu Apakah Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri?
  3. Mengharukan, Inilah Perjalanan Sekolah Yang Paling Mempertaruhkan Nyawa
  4. Inilah Ritual Pahlevāni, Ritual Seni Bela Diri Tertua di Dunia
  5. Astaga, Inilah 5 Provinsi di Indonesia Yang Paling Rawan Terhadap Pelecehan Seksual

(Ref: sandk, catatansandk.com, dw.com, wikipedia.org, berbagai sumber)
Loading...

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.