Mitos! Tidak Boleh Minum Ketika Makan. Ini Alasannya!

Baca juga:

Pernahkah kamu mendengarkan mitos kalau tidak boleh memakan sambil minum? Ya, mitos ini sangat sering kita dengar pasti.

Tentu mitos ini akan bertentangan dengan mitos umum kalau kita harus sering minum air putih agar badan tetap terhidrasi. Ternyata kondisi ini menarik perhatian bagi banyak ahli. Dilansir boldsky.com, berikut tiga alasan mengapa kita tidak boleh minum saat sedang makan.

Ilustrasi gambar meminum ketika makan
1. Memicu rasa tidak nyaman di perut

Beberapa studi menunjukkan bahwa minum saat makan dapat memicu rasa tidak nyaman di perut. Hal ini dikarenakan lambung memproduksi asam klorida untuk membantu memecahkan makanan dalam bentuk yang lebih halus. Sayangnya dorongan air ini menyebabkan proses pencernaan terhambat. Hal ini membuat perut merasa tidak nyaman.

2. Sembelit

Ternyata sembelit dapat disebabkan oleh air yang masuk ke usus saat sedang melakukan proses pencernaan. Hal ini membuat zat sisa sulit untuk segera dibuang. Sebaliknya, kamu akan lebih sering buang air kecil.

3. Kembung

Air yang masuk ke dalam perut dapat mengganggu proses penyerapan makanan yangmengakhibatkan kembung. Para ahli bahkan merekomendasaikan untuk minum air 30 menit setelah makan. Tips tersebut memungkinkan asam klorida untuk melakukan tugas mencerna makananan dengan baik. Hal ini kemudian meminimalisir kemunkinan terjadinya kembung di perut.

Baca Juga:
  1. Sedih! Orangtua Ini Dipukuli Oleh Anaknya di Depan Publik, Alasannya Sungguh Sepele
  2. Awas! Inilah 6 Narkoba Yang Dapat Ditemukan di Sekitar Rumah Kita
  3. Inilah Mangkuk Bekas Minum Nabi Muhammad SAW, Siapa Saja Akan Menangis Melihatnya
  4. 10 Lokasi Paling Menyeramkan di Dunia
  5. Ternyata Buah Ini Mempunyai Kadar Gula Yang Tinggi!
(Ref: diahanggra, catatansandk.com, style.tribunnews.com, berbagai sumber)
Loading...

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.