Kejam, Dianggap Tidak Berguna, Pria Ini Musnahkan Anak Itik Secara Sadis

Di Indonesia itik adalah hewan yang dibudidayakan untuk diambil telurnya maupun diambil dagingnya, lain lagi yang terjadi di Tiongkok yang mempermasalahkan soal itik berkelamin jantan yang dianggap tidak berguna.

Baru-baru ini berbagai foto yang beredar di media sosial menunjukkan bagaimana praktik pemusnahan itik dengan sadis secara massal di sebuah peternakan di Tiongkok.

dok: metro.co.uk
Dalam foto itu terlihat, ribuan anak itik jantan terperangkap dalam sebuah jaring. Sementara itu, sang pemilik peternakan bersiap untuk memasukkan anak-anak itik tersebut dalam sebuah wajan besar yang berisi air mendidih.

Dilansir Metro, Jumat (24/2/2017), ternyata cara kejam tersebut dimaksudkan untuk mempersingkat waktu pemusnahan ribuan anak itik yang dianggap tak berguna untuk industri telur komersial.

Bagi mereka, anak-anak itik jantan tidak tumbuh menjadi ayam bertelur dan dagingnya tidak cocok untuk dikonsumsi. Karena itulah, pemilik peternakan memilih memusnakannya ketimbang mengeluarkan biaya besar untuk membesarkannya.

Foto-foto mengerikan yang berhasil diabadikan seorang wartawan bernama Li Gen itu berlokasi di Desa Tongqiao, Xidu, Provinsi Hunan, Tiongkok Selatan.

"Bebek ini biasanya tidak lebih dari empat hari. Tak seorang pun ingin mereka. Anak itik jantan akan perlu biaya besar untuk membesarkannya," kata Li kepada Mail Online.

Berikut Gambarnya..

dok: metro.co.uk

dok: metro.co.uk

dok: metro.co.uk
Nah, bagaimana menurut kamu? Cara pemusnahan makhluk-makhluk kecil ini tergolong sadis kan?

Baca Juga :
  1. Ternyata Seperti Ini Kelakuan 10 Penguasa Paling Keji dalam Sejarah
  2. Menyedihkan, 30 Sampah Plastik Ditemukan dari Dalam Perut Paus Yang Mati Terdampar
  3. Serem! 5 Kisah Mistis Yang Ada di Kota Solo
  4. Tak Disangka, Ternyata 7 Binatang Ini Senang Dengan Adanya Global Warming
  5. Ternyata Cangkang Telur Bisa Dijadikan Bahan Makanan Lho!

(Ref: sandk, catatansandk.com, metro.co.uk, citizen6.liputan6.com)

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.