Inilah Yuri Gagarin, Manusia Pertama Yang Mencapai Luar Angkasa

Luar angkasa memang tiada henti-hentinya untuk digali, mulai dari pencarian planet yang mirip dengan bumi, hingga menjelajah alam semesta serta untuk pengamatan bumi dari luar angkasa, namun apakah kalian tahu siapa orang yang pertama kali bisa tembus ke luar angkasa ?

Dilansir Deutsche Welle, Kendati meninggal dunia hanya tujuh tahun setelah misi bersejarahnya itu, sosok legendaris ini tidak hanya menginspirasi petualangan manusia di antariksa, tapi juga mampu melampaui permusuhan Perang Dingin.

Sejarah di Baikonur

Yuri Gagarin meluncur dengan roket Vostok-1
Pada 12. April 1961 Yuri Gagarin meluncur dengan roket Vostok-1 dari bandar antariksa Baikonur menuju luar angkasa. Ia berhasil mengelilingi Bumi dan menjadi manusia pertama di antariksa. Namun kehidupan Gagarin yang bertabur bintang kehormatan itu berakhir tragis. Pada 27 Maret 1968 ia tewas setelah pesawat tempurnya, MIG-15 jatuh di dekat kota Kirzhach.

Pahlawan dari Langit

Pahlawan dari Langit
Setelah kembali dari misinya di luar angkasa, Gagarin dirayakan bak pahlawan di seluruh dunia. Dia seharusnya melanjutkan karir sebagai kosmonot ketika menyelesaikan pendidikan sebagai pilot jet tempur. Namun sang pahlawan mengalami kecelakaan pesawat terbang saat mencoba melakukan manuver terbang yang riskan dan berbahaya.

Pengakuan Internasional

Pengakuan Internasional
Meski di tengah perang dingin, Gagarin banyak mendapat pengakuan di negara barat atas prestasinya. Namun kiprah sang kosmonot semakin memperuncing persaingan antara Uni Sovyet dan AS. Pada gambar ini harian Huntsville Times mewanti-wanti ilmuwan AS agar bekerja lebih keras untuk menyaingi dominasi Sovyet di luar angkasa.

Aksi Heroik John Glenn

Aksi Heroik John Glenn
Ambisi AS menjadi kenyataan pada 20 Februari 1962. NASA sukses meluncurkan astronot pertama dengan menggunakan roket Mercury-Atlas 6. John Glenn sebelumnya bekerja sebagai pilot ujicoba militer AS dan pernah mencatat rekor sebagai manusia pertama yang menembus batas kecepatan suara. Di luar angkasa ia mengitari Bumi sebanyak tiga kali.

Sejarah di Tangan Valentina

Sejarah di Tangan Valentina
Sebagai jawaban atas penerbangan antariksa Glenn, Sovyet setahun kemudian mengirimkan perempuan pertama ke luar angkasa. Selama tiga mengoperasikan modul Vostok-6, Valentina Tereschkova mengelilingi Bumi sebanyak 58 kali. Hingga kini pun pamor Valentina tidak berkurang. Pada 2014 silam ia mengibarkan bendera Olympiade pada pesta pembukaan pesta olahraga musim dingin di Sotschi, Rusia.

Mitos Gagarin di Timur Eropa

Mitos Gagarin di Timur Eropa
Pesona Gagarin hingga kini pun masih bertahan, terutama di negara-negara Eropa timur. Pada gambar tampak wajahnya menghiasi luksian dinding di Ukraina. Pada era Uni Sovyet, negara-negara anggota berhak mengikuti program antariksa Rusia dan mengirimkan kosmonotnya ke luar angkasa.

Luar Angkasa Milik Bersama

Luar Angkasa Milik Bersama
Dengan berakhirnya Perang Dingin, Rusia dan AS mulai bekerjasama di luar angkasa. Era keterbukaan itu diawali secara simbolik ketika Rusia mengundang astronot barat ke stasiun luar angkasa Mir pada 1986. Kini kedua negara aktif membiayai dan mengawal stasiun luar angkasa ISS yang juga melibatkan Uni Eropa, Kanada dan Jepang.

Mimpi ke Bulan di Masa Depan

Mimpi ke Bulan di Masa Depan
Kerjasama lintas negara di luar angkasa juga diyakini akan berlanjut di masa depan. Terutama ambisi manusia menduduki bulan dan mengirimkan misi berawak ke planet Mars hanya bisa dilakukan jika semua negara yang memiliki program antariksa saling bekerjasama.

(Ref: wowuniknya.net, Deutsche Welle, berbagai sumber)

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.