02 May 2018

author photo
Mistik adalah sebagai paham atau aliran dengan kata lain bahwa paham mistisme merupakan paham yang memberikan sebuah ajaran yang serba rahasia, terselubung dalam kekelaman sehingga hanya dikenal, diketahui atau dipahami oleh orang tertentu saja, terutama sekali oleh penganutnya.

Pernah kah kamu mendengar tentang peristiwa-peristiwa mistik yang ada di sekitar mu? Pasti pernah kan?. Kamu tahu tidak tentang isu-isu misteri yang ada di daerah jawa tengah? khususnya yang ada di daerah Alas Roban. Yuk langsung saja kita simak!

Alas Roban
Sejarah Legenda Alas Roban

Alas Roban Batang yang setiap hari senantiasa di lalui beberapa ribu kendaraan yang tuturnya angker bila melalui jalur Pantura terutama Alas roban. Alas Roban terdapat di Lokasi rimba jati di Plelen, Grising, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Jalanan yang di bangun pada masa Misteri Alas Roban pemerintahan Gubernur Jendral Herman Willem Daendels, seseorang Gubernur Jendral Hindia Belanda ke-36 yang memerintah pada th. 1808-1811.Jalan yang lebih di kenal dengan sebutan De Grote Postweg yang bermakna Jalan Raya Pos ini di bangun untuk maksud pembangunan infrastruktur sebagai efek dari perkembangan masyarakat.

Roban datang dari kata ‘rob’ yang bermakna air naik, kata ini begitu di kenal oleh orang-orang pesisiran. Kampung Roban sendiri ada di Kecamatan Subah. Roban ada di daerah pantai Laut Jawa. Situasi tempat ini sampai saat ini masihlah saja diselimuti udara mistik yang kental. Perkampungan Roban dulu di kenal dengan Roban Siluman. Konon pada saat yang sudah lampau, orang-orang Roban banyak yang mempunyai pengetahuan tinggi sampai bisa mengubah dianya sebagai buaya. Dari sinilah di kenal siluman buaya yang jadikan Roban sebagai Roban Siluman.

Akan tetapi Alas Roban serta Roban mempunyai peran utama bila diliat dari sejarahnya. Kabupaten Batang dulu di kenal sebagai lokasi Alas Roban yang masihlah sepi belum seramai pemukiman masyarakat saat ini. Alas Roban di kenal dengan tempatnya beberapa siluman, lelembut, serta garong (perampok).

Kawasannya terhitung mulai Perbatasan Kabupaten Kendal dengan Kabupaten Batang sekarang ini sampai Kota Pekalongan. Pada zaman Pemerintahan Sultan Agung Mataram Islam sekitaran th. 1620an, berlangsung penolakan memahami pada VOC serta Mataram yang terlebih dulu merajut diplomasi dalam lokasi serta penyediaan persenjataan.

Sultan Agung punya maksud menggempur VOC yang ada di Batavia. Pasukan yang ikut serta dalam penyerangan datang dari beragam tempat di Jawa. Agar bisa mensupport persediaan logistik jadi di bangun pos-pos pendukung logistik di beberapa tempat yang satu diantaranya di Alas Roban.

Dalam bangun pos di Alas Roban, Sultan Agung mengutus Ki Bahurekso untuk buka Alas Roban. Pembukaan konon diawali dari Kecamatan Subah ke arah barat. Hal semacam ini ditujukan untuk buka tempat yang bakal dipakai untuk menanam beragam jenis sumber makanan untuk mensupport keperluan logistik.

Ketika ada di Kali Lojahan (Kramat), Bahurekso merencanakan bikin bendungan. Tetapi ditempat yang bakal dibangun bendungan ada kayu besar yang melintang di sungai. Lalu beliau bertapa pada Malam Jum’at Kliwon untuk memperoleh pertolongan kemampuan. Lalu kayu bisa diangkat serta dihancurkan, momen ini dimaksud Ngembat Watang (Mengangkat Kayu) yang lalu jadikan nama Batang. Momen pertapaan Ki Bahurekso lalu diperingati dengan acara Kliwonan yang dikerjakan tiap-tiap Jum’at Kliwon di Alun-Alun Kota Batang.

Pos yang di bangun diprediksikan ada di daerah Balekambang, Gringsing. Disini ada pesanggrahan yang dipercaya peninggalan Sultan Mataram. Ditambah karenanya ada patung ular yang serupa dengan Hardowaliko yang dipamerkan di Kraton Mataram Jogjakarta tetapi tanpa ada mahkota. Balekambang yaitu satu bangunan di atas sumber mata air yang nampak dari tanah.

Di sekelilingnya ada rawa yang cukup luas yang saat ini beralih jadi persawahan. Bisa diliat dengan terang kalau persawahan di sekelilingnya yaitu sawah yang berdiri di atas sisa rawa lantaran struktur tanahnya. Balekambang lalu jadikan sumber irigasi untuk sawah yang luas.

Menguak Misteri Mitos Mistis Penampakan Hantu Alas Roban Penyebab Kecelakaan

Alas Roban dapat disebutkan sebagai satu diantara tempat paling angker di propinsi Jawa Tengah. Apa yang anda berharap dari tempat yang paling mengerikan didunia ada ditempat ini. Dari mulai beberapa narasi berdarah, hingga penampakan asli penunggu Alas Roban.
Alas Roban sendiri yaitu nama dari satu rimba yang di dalamnya di buat sejenis jalan untuk menghubungkan kota-kota antar propinsi. Jalanan tersebut telah di buat lama sekali lebih kurang saat Belanda belum lama menjajah Jawa. Nah, tidak cuma rimba Alas Roban, jalanan ini juga kental dengan beberapa narasi mengerikan yang mungkin saja dapat bikin seorang trauma untuk melewatinya.

Jalan Alas Roban
Sekalipun tak melebih-lebihkan lantaran memanglah tempat ini sungguh mengerikan. Terlebih untuk yang telah pernah melewatinya serta sialnya segera memperoleh peristiwa menyeramkan. Serta tersebut cerita lebih jauh masalah Alas Roban yang pastinya akan membuat kamu jadi penakut saat itu juga.

1. Alas Roban Di kenal Sebagai Tempat Pembuangan Mayat

Ada demikian banyak isu masalah Alas Roban, serta satu diantara yang paling populer salah satunya yaitu narasi mengenai tempat ini yang tuturnya jadikan lumbung pembuangan mayat. Anda tentu pernah mendengar Petrus dengan kata lain Penembak Misterius itu, kan? Konon tuturnya, mayat-mayat korban Petrus itu dibuang disini.

Pernah ada saksi mata yang lihat hal semacam ini serta lalu berkembang jadi narasi seram. Ngerinya lagi, demikian dibuang mayat-mayat itu segera lenyap dalam hitungan hari. Ada sangkaan bila mereka dibawa oleh hewan-hewan buas. Masihlah masalah si mayat yang dibuang, konon tuturnya mereka kerap bergentayangan serta menakuti beberapa orang yang melalui rimba ini.

2. Jalan Alas Roban Di bangun Penuh Dengan Darah Kesakitan

Jalan Alas Roban telah ada mulai sejak era ke 18 serta di bangun oleh beberapa pribumi. Untuk bangun jalan ini memanglah usahanya mengagumkan lantaran mesti membelah gunung, membabati beberapa rimba serta membikin jalannya. Nah, yang lebih mengerikan lagi jalan ini di bangun oleh beberapa pelaku kerja paksa.

Ya, beberapa orang pribumi dengan jumlah beberapa ribu dipaksa untuk bikin jalan selama itu. Alhasil, banyak mereka yang mati lantaran sangat capek atau tingkah laku jelek Belanda. Mayat-mayat beberapa pekerja umumnya dibuang demikian saja di bebrapa pinggir jalan. Maka dari itu, lalu ditempat ini kerap nampak beberapa nada atau mungkin saja penampakan ngeri mereka.

3. Penampakan Hantu  Alas Roban

Melalui Jalan Alas Roban tidak cuma mesti dengan kendaraan yang oke namun juga mental kuat. Masalah kendaraan yang perlu begitu laik jalan, hal semacam itu memanglah diperlukan lantaran jalanan disini cukup ngeri. Jalannya berkelok-kelok serta di sebagian titik cukup curam naik serta turunnya. Masalah mental, terang hal semacam ini diperlukan lantaran apa yang berlangsung di perjalanan kelak kita takkan pernah tahu.

Ngerinya Alas Roban Sangatlah umum bila beberapa orang yang diganggu saat melalui jalan ini. Tak tahu oleh penampakan-penampakan ngeri, makhluk gaib yang menumpang kendaraan hingga disesatkan oleh setan. Di sebagian spot, jalanan Alas Roban ini begitu gelap serta umumnya kerap berlangsung peristiwa gaib itu.

4. Cerita Mistis Kecelakaan Alas Roban Km 15

Dari beberapa narasi orang-orang setempat, jalan Alas Roban ini dapat begitu riskan kecelakaan. Bila dihitung mungkin saja telah ada beberapa ratus kecelakaan berlangsung ditempat ini dengan rata-rata korbannya wafat dunia. Menurut masyarakat setempat, argumen mengapa orang kerap celaka yaitu lantaran sulit konsentrasi, tak tahu lantaran lingkungannya yang buat merinding atau bahkan juga dihantui oleh makhluk halus.

Tidak cuma itu, jalanannya sendiri juga licin dengan sebagian tikungan yang tajam. Rata-rata kendaraan yang lewat juga berkecepatan tinggi hingga bikin resiko kecelakaan semakin besar. Maka dari itu, senantiasa hati-hati saat melalui jalan ini, lantaran hal yang jelek begitu mungkin saja serta gampang berlangsung disini.

5. Mitos Pantangan Saat Melalui Alas Roban

Berdasar pada pengalaman dari beberapa orang yang pernah menelusuri jalan ini, terdapat banyak pantangan yang perlu dijauhi bila menginginkan selamat melalui jalur Alas Roban. Pertama yaitu jangan sampai melewatinya waktu malam hari. Upayakan pagi atau siang saat langit masihlah terang-terangnya. Pilih saat siang atau pagi bakal menghindari kita dari beberapa hal. Umpamanya tidak berhasil konsentrasi lantaran kabut tidak tipis.

Memikirkan lewat Jalan Alas Roban ini kok seperti masuk ke Silent Hill, ya? Super ngeri serta buat ketakutan. Maka dari itu, sebaiknya bila kita cermati pantangan-pantangan yang ada, tak tahu masalah saat serta tetaplah konsentrasi apapun yang berlangsung. Lepas dari kengeriannya, Alas Roban sesungguhnya yaitu tempat mengasyikkan untuk nikmati alam serta memperoleh hawa fresh.

Pantangan setelah itu yaitu senantiasa abaikan godaan yang ada di jalan. Jadi, saat anda lihat suatu hal yang ganjil upayakan tak perlu perduli. Bahaya bila anda hingga sangat menghiraukan itu lantaran yang akan berlangsung yaitu hilangnya konsentrasi dikarenakan ketakutan. Tidak cuma itu, bila telah termakan takut umumnya godaan-godaan selanjutnya akan tiba dengan cara beruntun.

(Ref:wowuniknya.net, expobia.id, berbagai sumber)
Buka Komentar
Artikel Berikutya Next Post
Artikel Sebelumnya Previous Post
Loading...