Mau Tahu Apa Saja Penyebab Mengantuk Dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kantuk (drowsiness) adalah kondisi dimana seseorang merasa ingin tidur. Ini bisa saja terjadi pada waktu yang tidak tepat, misalnya pada saat bekerja, saat belajar, atau saat berkendara. Kantuk biasanya ditandai dengan rasa lelah, hilang kesadaran, tertidur, dan dapat mengganggu aktivitas.

Rasa kantuk ketika sedang beraktivitas merupakan hal yang wajar. Tapi, jika terjadi secara terus menerus justru malah mengganggu aktivitas sehari-hari kamu. Alangkah baiknya kamu harus memahami cara efektif untuk menghilangkan kantuk yang berlebihan, agar produktivitas tetap terjaga. 

Mengantuk
Faktor Penyebab Ngantuk

Rasa ngantuk yang muncul saat beraktivitas pada siang hari umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, yakni:

Kurang tidur

Beberapa efek kurang tidur, yaitu mudah ngantuk, kesulitan mengendalikan emosi, dan respons melambat. Selain karena kurang tidur, ngantuk juga bisa disebabkan karena terlalu banyak tidur. Menurut penelitian, orang-orang yang tidur lebih dari 8 jam, justru lebih mudah merasa ngantuk keesokan harinya.

Stres dan depresi

Stres dan depresi menyebabkan seseorang sulit tidur nyenyak pada malam hari dan membuat mereka merasa ngantuk pada siang hari. Depresi juga sering dikaitkan dengan beberapa masalah gangguan tidur, misalnya insomnia, apnea tidur obstruktif, dan sindrom kaki gelisah (restless legs syndrome).

Dehidrasi

Kurangnya asupan air minum atau dehidrasi akan membuat tubuh cepat lelah dan rasa ngantuk akan muncul. Air putih sangat penting untuk memastikan semua sistem di dalam tubuh Anda bekerja dengan baik, sekaligus membantu memaksimalkan energi saat melakukan aktivitas fisik.

Makan tidak sehat dan konsumsi kafein terlalu banyak

Terlalu sering mengonsumsi makanan yang tidak sehat juga bisa menyebabkan ngantuk, termasuk mengonsumsi kafein dan alkohol terlalu banyak. Untuk itu, usahakan selalu menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang bergizi secara teratur.

Jarang bergerak

Berdiam diri terlalu lama di depan komputer atau di atas meja akan membuat tubuh merasa lelah dan ngantuk. Untuk mengatasinya, cobalah untuk berolahraga ringan di sela-sela kegiatan Anda di kantor. Dengan begitu, sirkulasi darah di dalam tubuh akan berjalan dengan lancar.

Selain beberapa faktor di atas, Anda juga bisa mudah ngantuk karena penggunaan obat-obatan seperti obat untuk mengatasi penyakit tertentu, seperti hipertensi, asma, atau gangguan jantung. Rasa ngantuk yang muncul juga bisa dipengaruhi oleh kondisi medis seperti anemia, diabetes mellitus, hingga malnutrisi.

Cara Menghilangkan Ngantuk

Cara menghilangkan ngantuk yaitu memperoleh waktu tidur yang cukup setiap hari. Tidur kurang dari 8 jam, dapat menimbulkan rasa ngantuk pada siang hari.

Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan memajukan waktu tidur. Tetapi jika tidak memungkinkan, tidur siang sekitar 30-60 menit dapat membantu menghilangkan ngantuk.

Selain itu, beberapa cara berikut ini juga dapat membantu menghilangkan ngantuk saat beraktivitas:

  • Bangun dari tempat duduk lalu berjalanlah sekitar 10 menit jika Anda mulai merasa ngantuk saat bekerja.
  • Istirahatkan sejenak mata Anda dan alihkan pandangan dari layar komputer selama beberapa menit.
  • Mengonsumsi makanan ringan yang rendah gula, seperti kacang, buah-buahan segar, atau yoghurt.
  • Jika Anda berada di ruangan yang redup, cobalah untuk menyalakan lampu untuk mengusir rasa ngantuk.
  • Berbincang dengan rekan kerja juga bisa menjadi solusi jitu untuk menghilangkan ngantuk.
  • Tarik napas yang dalam untuk meningkatkan kadar oksigen di dalam darah dan energi di dalam tubuh.
  • Minum air putih lebih banyak untuk mencegah dehidrasi. Sebab, rasa ngantuk bisa muncul ketika tubuh kekurangan cairan.

Rasa ngantuk juga bisa dihilangkan melalui penanganan medis, khususnya jika disebabkan oleh kondisi tertentu, misalnya sleep apnea. Sebelum memberikan penanganan, dokter akan melakukan diagnosis terhadap kondisi Anda terlebih dulu, dengan cara:

  • Menanyakan durasi dan pola tidur Anda setiap hari.
  • Menanyakan obat-obatan yang sering dikonsumsi.
  • Pemeriksaan darah lengkap, jika diperlukan.
  • Melakukan tes urine dan CT scan di kepala.
  • Melakukan electroencephalogram (EEG).

Setelah diagnosis dilakukan, metode penanganan yang akan diberikan tergantung pada kondisi yang menyebabkan rasa ngantuk itu muncul.

(Ref: wowuniknya.net, alodokter.com, berbagai sumber)

Tidak ada komentar

Terimakasih Telah Berkunjung, Silahkan Berkomentar Dengan Selalu Mengikuti Peraturan. Dilarang Menggunakan Kalimat Yang Mengandung (SARA, RASIS, PORNOGRAFI, PROVOKATIF & KEBENCIAN).

Diberdayakan oleh Blogger.